LKPDPertemuan 5Bab 4Fase BSemester 2

LKPD Matematika Kelas 4: Pengukuran Luas Daerah Menggunakan Satuan Baku Persegi Satuan Berupa Bilangan Cacah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Matematika kelas 4 dengan topik "Pengukuran Luas Daerah Menggunakan Satuan Baku Persegi Satuan Berupa Bilangan Cacah".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 4: Pengukuran Luas Daerah Menggunakan Satuan Baku Persegi Satuan Berupa Bilangan Cacah

Matematika - Kelas 4

Bab 4 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Pengukuran Luas Daerah Menggunakan Satuan Baku Persegi Satuan Berupa Bilangan Cacah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikPengukuran Luas Daerah Menggunakan Satuan Baku Persegi Satuan Berupa Bilangan Cacah
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengukur luas menggunakan satuan baku berupa bilangan cacah

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai mengerjakan lembar kerja.
  • Tuliskan nama anggota kelompok pada tempat yang telah disediakan.
  • Gunakan persegi satuan berukuran 1 cm x 1 cm (atau kotak grid berukuran sama) untuk mengukur luas permukaan bangun.
  • Hitunglah seluruh persegi satuan tanpa ada yang terlewat atau bertumpuk, lalu tuliskan hasilnya berupa bilangan cacah.
  • Diskusikan langkah pengukuran bersama teman sekelompokmu secara cermat dan tertib.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menghitung Luas Bangun Datar pada Kertas Berpetak Satuan Baku

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar gambar bangun A, B, C pada petak grid 1 cm
  • Pensil atau pensil warna untuk menandai petak

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar tiga bangun datar (A, B, dan C) yang digambar pada kertas berpetak. Tiap 1 kotak mewakili 1 persegi satuan (1 cm²).
  2. Bangun A berbentuk persegi panjang dengan susunan 4 baris dan tiap baris berisi 3 persegi satuan.
  3. Bangun B berbentuk persegi dengan susunan 4 baris dan tiap baris berisi 4 persegi satuan.
  4. Bangun C berbentuk huruf L yang tersusun dari 1 lajur tegak berisi 5 persegi satuan ditambah 2 persegi satuan di samping bawahnya.
  5. Hitunglah jumlah seluruh persegi satuan yang menutupi masing-masing bangun datar tersebut.
  6. Tuliskan hasil pengukuran luas daerah tiap bangun pada tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berapakah hasil pengukuran luas Bangun A dalam satuan persegi satuan?

2. Berapakah hasil pengukuran luas Bangun B dalam satuan persegi satuan?

3. Berapakah hasil pengukuran luas Bangun C dalam satuan persegi satuan?

Tabel 3 baris: Kolom 1: Nama Bangun (Bangun A, Bangun B, Bangun C), Kolom 2: Cara Menghitung Kotak/Persegi Satuan, Kolom 3: Hasil Pengukuran Luas (berupa bilangan cacah dan satuan baku persegi satuan).

Kegiatan 2: Mengukur Luas Permukaan Kartu Benda Menggunakan Potongan Persegi Satuan Baku

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu permukaan 1 (ukuran 5 cm x 3 cm)
  • Kartu permukaan 2 (ukuran 6 cm x 4 cm)
  • Potongan kertas persegi satuan ukuran 1 cm x 1 cm (minimal 40 buah per kelompok)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambil dua kartu permukaan benda yang dibagikan guru: Kartu 1 (berukuran panjang 5 cm dan lebar 3 cm) serta Kartu 2 (berukuran panjang 6 cm dan lebar 4 cm).
  2. Ambil potongan-potongan kertas persegi satuan baku yang berukuran persis 1 cm x 1 cm.
  3. Tutuplah seluruh permukaan tiap kartu menggunakan potongan persegi satuan secara rapat, rata, tanpa celah, dan tidak saling menumpuk.
  4. Hitung berapa banyak potongan persegi satuan yang menutupi seluruh permukaan tiap kartu.
  5. Catat hasil pengukuran pada tabel kerja kelompokmu.

Pertanyaan:

1. Berapa banyak persegi satuan yang menutup penuh Kartu 1 tanpa celah dan tanpa tumpukan? Berapakah luas Kartu 1?

2. Berapa banyak persegi satuan yang menutup penuh Kartu 2 tanpa celah dan tanpa tumpukan? Berapakah luas Kartu 2?

3. Bagaimana caramu membuktikan bahwa seluruh permukaan kartu telah tertutup secara tepat saat mengukur luas daerahnya?

Tabel 2 baris: Kolom 1 (Nama Kartu), Kolom 2 (Banyak Persegi Satuan yang Menutup), Kolom 3 (Luas Daerah Terukur). Disertai kotak isian singkat 3-4 baris untuk jawaban penjelasan diskusi nomor 3.

Kegiatan 3: Eksplorasi Mengukur Luas Aneka Bentuk Daerah Berpetak Baku

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar gambar pola petak daerah D, E, F, dan G
  • Pensil warna/spidol untuk memberi tanda centang pada petak yang sudah dihitung

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan denah petak berukuran 1 cm² pada lembar tugas yang menampilkan empat pola daerah berbeda: Daerah D (persegi panjang 6 x 2 kotak), Daerah E (segitiga bertangga dengan 1 kotak di baris atas, 2 kotak di baris kedua, dan 3 kotak di baris ketiga), Daerah F (bentuk tanda tambah/palang dengan 5 kotak), dan Daerah G (persegi 5 x 5 kotak berlubang 1 kotak di tengahnya).
  2. Lakukan pengukuran luas masing-masing daerah dengan menghitung seluruh persegi satuan penyusunnya.
  3. Tuliskan bilangan cacah hasil pengukuran luas masing-masing pola daerah pada tabel.
  4. Kerjakan bagian refleksi dan penutup bersama guru.

Pertanyaan:

1. Ukur dan tuliskan luas Daerah D dan Daerah E dalam satuan baku persegi satuan!

Ruang tabel jawaban

2. Ukur dan tuliskan luas Daerah F dan Daerah G dalam satuan baku persegi satuan!

Ruang tabel jawaban

Tabel 4 baris: Kolom 1 (Nama Daerah: D, E, F, G), Kolom 2 (Perhitungan Persegi Satuan), Kolom 3 (Luas Akhir dalam Bilangan Cacah + Satuan cm² / persegi satuan). Dilanjutkan kotak refleksi di bagian bawah.

REFLEKSI

1. Apa yang kamu lakukan agar tidak ada kotak persegi satuan yang terhitung dua kali saat mengukur luas daerah?

2. Mengapa saat menutupi permukaan bangun dengan persegi satuan tidak boleh ada celah atau bagian yang saling bertumpuk?

3. Hal menyenangkan atau tantangan apa yang kamu temui saat mengukur luas permukaan benda menggunakan petak persegi satuan hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.