LKPD Matematika Kelas 4: Operasi Perkalian Bilangan Cacah Sampai 100
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 4 dengan topik "Operasi Perkalian Bilangan Cacah Sampai 100". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 4: Operasi Perkalian Bilangan Cacah Sampai 100
Matematika - Kelas 4
Bab 1 - Pertemuan 11
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 4 (Fase B) Topik: Operasi Perkalian Bilangan Cacah Sampai 100 INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mari Mengenal Perkalian dengan Benda KonkretEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berapa jumlah wadah yang kamu gunakan? 2. Berapa banyak kelereng di setiap wadah? 3. Tuliskan kalimat penjumlahan berulang dari kegiatan ini! 4. Tuliskan kalimat perkalian dari kegiatan ini! 5. Gambarkan susunan kelereng dalam wadah yang kamu buat! (Gunakan lingkaran untuk mewakili kelereng dan kotak untuk wadah) Ruang gambar 6. Menurutmu, cara mana yang lebih cepat untuk menghitung: penjumlahan berulang atau perkalian? Jelaskan alasanmu! Tuliskan jawaban nomor 1-4 pada titik-titik yang tersedia. Untuk nomor 5, gambar di kotak kosong yang disediakan. Untuk nomor 6, tulis penjelasan minimal 2 kalimat. Kegiatan 2: Bermain dengan Gambar dan Simbol PerkalianEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Ibu membeli 6 kotak telur. Setiap kotak berisi 10 butir telur. Gambarkan situasi ini menggunakan persegi panjang untuk kotak dan lingkaran kecil untuk telur. Lalu tuliskan kalimat perkaliannya! Ruang gambar 2. Lengkapi tabel perkalian berikut dengan mengisi kolom yang kosong! Ruang tabel jawaban 3. Buatlah 3 kalimat perkalian berbeda yang hasilnya sama dengan 24! (Contoh: 3 × 8 = 24) 4. Hitunglah hasil perkalian berikut menggunakan cara panjang atau cara pendek: a) 13 × 5 = ..., b) 8 × 12 = ..., c) 7 × 14 = ... Nomor 1: gambar di kotak besar yang disediakan dan tulis kalimat perkalian di bawahnya. Nomor 2: isi tabel 3 kolom (Perkalian | Cara Menghitung | Hasil). Nomor 3: tulis 3 kalimat perkalian dalam bentuk daftar. Nomor 4: tunjukkan cara perhitungan dan hasil akhir. Kegiatan 3: Menyelesaikan Masalah Sehari-hari dengan PerkalianEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Pak Budi memiliki 8 kandang ayam. Setiap kandang berisi 12 ekor ayam. Berapa jumlah seluruh ayam Pak Budi? 2. Di sebuah toko buku, ada 15 rak. Setiap rak dapat memuat 20 buku. Jika semua rak penuh, berapa banyak buku yang ada di toko tersebut? 3. Siti membeli 7 bungkus permen. Setiap bungkus berisi 14 permen. Ia memberikan 18 permen kepada adiknya. Berapa sisa permen Siti sekarang? 4. Buatlah 1 soal cerita sendiri tentang perkalian yang berhubungan dengan kegiatan di sekolahmu! Setelah itu, selesaikan soal yang kamu buat. 5. Diskusikan dengan teman sebangkumu: Dalam kehidupan sehari-hari, kapan kita menggunakan perkalian? Tuliskan minimal 3 contoh situasi! Untuk soal nomor 1-3: tulis Diketahui, Ditanya, Penyelesaian (dengan kalimat perkalian), dan Jawaban dalam kalimat lengkap. Untuk nomor 4: buat soal cerita di bagian atas, lalu tulis penyelesaiannya di bagian bawah. Untuk nomor 5: tulis hasil diskusi dalam bentuk daftar minimal 3 poin. REFLEKSI1. Apa yang paling menarik bagimu dalam mempelajari perkalian hari ini? 2. Bagaimana perkalian dapat membantumu dalam kehidupan sehari-hari? Ceritakan satu contoh nyata! 3. Apakah ada hal yang masih membuatmu bingung tentang perkalian? Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.