LKPD Matematika Kelas 4: Mengurai (Dekomposisi) Bangun Datar Segi Banyak Menjadi Tiga atau Lebih Bagian dengan Lebih dari Satu Cara
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Matematika kelas 4 dengan topik "Mengurai (Dekomposisi) Bangun Datar Segi Banyak Menjadi Tiga atau Lebih Bagian dengan Lebih dari Satu Cara".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 4: Mengurai (Dekomposisi) Bangun Datar Segi Banyak Menjadi Tiga atau Lebih Bagian dengan Lebih dari Satu Cara
Matematika - Kelas 4
Bab 5 Pertemuan 14
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 4 (Fase B) Topik: Mengurai (Dekomposisi) Bangun Datar Segi Banyak Menjadi Tiga atau Lebih Bagian dengan Lebih dari Satu Cara INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Eksplorasi Mengurai Persegi Panjang Menjadi 3 BagianEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tarik garis pada bangun Persegi Panjang A sehingga terurai menjadi 3 bangun datar, lalu sebutkan nama ketiga bangun datar yang terbentuk! Ruang gambar 2. Tarik garis pada bangun Persegi Panjang B dengan pola berbeda dari Persegi Panjang A sehingga terurai menjadi 3 bangun datar, lalu sebutkan nama ketiga bangun datar yang terbentuk! Ruang gambar 3. Tuliskan perbandingan hasil uraian Cara A dan Cara B pada tabel yang disediakan! Ruang tabel jawaban Disediakan 2 kotak gambar persegi panjang berukuran 6 cm x 4 cm bertuliskan 'Persegi Panjang A' dan 'Persegi Panjang B'. Di bawahnya tersedia tabel 3 kolom: [Cara Dekomposisi | Jumlah Bagian | Nama Bangun Datar yang Terbentuk]. Kegiatan 2: Tantangan Dekomposisi Trapesium Sama Kaki Menjadi 3 atau Lebih BagianEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Bagilah Trapesium 1 menjadi tepat 3 bagian bangun datar dengan menarik garis lurus! Sebutkan nama-nama bangun datar penyusunnya! Ruang gambar 2. Bagilah Trapesium 2 menjadi tepat 4 bagian bangun datar dengan menarik garis lurus yang berbeda dari Trapesium 1! Sebutkan nama-nama bangun datar penyusunnya! Ruang gambar Disediakan 2 bidang gambar bentuk trapesium sama kaki (panjang sisi sejajar 8 cm dan 4 cm, tinggi 4 cm) bertuliskan 'Trapesium 1 (3 Bagian)' dan 'Trapesium 2 (4 Bagian)', disertai baris bergaris untuk menuliskan nama-nama bangun datar penyusunnya. Kegiatan 3: Investigasi Dekomposisi Segi Enam Beraturan (Diskusi Kelompok)Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Bagaimanakah Cara 1 untuk mengurai segi enam beraturan menjadi 3 atau lebih bagian bangun datar? Gambarkan garis potongnya dan sebutkan bangun datar yang dihasilkan! 2. Bagaimanakah Cara 2 untuk mengurai segi enam beraturan menjadi 3 atau lebih bagian bangun datar dengan jenis bangun yang berbeda dari Cara 1? Gambarkan garis potongnya dan sebutkan bangun datar yang dihasilkan! 3. Berdasarkan percobaan mengurai bangun datar yang telah kalian lakukan, apakah satu bangun datar segi banyak hanya bisa diurai dengan satu cara saja? Jelaskan alasanmu secara singkat! Disediakan 2 bidang gambar segi enam beraturan berdiameter 6 cm ('Segi Enam - Cara 1' dan 'Segi Enam - Cara 2'), kolom uraian untuk menyebutkan bangun penyusun, serta area kotak bergaris untuk menuliskan kesimpulan diskusi kelompok. REFLEKSI1. Dari bangun datar yang kamu urai hari ini (persegi panjang, trapesium, segi enam), bangun manakah yang paling mudah kamu urai menjadi 3 bagian? Mengapa? 2. Saat menarik garis pengurai, apakah kamu menemukan bentuk bangun datar baru yang belum kamu duga sebelumnya? Sebutkan bentuk tersebut! |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.