LKPDPertemuan 7Bab 5Fase BSemester 2

LKPD Matematika Kelas 4: Mendeskripsikan Ciri Bangun Datar Segi Banyak Tidak Beraturan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Matematika kelas 4 dengan topik "Mendeskripsikan Ciri Bangun Datar Segi Banyak Tidak Beraturan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 4: Mendeskripsikan Ciri Bangun Datar Segi Banyak Tidak Beraturan

Matematika - Kelas 4

Bab 5 Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mendeskripsikan Ciri Bangun Datar Segi Banyak Tidak Beraturan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMendeskripsikan Ciri Bangun Datar Segi Banyak Tidak Beraturan
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mendeskripsikan ciri berbagai bentuk bangun datar segi banyak

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah doa sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Siapkan alat tulis, penggaris, dan busur derajat (atau cetakan pojok siku-siku).
  • Bekerjalah dengan teliti dan cermat bersama teman kelompokmu.
  • Tanyakan kepada gurumu jika ada instruksi yang belum kamu pahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi dan Deskripsi Ciri Segi Banyak Tidak Beraturan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris
  • Busur derajat atau pojok siku-siku kertas
  • Pensil dan penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati dua bangun datar segi banyak yang tersedia: Bangun A (persegi panjang dengan panjang 6 cm dan lebar 3 cm) serta Bangun B (segitiga sembarang dengan panjang sisi 3 cm, 5 cm, dan 6 cm).
  2. Ukurlah panjang tiap sisi menggunakan penggaris dan amatilah ukuran setiap sudutnya.
  3. Diskusikan bersama teman kelompokmu untuk mendeskripsikan ciri-ciri kedua bangun tersebut ke dalam tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel pengamatan ciri-ciri bangun datar segi banyak berikut untuk Bangun A (persegi panjang) dan Bangun B (segitiga sembarang): kolom berisi Jumlah Sisi, Kesamaan Panjang Sisi (Sama Semua / Tidak Sama), Jumlah Sudut, dan Kesamaan Besar Sudut (Sama Semua / Tidak Sama)!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan hasil tabel pengamatan pada nomor 1, deskripsikan ciri-ciri umum dari bangun datar segi banyak tidak beraturan!

Tabel 5 kolom x 3 baris: Kolom 1: Nama Bangun, Kolom 2: Jumlah Sisi, Kolom 3: Kesamaan Panjang Sisi, Kolom 4: Jumlah Sudut, Kolom 5: Kesamaan Besar Sudut. Di bawah tabel disediakan 4 baris bergaris untuk menuliskan kalimat uraian kesimpulan ciri.

Kegiatan 2: Menganalisis dan Mendeskripsikan Ciri Segi Banyak pada Gambar

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris
  • Pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan 3 gambar bangun segi banyak berikut: Gambar C (trapesium sama kaki), Gambar D (segi lima tak beraturan / bentuk rumah panah tidak beraturan), dan Gambar E (layang-layang).
  2. Hitunglah jumlah sisi, periksa apakah panjang sisi-sisinya sama, dan hitunglah jenis sudutnya (lancip, siku-siku, atau tumpul).
  3. Deskripsikan ciri-ciri khusus dari masing-masing bangun tersebut dengan menjawab pertanyaan yang diberikan.

Pertanyaan:

1. Deskripsikan ciri Gambar C (trapesium sama kaki) berdasarkan: (a) jumlah sisi dan kesamaan panjang sisinya, serta (b) banyak dan jenis sudut-sudutnya!

2. Deskripsikan ciri Gambar D (segi lima tak beraturan dengan bentuk panah/atap rumah: 1 sisi mendatar di bawah, 2 sisi tegak sama tinggi, dan 2 sisi miring membentuk puncak) berdasarkan: (a) jumlah sisi dan kesamaan panjangnya, serta (b) jumlah sudut dan kesamaan besar sudutnya!

3. Deskripsikan ciri Gambar E (layang-layang) berdasarkan kesamaan panjang sisi-sisinya dan kesamaan besar sudut-sudutnya untuk membuktikan bangun tersebut segi banyak tidak beraturan!

Disediakan kotak jawaban untuk masing-masing butir soal (Soal 1, 2, dan 3) yang masing-masing berisi 4 baris bergaris untuk menuliskan deskripsi ciri secara runtut.

Kegiatan 3: Detektif Bangun Datar: Mengidentifikasi dan Mendeskripsikan Ciri

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu Misteri Bangun Datar
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kartu deskripsi ciri bangun datar berikut dengan cermat.
  2. Lakukan penyelidikan untuk menentukan nama bangun yang dimaksud dan lengkapi deskripsi cirinya secara utuh.
  3. Presentasikan hasil temuanmu secara singkat kepada kelompok lain.

Pertanyaan:

1. Kartu Misteri 1: 'Aku adalah bangun segi banyak tidak beraturan dengan 3 sisi. Salah satu sudutku berbentuk siku-siku (90 derajat), sedangkan dua sudut lainnya adalah sudut lancip. Panjang ketiga sisiku berbeda.' Sebutkan nama bangun tersebut dan deskripsikan secara lengkap ciri panjang sisi serta besar sudutnya!

2. Kartu Misteri 2: 'Aku adalah bangun segi banyak tidak beraturan dengan 4 sisi. Aku memiliki 2 pasang sisi sejajar yang sama panjang, tetapi tidak semua sisiku sama panjang. Aku memiliki 2 sudut tumpul dan 2 sudut lancip.' Sebutkan nama bangun tersebut dan deskripsikan ciri-cirinya!

Dua kolom besar: Kolom Kartu Misteri 1 dan Kolom Kartu Misteri 2, masing-masing berisi baris isian 'Nama Bangun' dan area 4 baris untuk 'Deskripsi Lengkap Ciri Bangun'.

REFLEKSI

1. Apa ciri utama yang paling mudah kamu kenali saat membedakan bangun segi banyak beraturan dengan segi banyak tidak beraturan?

2. Bangun datar segi banyak tidak beraturan apa saja yang sering kamu jumpai di dalam ruang kelas atau rumahmu?

3. Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling menyenangkan dan membantumu memahami ciri bangun datar segi banyak?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.