LKPDPertemuan 2Bab 2Fase BSemester 1

LKPD Matematika Kelas 4: Mengurutkan Pecahan dengan Pembilang Satu

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 4 dengan topik "Mengurutkan Pecahan dengan Pembilang Satu". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 4: Mengurutkan Pecahan dengan Pembilang Satu

Matematika - Kelas 4

Bab 2 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mengurutkan Pecahan dengan Pembilang Satu

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMengurutkan Pecahan dengan Pembilang Satu
Alokasi Waktu70 menit (10 menit pendahuluan + 3 kegiatan @20 menit + 10 menit refleksi dan penutupan)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengurutkan tiga atau lebih pecahan dengan pembilang satu dari yang terkecil ke terbesar atau sebaliknya menggunakan gambar dan simbol.
  2. Murid dapat menyelesaikan masalah kontekstual sederhana yang melibatkan perbandingan dan pengurutan pecahan dengan pembilang satu.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan bersama kelompokmu (3–4 orang) untuk kegiatan diskusi dan eksplorasi.
  • Siapkan alat tulis, pensil warna, gunting, kertas origami atau kertas bekas, dan lem.
  • Tanyakan kepada Bu Guru jika ada petunjuk atau soal yang belum jelas.
  • Setiap selesai kegiatan, salah satu anggota kelompok mempresentasikan hasilnya secara bergantian.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Amati dan Warnai – Membandingkan Pecahan dengan Gambar

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas gambar / buku tulis
  • Pensil warna / krayon
  • Penggaris dan jangka (atau benda bundar untuk membuat lingkaran)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan lingkaran utuh yang telah dibagi menjadi bagian-bagian sama besar di bawah ini.
  2. Warnai satu bagian pada setiap lingkaran sesuai pecahan yang ditulis.
  3. Tuliskan pecahan di bawah setiap lingkaran.
  4. Bandingkan daerah yang diwarnai. Lingkaran mana yang bagian warnanya lebih besar?
  5. Urutkan ketiga lingkaran dari yang bagian warnanya paling kecil hingga paling besar.

Pertanyaan:

1. Gambarlah 3 lingkaran. Lingkaran pertama dibagi 2 bagian sama besar, lingkaran kedua dibagi 4 bagian sama besar, lingkaran ketiga dibagi 8 bagian sama besar. Arsirlah satu bagian pada setiap lingkaran. Tuliskan pecahan yang mewakili arsiran tersebut.

Ruang gambar

2. Berdasarkan gambar arsiranmu, urutkan pecahan ½, ¼, dan ⅛ dari yang terkecil ke terbesar. Jelaskan alasanmu!

3. Diskusikan dengan teman sekelompokmu: Mengapa pecahan ⅓ lebih besar daripada ⅕? Gunakan gambar lingkaran untuk menjelaskan.

Sediakan kotak untuk menggambar 3 lingkaran (atau tempelkan kertas lingkaran yang sudah digunting), dan kolom untuk menulis urutan pecahan dan penjelasan.

Kegiatan 2: Ayo Letakkan di Garis Bilangan – Mengurutkan Pecahan

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris panjang (30 cm)
  • Pensil dan penghapus
  • Kertas HVS atau buku berpetak

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gambarlah sebuah garis bilangan dari 0 hingga 1 dengan panjang sesuai ukuran bukumu.
  2. Tandai titik-titik untuk pecahan-pecahan berikut: 1/2, 1/3, 1/4, 1/6, 1/12.
  3. Gunakan pengetahuanmu tentang penyebut: semakin besar penyebut, letak pecahan semakin dekat ke 0.
  4. Setelah menandai, tuliskan urutan pecahan tersebut dari yang terkecil ke terbesar.
  5. Kemudian, buatlah urutan dari yang terbesar ke terkecil pada bagian 'Sebaliknya'.

Pertanyaan:

1. Gambarlah garis bilangan 0–1 dan letakkan kelima pecahan (1/2, 1/3, 1/4, 1/6, 1/12) pada posisi yang tepat.

Ruang gambar

2. Tuliskan urutan pecahan di atas dari yang terkecil ke terbesar.

3. Tuliskan urutan pecahan di atas dari yang terbesar ke terkecil.

4. Apa yang dapat kamu simpulkan tentang hubungan antara besar penyebut dan besar pecahan (dengan pembilang 1)?

Sediakan area untuk menggambar garis bilangan (panjang minimal 15 cm) dengan skala yang rapi, serta kotak untuk menulis urutan dan kesimpulan.

Kegiatan 3: Ayo Selesaikan Masalah – Kue Ulang Tahun

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas kosong / buku tulis
  • Pensil warna untuk mewarnai bagian kue
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah cerita berikut dengan saksama.
  2. Gunakan gambar (lingkaran atau persegi) untuk membantu membayangkan pembagian kue.
  3. Tuliskan pecahan yang sesuai dengan bagian setiap anak.
  4. Urutkan bagian kue dari yang terkecil hingga terbesar.
  5. Jawab pertanyaan dengan kalimat lengkap.

Pertanyaan:

1. Ibu membuat 4 kue ulang tahun yang sama besar untuk 4 anaknya. Kue pertama dibagi untuk 2 orang, kue kedua dibagi untuk 4 orang, kue ketiga dibagi untuk 8 orang, dan kue keempat dibagi untuk 5 orang. Tuliskan pecahan bagian setiap orang dari masing-masing kue.

2. Urutkan pecahan bagian tersebut dari yang terkecil ke terbesar.

3. Dari keempat kue tersebut, anak-anak mana yang mendapat bagian paling besar? Dan paling kecil? Jelaskan alasanmu dengan gambar atau kata-kata.

Sediakan 4 kotak untuk menggambar kue berbentuk lingkaran/persegi yang diarsir sesuai bagian, serta kolom untuk urutan pecahan dan penjelasan.

REFLEKSI

1. Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang mengurutkan pecahan dengan pembilang satu?

2. Bagian mana dari kegiatan ini yang paling menyenangkan? Mengapa?

3. Dapatkah kamu menemukan contoh lain di rumah atau di sekolah yang menggunakan perbandingan pecahan dengan pembilang satu? Ceritakan secara singkat!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.