LKPDPertemuan 14Bab 5Fase BSemester 2

LKPD Matematika Kelas 4: Mengurai (Dekomposisi) Bangun Datar Segi Banyak Menjadi Tiga atau Lebih Bagian dengan Lebih dari Satu Cara

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Matematika kelas 4 dengan topik "Mengurai (Dekomposisi) Bangun Datar Segi Banyak Menjadi Tiga atau Lebih Bagian dengan Lebih dari Satu Cara".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 4: Mengurai (Dekomposisi) Bangun Datar Segi Banyak Menjadi Tiga atau Lebih Bagian dengan Lebih dari Satu Cara

Matematika - Kelas 4

Bab 5 Pertemuan 14

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mengurai (Dekomposisi) Bangun Datar Segi Banyak Menjadi Tiga atau Lebih Bagian dengan Lebih dari Satu Cara

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMengurai (Dekomposisi) Bangun Datar Segi Banyak Menjadi Tiga atau Lebih Bagian dengan Lebih dari Satu Cara
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengurai (dekomposisi) berbagai bangun datar dengan lebih dari satu cara jika memungkinkan

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Siapkan pensil, penggaris, penghapus, dan pensil warna.
  • Bacalah instruksi pada tiap kegiatan dengan teliti.
  • Lakukan penguraian bangun datar menggunakan garis lurus yang rapi dengan bantuan penggaris.
  • Diskusikan hasil temuanmu bersama teman sekelompok.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Mengurai Persegi Panjang Menjadi 3 Bagian

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penggaris
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati dua bangun persegi panjang identik yang telah disiapkan pada lembar kerja.
  2. Urailah persegi panjang pertama menjadi 3 bagian bangun datar dengan menarik garis lurus menggunakan penggaris (Cara A).
  3. Urailah persegi panjang kedua menjadi 3 bagian bangun datar dengan cara yang berbeda dari Cara A (Cara B).
  4. Tuliskan nama-nama bangun datar hasil uraian dari kedua cara tersebut ke dalam tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Tarik garis pada bangun Persegi Panjang A sehingga terurai menjadi 3 bangun datar, lalu sebutkan nama ketiga bangun datar yang terbentuk!

Ruang gambar

2. Tarik garis pada bangun Persegi Panjang B dengan pola berbeda dari Persegi Panjang A sehingga terurai menjadi 3 bangun datar, lalu sebutkan nama ketiga bangun datar yang terbentuk!

Ruang gambar

3. Tuliskan perbandingan hasil uraian Cara A dan Cara B pada tabel yang disediakan!

Ruang tabel jawaban

Disediakan 2 kotak gambar persegi panjang berukuran 6 cm x 4 cm bertuliskan 'Persegi Panjang A' dan 'Persegi Panjang B'. Di bawahnya tersedia tabel 3 kolom: [Cara Dekomposisi | Jumlah Bagian | Nama Bangun Datar yang Terbentuk].

Kegiatan 2: Tantangan Dekomposisi Trapesium Sama Kaki Menjadi 3 atau Lebih Bagian

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris
  • Pensil
  • Pensil warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan dua gambar bangun trapesium sama kaki yang tersedia.
  2. Pada Trapesium 1, buatlah garis untuk mengurai bangun tersebut menjadi tepat 3 bagian bangun datar.
  3. Pada Trapesium 2, buatlah garis berbeda untuk mengurai bangun tersebut menjadi 4 bagian bangun datar.
  4. Warnai tiap potongan bangun datar yang terbentuk dengan warna berbeda agar terlihat jelas batas-batasnya.

Pertanyaan:

1. Bagilah Trapesium 1 menjadi tepat 3 bagian bangun datar dengan menarik garis lurus! Sebutkan nama-nama bangun datar penyusunnya!

Ruang gambar

2. Bagilah Trapesium 2 menjadi tepat 4 bagian bangun datar dengan menarik garis lurus yang berbeda dari Trapesium 1! Sebutkan nama-nama bangun datar penyusunnya!

Ruang gambar

Disediakan 2 bidang gambar bentuk trapesium sama kaki (panjang sisi sejajar 8 cm dan 4 cm, tinggi 4 cm) bertuliskan 'Trapesium 1 (3 Bagian)' dan 'Trapesium 2 (4 Bagian)', disertai baris bergaris untuk menuliskan nama-nama bangun datar penyusunnya.

Kegiatan 3: Investigasi Dekomposisi Segi Enam Beraturan (Diskusi Kelompok)

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris
  • Pensil
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berkumpullah dalam kelompok yang terdiri dari 3-4 murid.
  2. Amati gambar segi enam beraturan yang ada pada lembar aktivitas.
  3. Temukan sedikitnya dua cara berbeda untuk mengurai segi enam tersebut menjadi minimal 3 bagian bangun datar.
  4. Diskusikan nama bangun datar apa saja yang terbentuk dari masing-masing cara.
  5. Kerjakan soal refleksi dan penutup bersama guru.

Pertanyaan:

1. Bagaimanakah Cara 1 untuk mengurai segi enam beraturan menjadi 3 atau lebih bagian bangun datar? Gambarkan garis potongnya dan sebutkan bangun datar yang dihasilkan!

2. Bagaimanakah Cara 2 untuk mengurai segi enam beraturan menjadi 3 atau lebih bagian bangun datar dengan jenis bangun yang berbeda dari Cara 1? Gambarkan garis potongnya dan sebutkan bangun datar yang dihasilkan!

3. Berdasarkan percobaan mengurai bangun datar yang telah kalian lakukan, apakah satu bangun datar segi banyak hanya bisa diurai dengan satu cara saja? Jelaskan alasanmu secara singkat!

Disediakan 2 bidang gambar segi enam beraturan berdiameter 6 cm ('Segi Enam - Cara 1' dan 'Segi Enam - Cara 2'), kolom uraian untuk menyebutkan bangun penyusun, serta area kotak bergaris untuk menuliskan kesimpulan diskusi kelompok.

REFLEKSI

1. Dari bangun datar yang kamu urai hari ini (persegi panjang, trapesium, segi enam), bangun manakah yang paling mudah kamu urai menjadi 3 bagian? Mengapa?

2. Saat menarik garis pengurai, apakah kamu menemukan bentuk bangun datar baru yang belum kamu duga sebelumnya? Sebutkan bentuk tersebut!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.