LKPDPertemuan 6Bab 3Fase BSemester 1

LKPD Matematika Kelas 4: Asesmen Sumatif Bab 3: Pola Gambar dan Pola Bilangan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 4 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 3: Pola Gambar dan Pola Bilangan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 4: Asesmen Sumatif Bab 3: Pola Gambar dan Pola Bilangan

Matematika - Kelas 4

Bab 3 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 3: Pola Gambar dan Pola Bilangan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikAsesmen Sumatif Bab 3: Pola Gambar dan Pola Bilangan
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi dan mengembangkan pola gambar membesar dan mengecil yang melibatkan penjumlahan dan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100 sebagai bukti pencapaian kompetensi akhir bab.
  2. Murid dapat mengidentifikasi dan mengembangkan pola bilangan membesar dan mengecil yang melibatkan penjumlahan dan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100 sebagai bukti pencapaian kompetensi akhir bab.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan secara mandiri, tetapi jika ada yang kurang jelas, tanyakan kepada guru.
  • Tuliskan jawaban dengan rapi dan lengkap pada ruang yang disediakan.
  • Jangan lupa berdoa sebelum memulai.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Amati dan Lanjutkan Pola Gambar!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus
  • Penggaris (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati pola gambar di bawah ini dengan saksama.
  2. Tentukan apakah pola tersebut membesar atau mengecil.
  3. Gambarlah 2 kumpulan berikutnya sesuai dengan pola yang ada.
  4. Tuliskan banyaknya benda pada setiap kumpulan dalam tabel.
  5. Jelaskan aturan pola yang kamu temukan (penjumlahan atau pengurangan berapa setiap langkahnya?).

Pertanyaan:

1. Perhatikan pola gambar berikut:
Kumpulan 1: ★
Kumpulan 2: ★★
Kumpulan 3: ★★★
Kumpulan 4:?
Kumpulan 5:?
Apakah pola gambar di atas membesar atau mengecil? Gambarlah kumpulan 4 dan 5, lalu tuliskan banyak bintang pada masing-masing kumpulan.

Ruang gambar

2. Perhatikan pola gambar berikut:
Kumpulan 1: ○○○○○ (5 lingkaran)
Kumpulan 2: ○○○○ (4 lingkaran)
Kumpulan 3: ○○○ (3 lingkaran)
Kumpulan 4:?
Kumpulan 5:?
Gambarlah kumpulan 4 dan 5, lalu tuliskan banyak lingkaran dan aturan polanya.

Ruang gambar

Sediakan dua buah tabel: satu untuk menuliskan nomor kumpulan dan jumlah benda, serta tempat (kotak) untuk menggambar pola gambar kumpulan 4 dan 5 pada masing-masing soal.

Kegiatan 2: Detektif Pola Bilangan!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Kertas (opsional untuk corat-coret)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati barisan bilangan pada setiap soal dengan teliti.
  2. Identifikasi apakah barisan tersebut membesar atau mengecil.
  3. Tentukan aturan polanya (ditambah atau dikurang berapa setiap langkah?).
  4. Tuliskan 3 bilangan berikutnya sesuai aturan pola.
  5. Buatlah 1 contoh pola bilangan buatanmu sendiri (boleh membesar atau mengecil) beserta 3 bilangan berikutnya.

Pertanyaan:

1. Barisan: 3, 6, 9, 12,...,...,...
Apakah barisan ini membesar atau mengecil? Aturan polanya? Tuliskan 3 bilangan berikutnya.

2. Barisan: 30, 26, 22, 18,...,...,...
Apakah barisan ini membesar atau mengecil? Aturan polanya? Tuliskan 3 bilangan berikutnya.

3. Buatlah satu barisan bilangan buatanmu sendiri (boleh membesar atau mengecil). Tuliskan minimal 4 suku pertama, tentukan aturan polanya, dan tuliskan 3 suku berikutnya.

Gunakan tabel dengan 4 kolom: 'Barisan Bilangan', 'Membesar/Mengecil', 'Aturan Pola', '3 Bilangan Selanjutnya'. Untuk soal nomor 3, tambahkan baris kosong untuk barisan buatan sendiri.

Kegiatan 3: Kreator Pola: Aku Bisa Membuat Pola!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus
  • Kertas HVS (opsional untuk menggambar)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Buatlah sebuah pola gambar yang membesar dengan aturan penjumlahan (minimal 3 kumpulan pertama digambar, lalu lanjutkan 2 kumpulan berikutnya).
  2. Buatlah sebuah pola bilangan yang mengecil dengan aturan pengurangan (minimal 4 bilangan pertama ditulis, lalu 3 bilangan berikutnya).
  3. Tukarkan pekerjaanmu dengan seorang teman. Temanmu harus menebak aturan pola yang kamu buat, dan kamu menebak aturan pola temanmu.
  4. Tuliskan hasil tebakan aturan pola temanmu pada lembar jawaban.

Pertanyaan:

1. Pola gambar buatan sendiri (membesar dengan penjumlahan):
Gambarlah 3 kumpulan pertama dan lanjutkan 2 kumpulan berikutnya. Tuliskan aturan polanya.

Ruang gambar

2. Pola bilangan buatan sendiri (mengecil dengan pengurangan):
Tuliskan 4 bilangan pertama dan 3 bilangan berikutnya. Tuliskan aturan polanya.

3. Hasil tebakan aturan pola milik teman:
Tuliskan pola yang diberikan temanmu dan aturan yang kamu tebak.

Sediakan dua kotak untuk menggambar pola (soal 1) dan menulis barisan bilangan (soal 2), serta satu ruang untuk menulis hasil tebakan (soal 3).

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari dari kegiatan asesmen hari ini?

2. Bagaimana cara kamu menentukan aturan suatu pola? Ceritakan langkah-langkahmu!

3. Coba sebutkan satu contoh pola yang kamu temukan di lingkungan sekitar rumahmu (misalnya pada ubin, susunan batu bata, atau barisan nomor rumah).

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.