LKPDPertemuan 4Bab 3Fase BSemester 1

LKPD Matematika Kelas 4: Mengenal Pola Bilangan Membesar

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 4 dengan topik "Mengenal Pola Bilangan Membesar". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 4: Mengenal Pola Bilangan Membesar

Matematika - Kelas 4

Bab 3 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mengenal Pola Bilangan Membesar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMengenal Pola Bilangan Membesar
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi pola bilangan membesar yang melibatkan penjumlahan pada bilangan cacah sampai 100 dari suatu barisan bilangan yang diberikan.
  2. Murid dapat menentukan bilangan selanjutnya dalam pola bilangan membesar dengan menggunakan operasi penjumlahan bilangan cacah sampai 100.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan dan tuliskan jawabanmu dengan rapi.
  • Jika ada yang belum kamu pahami, jangan ragu bertanya kepada guru atau diskusikan dengan temanmu.
  • Siapkan alat tulis dan kertas untuk mencatat hasil pekerjaanmu.
  • Nikmati proses belajar dan temukan keseruan dalam pola bilangan!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Pola: Menemukan Rahasia Barisan Bilangan

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pensil, pulpen)
  • Penggaris (untuk membuat tabel)
  • Kertas buram (untuk coret-coretan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati setiap barisan bilangan yang diberikan dengan teliti.
  2. Cari selisih atau pola antara bilangan pertama dan kedua, kedua dan ketiga, dan seterusnya.
  3. Tuliskan selisihnya di bawah setiap pasangan bilangan.
  4. Tentukan apakah pola bilangan tersebut membesar (naik) atau mengecil (turun).
  5. Jawab pertanyaan yang tersedia berdasarkan penemuanmu.

Pertanyaan:

1. Perhatikan barisan bilangan berikut: 5, 8, 11, 14, ...
Berapa selisih antara bilangan yang berurutan?

2. Apakah barisan bilangan tersebut membesar atau mengecil? Jelaskan alasanmu!

3. Lengkapi tabel berikut untuk barisan bilangan: 12, 17, 22, 27, ...
[Buat tabel dengan kolom: Bilangan Pertama | Bilangan Kedua | Selisih | Pola (naik/turun)]

Ruang tabel jawaban

4. Dari barisan 3, 7, 11, 15, 19, ..., bilangan apa yang akan muncul setelah 19? Tunjukkan caramu menghitungnya!

Tulis jawabanmu di bawah setiap pertanyaan. Untuk tabel, buat 4 kolom sesuai contoh. Tunjukkan cara menghitungmu dengan jelas.

Kegiatan 2: Pabrik Pola: Membuat Barisan Bilangan Sendiri

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Pensil warna (untuk menggambar pot bunga)
  • Kertas gambar atau buku tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca setiap tantangan pembuatan pola dengan baik.
  2. Gunakan operasi penjumlahan untuk membuat pola bilangan membesar.
  3. Pastikan pola yang kamu buat konsisten (selisihnya sama).
  4. Tuliskan minimal 5 bilangan untuk setiap pola.
  5. Jelaskan aturan pola yang kamu gunakan.

Pertanyaan:

1. Buatlah pola bilangan membesar yang dimulai dari angka 10 dengan selisih +6! Tuliskan 6 bilangan pertama.

2. Tantangan: Buatlah pola bilangan membesar yang dimulai dari angka pilihanmu (kurang dari 20) dengan selisih pilihanmu (antara +2 sampai +9). Tuliskan 5 bilangan dan jelaskan polanya!

3. Ibu Ani menanam bunga setiap hari. Hari pertama 8 pot, hari kedua 13 pot, hari ketiga 18 pot. Jika pola ini berlanjut, berapa pot bunga yang ditanam Ibu Ani pada hari kelima? Gambarkan pot bunga untuk setiap hari dalam bentuk lingkaran sederhana!

Ruang gambar

4. Diskusikan dengan temanmu: Apa bedanya pola bilangan membesar dengan pola bilangan mengecil? Berikan contoh masing-masing!

Tulis jawaban di kolom yang disediakan. Untuk gambar, buat sketsa sederhana pot bunga (lingkaran) sesuai jumlahnya. Untuk diskusi, tulis hasil diskusi kelompokmu.

Kegiatan 3: Tantangan Pola: Pecahkan Masalah Bilangan!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kertas buram untuk menghitung

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca setiap soal cerita dengan saksama.
  2. Identifikasi pola bilangan yang tersembunyi dalam cerita.
  3. Gunakan pemahamanmu tentang pola bilangan membesar untuk menyelesaikan masalah.
  4. Tunjukkan langkah pengerjaanmu dengan jelas.
  5. Periksa kembali jawabanmu sebelum melanjutkan ke soal berikutnya.

Pertanyaan:

1. Andi mengumpulkan kelereng. Minggu pertama punya 7 kelereng, minggu kedua 12 kelereng, minggu ketiga 17 kelereng. Jika pola ini terus berlanjut, berapa kelereng Andi pada minggu keenam?

2. Perhatikan barisan: 4, 9, 14, 19, 24, ..., 39. Ada berapa bilangan dalam barisan ini? Tuliskan semua bilangannya!

3. Tantangan Sulit! Lengkapi barisan ini: 6, ..., 16, 21, ..., 31. Temukan bilangan yang hilang dan jelaskan caramu menemukannya!

4. Buatlah soal cerita sendiri yang menggunakan pola bilangan membesar! Tuliskan soalnya dan jawabannya.

Tulis jawabanmu dengan lengkap dan jelas. Tunjukkan cara menghitung atau pola yang kamu temukan. Untuk soal cerita, buat yang menarik dan sesuai kehidupan sehari-hari.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari tentang pola bilangan membesar hari ini?

2. Di mana kamu bisa menemukan pola bilangan membesar dalam kehidupan sehari-hari? Berikan contohnya!

3. Bagian mana yang menurutmu paling mudah dan paling sulit? Mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.