LKPDPertemuan 10Bab 5Fase BSemester 2

LKPD Matematika Kelas 4: Dekomposisi Bangun Datar dengan Berbagai Cara

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 4 dengan topik "Dekomposisi Bangun Datar dengan Berbagai Cara". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 4: Dekomposisi Bangun Datar dengan Berbagai Cara

Matematika - Kelas 4

Bab 5 - Pertemuan 10

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Dekomposisi Bangun Datar dengan Berbagai Cara

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikDekomposisi Bangun Datar dengan Berbagai Cara
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengurai satu bangun datar menjadi tiga atau lebih bangun datar dengan lebih dari satu cara yang mungkin.
  2. Murid dapat menentukan banyak cara mengurai suatu bangun datar menjadi beberapa bangun datar yang lebih kecil.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Siapkan alat tulis, penggaris, dan kertas lipat untuk kegiatan praktik.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan jujur dan percaya diri.
  • Diskusikan hasil pekerjaanmu dengan teman kelompok.
  • Tanyakan kepada guru jika ada hal yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengurai Rumah Adat Menjadi Bangun Datar

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Gambar rumah adat Jawa (disediakan guru)
  • Alat tulis
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amatilah gambar rumah adat Jawa dengan atap Kampung yang ditampilkan guru.
  2. Identifikasi bangun-bangun datar apa saja yang membentuk rumah tersebut.
  3. Buatlah kelompok dengan anggota 3-4 orang.
  4. Diskusikan dengan kelompokmu: bangun datar apa saja yang kalian temukan?
  5. Catatlah hasilnya pada tabel yang tersedia.
  6. Hitunglah berapa banyak setiap jenis bangun datar yang kalian temukan.
  7. Presentasikan hasil kelompokmu dengan percaya diri.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel berikut dengan bangun datar yang kalian temukan pada rumah adat Jawa!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan pengamatan kalian, apa yang dimaksud dengan mengurai (dekomposisi) bangun datar?

3. Apakah ada bangun datar lain yang bisa kalian temukan pada rumah adat tersebut jika kalian mengurai bagian-bagiannya dengan cara berbeda? Jelaskan!

Tabel dengan 3 kolom: Bentuk Bangun Datar | Nama | Banyaknya. Sediakan 6-8 baris kosong. Untuk pertanyaan uraian, sediakan 4-5 baris untuk menulis jawaban.

Kegiatan 2: Tantangan Mengurai dengan Berbagai Cara

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas lipat atau kertas HVS
  • Pensil dan penghapus
  • Penggaris
  • Gunting

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan secarik kertas lipat, pensil, penggaris, dan gunting.
  2. Jiplak atau gambarlah persegi panjang berukuran 12 cm × 8 cm pada kertas lipat.
  3. Buatlah garis-garis untuk mengurai persegi panjang tersebut menjadi 3 bangun datar atau lebih.
  4. Cobalah cara pertama: urai menjadi segitiga dan persegi panjang.
  5. Ambil kertas baru, gambar lagi persegi panjang yang sama.
  6. Cobalah cara kedua yang berbeda: urai dengan kombinasi bangun datar yang lain.
  7. Tantang dirimu: bisakah kamu menemukan cara ketiga?
  8. Guntinglah salah satu hasil uraianmu untuk membuktikan bangun-bangun yang terbentuk benar-benar sesuai.

Pertanyaan:

1. Gambarlah 3 cara berbeda untuk mengurai persegi panjang 12 cm × 8 cm menjadi 3 bangun datar atau lebih!

Ruang gambar

2. Tuliskan nama-nama bangun datar yang terbentuk dari setiap cara yang kamu buat!

Ruang tabel jawaban

3. Menurutmu, apakah ada cara lain untuk mengurai persegi panjang tersebut? Berapa banyak cara yang mungkin?

Sediakan 3 kotak kosong berukuran cukup (masing-masing sekitar 8 cm × 6 cm) untuk menggambar 3 cara penguraian. Untuk tabel pertanyaan 2, sediakan tabel dengan kolom: Cara ke- | Nama Bangun Datar | Jumlah. Untuk uraian, sediakan 4-5 baris.

Kegiatan 3: Eksplorasi Dekomposisi Bangun Datar Lain

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas gambar atau HVS
  • Pensil warna
  • Penggaris
  • Spidol (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bersama kelompokmu, pilihlah satu bangun datar: segitiga sama sisi atau trapesium.
  2. Gambarlah bangun datar yang kalian pilih pada kertas dengan ukuran yang cukup besar.
  3. Tantangan 1: Urailah bangun tersebut menjadi tepat 3 bangun datar. Gambarlah caranya!
  4. Tantangan 2: Urailah bangun yang sama menjadi 4 bangun datar atau lebih. Gambarlah caranya!
  5. Diskusikan: Manakah yang lebih mudah, mengurai menjadi 3 bagian atau lebih dari 3 bagian? Mengapa?
  6. Hitunglah berapa banyak cara berbeda yang bisa kalian temukan untuk mengurai bangun tersebut.
  7. Presentasikan hasil terbaik kelompokmu.

Pertanyaan:

1. Bangun datar apa yang kelompokmu pilih untuk diurai?

2. Gambarlah minimal 2 cara untuk mengurai bangun datar yang kalian pilih!

Ruang gambar

3. Berapa banyak cara berbeda yang kelompokmu temukan untuk mengurai bangun tersebut?

4. Diskusikan: Mengapa satu bangun datar bisa diurai dengan banyak cara yang berbeda? Apa yang kalian pelajari dari kegiatan ini?

Sediakan kotak kosong untuk jawaban pertanyaan 1. Untuk pertanyaan 2, sediakan 2 kotak gambar berukuran cukup besar. Untuk pertanyaan 3, sediakan 1 baris isian. Untuk pertanyaan 4, sediakan 6-8 baris untuk menulis hasil diskusi.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari tentang mengurai bangun datar hari ini?

2. Di mana kamu bisa menemukan contoh dekomposisi bangun datar dalam kehidupan sehari-hari? (misalnya: pola lantai, desain batik, jendela rumah)

3. Apakah kamu mengalami kesulitan saat mencari berbagai cara mengurai? Bagaimana kamu mengatasinya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.