LKPDPertemuan 7Bab 2Fase BSemester 1

LKPD Matematika Kelas 4: Menghubungkan Pecahan Desimal Perseratusan dengan Konsep Persen

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 4 dengan topik "Menghubungkan Pecahan Desimal Perseratusan dengan Konsep Persen". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 4: Menghubungkan Pecahan Desimal Perseratusan dengan Konsep Persen

Matematika - Kelas 4

Bab 2 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Menghubungkan Pecahan Desimal Perseratusan dengan Konsep Persen

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMenghubungkan Pecahan Desimal Perseratusan dengan Konsep Persen
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menghubungkan pecahan desimal perseratusan dengan konsep persen (mis. 25/100 = 0,25 = 25%) menggunakan gambar dan simbol.
  2. Murid dapat menyelesaikan masalah kontekstual sederhana yang melibatkan konversi antara pecahan, desimal, dan persen.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mengerjakan.
  • Diskusikan dengan teman sekelompok jika ada kegiatan berkelompok.
  • Tulis jawabanmu dengan rapi pada tempat yang disediakan.
  • Gunakan alat tulis dan penggaris untuk menggambar jika diperlukan.
  • Jangan ragu bertanya kepada guru jika ada bagian yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Amati dan Hubungkan!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja ini
  • Pensil
  • Penghapus
  • Penggaris (untuk menggambar jika perlu)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati gambar persegi besar yang terbagi menjadi 100 kotak kecil di bawah ini.
  2. Hitung berapa banyak kotak yang diarsir.
  3. Tuliskan pecahan biasa perseratusan dari bagian yang diarsir.
  4. Ubah pecahan tersebut ke bentuk desimal perseratusan.
  5. Ubahlah juga ke bentuk persen.
  6. Lakukan hal yang sama untuk tiga gambar berikutnya.
  7. Diskusikan hasilnya dengan teman sebelahmu.

Pertanyaan:

1. Gambar pertama: Ada 25 kotak diarsir dari 100 kotak. Tuliskan bentuk pecahan, desimal, dan persennya.

2. Gambar kedua: 40 kotak diarsir. Tuliskan pecahan, desimal, dan persennya.

3. Gambar ketiga: 75 kotak diarsir. Tuliskan pecahan, desimal, dan persennya.

4. Gambar keempat: 100 kotak diarsir (semua). Tuliskan pecahan, desimal, dan persennya.

5. Apa yang dapat kamu simpulkan tentang hubungan antara pecahan perseratusan, desimal, dan persen? Jelaskan dengan bahasamu sendiri.

Tulis jawaban nomor 1-4 pada tabel tiga kolom (Pecahan, Desimal, Persen) yang sudah disediakan di bawah gambar. Jawaban nomor 5 tulis dalam 2-3 kalimat pada kotak uraian.

Kegiatan 2: Ayo Cocokkan dan Warnai!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Gunting (jika menggunakan kartu)
  • Lem kertas (jika menggunakan kartu)
  • Pensil warna atau krayon

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kamu akan mendapatkan 6 kartu kecil berisi pecahan, desimal, atau persen.
  2. Pasangkan setiap kartu dengan dua bentuk lainnya yang senilai.
  3. Tempelkan pasangan kartu yang sudah cocok pada kotak yang tersedia.
  4. Setelah semua pasangan ditemukan, warnai setiap kelompok dengan warna yang sama agar terlihat rapi.
  5. Jika tidak ada kartu fisik, kerjakan soal mencocokkan di bawah ini dengan menarik garis.

Pertanyaan:

1. Pasangkan bentuk-bentuk yang senilai dengan menarik garis:
(A) 0,30 (B) 30% (C) 30/100

Ruang gambar

2. Pasangkan: (A) 60% (B) 0,60 (C) 60/100

Ruang gambar

3. Pasangkan: (A) 0,08 (B) 8% (C) 8/100

Ruang gambar

4. Pasangkan: (A) 50% (B) 0,50 (C) 50/100

Ruang gambar

5. Sekarang, coba kamu buat satu kelompok pasangan sendiri: tulis satu pecahan perseratusan, lalu ubah ke desimal dan persen. Contoh:.../100 =... =...%

Untuk nomor 1-4, gambar garis penghubung langsung pada lembar soal. Untuk nomor 5, tulis pada kotak kosong yang disediakan.

Kegiatan 3: Ayo Berbelanja dengan Persen!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS atau buku tugas
  • Pensil
  • Kalkulator (boleh, tapi usahakan hitung manual dulu)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah cerita berikut dengan saksama.
  2. Kerjakan soal-soal yang ada bersama teman sekelompokmu.
  3. Tunjukkan semua langkah pengerjaanmu dengan rapi.
  4. Setelah selesai, presentasikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas.

Pertanyaan:

1. Di sebuah toko buku, ada diskon 25% untuk semua buku cerita. Jika harga awal sebuah buku Rp40.000, berapa rupiah diskon yang didapat? (Petunjuk: diskon 25% = 25/100 dari harga awal)

2. Ibu membeli 200 gram gula pasir. Ternyata 35% dari gula itu digunakan untuk membuat kue. Berapa gram gula yang digunakan? Nyatakan dalam bentuk pecahan dan desimal!

3. Di kelas 4, ada 30 siswa. Sebanyak 60% siswa menyukai pelajaran Matematika. Berapa banyak siswa yang menyukai Matematika? Tuliskan dalam bentuk pecahan dan desimal.

4. Buatlah satu soal cerita tentang penggunaan persen dalam kehidupan sehari-hari, lalu jawab sendiri soal tersebut. Tukarkan soalmu dengan kelompok lain untuk dijawab!

Tulis jawaban nomor 1-3 di kotak uraian dengan langkah-langkah. Untuk nomor 4, tulis soal dan jawaban pada kertas terpisah untuk ditukarkan.

REFLEKSI

1. Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang hubungan antara pecahan, desimal, dan persen?

2. Di mana saja kamu pernah melihat angka persen dalam kehidupan sehari-hari? Ceritakan satu contoh!

3. Bagian mana dari kegiatan ini yang paling menyenangkan? Mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.