LKPDPertemuan 6Bab 4Fase BSemester 2

LKPD Matematika Kelas 3: Mengukur Sudut dengan Satuan Baku (Busur Derajat)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 3 dengan topik "Mengukur Sudut dengan Satuan Baku (Busur Derajat)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 3: Mengukur Sudut dengan Satuan Baku (Busur Derajat)

Matematika - Kelas 3

Bab 4 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Mengukur Sudut dengan Satuan Baku (Busur Derajat)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMengukur Sudut dengan Satuan Baku (Busur Derajat)
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengukur besar sudut menggunakan busur derajat (satuan baku: derajat) dengan prosedur yang benar.
  2. Murid dapat membandingkan hasil pengukuran sudut dalam satuan tidak baku dan satuan baku untuk memahami pentingnya satuan baku.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara urut dari Kegiatan 1, 2, lalu 3.
  • Siapkan busur derajat, pensil, dan penggaris sebelum memulai.
  • Boleh bertanya kepada guru jika ada langkah yang belum dipahami.
  • Tuliskan namamu dan tanggal pengerjaan di bagian atas lembar ini.
  • Kerjakan dengan teliti — ukuran sudut yang tepat dimulai dari posisi busur yang benar!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Mengukur dengan Cara Kita Sendiri! (Satuan Tidak Baku)

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Potongan kertas 'satuan sudut tidak baku' (disiapkan guru)
  • Pensil
  • Lembar LKPD dengan gambar Sudut P, Q, dan R

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar sudut-sudut di bawah ini (Sudut P, Sudut Q, dan Sudut R).
  2. Gurumu akan memberikan potongan 'satuan sudut kecil' dari kertas. Ambillah potongan tersebut.
  3. Letakkan satuan sudut kecil itu berulang-ulang untuk mengisi setiap sudut, lalu hitung berapa banyak satuan sudut yang muat.
  4. Catat hasilmu di tabel yang tersedia.
  5. Setelah selesai, bandingkan hasilmu dengan hasil teman sebangkumu. Apakah sama? Diskusikan bersama!

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan hasil pengukuranmu menggunakan satuan sudut tidak baku!

Nama SudutBanyak Satuan Sudut (milikku)Banyak Satuan Sudut (milik teman)
Sudut P......
Sudut Q......
Sudut R......

2. Apakah hasil pengukuranmu sama persis dengan hasil teman sebangkumu? Mengapa bisa sama atau berbeda?

3. Menurutmu, apa masalahnya jika setiap orang menggunakan satuan sudut yang berbeda-beda?

Isi tabel 3 baris × 3 kolom untuk pertanyaan nomor 1. Tulis jawaban uraian untuk pertanyaan nomor 2 dan 3 di bawah tabel (minimal 1–2 kalimat per jawaban).

Kegiatan 2: Kenalan dengan Busur Derajat — Alat Pengukur Sudut yang Keren!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Busur derajat
  • Penggaris
  • Pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambil busur derajat milikmu dan perhatikan baik-baik.
  2. Temukan bagian-bagian berikut pada busur derajatmu: garis dasar (baseline), titik tengah (pusat), angka skala bagian luar (0°–180°), dan angka skala bagian dalam (180°–0°).
  3. Perhatikan gambar cara menggunakan busur derajat di bawah ini, lalu ikuti langkah-langkahnya.
  4. Langkah mengukur sudut dengan busur derajat: a. Letakkan titik tengah busur tepat di atas titik sudut (titik puncak sudut). b. Sejajarkan garis dasar busur dengan salah satu kaki sudut. c. Baca angka skala yang dilewati oleh kaki sudut yang lain. d. Pastikan kamu memilih skala yang tepat (dalam atau luar) sesuai arah kaki sudut.
  5. Ukurlah Sudut A, Sudut B, dan Sudut C yang tersedia di lembar ini menggunakan busur derajat.
  6. Catat hasil pengukuranmu di tabel.

Pertanyaan:

1. Perhatikan gambar busur derajat berikut. Tunjukkan dan beri nama tiga bagian penting busur derajat dengan cara mengisi titik-titik di bawah!

(a) Bagian yang diletakkan tepat di titik sudut disebut: ___________
(b) Bagian yang disejajarkan dengan kaki sudut disebut: ___________
(c) Angka-angka yang kita baca untuk mengetahui besar sudut disebut: ___________

2. Ukurlah ketiga sudut berikut menggunakan busur derajat dan catat hasilnya!

Nama SudutBesar Sudut (dalam derajat °)
Sudut A... °
Sudut B... °
Sudut C... °

3. Perhatikan Sudut B hasil ukuranmu. Apakah sudut itu lebih kecil dari, sama dengan, atau lebih besar dari 90°? Sudut seperti itu disebut apa?

4. Gambarlah sebuah sudut yang besarnya 60°. Gunakan busur derajat dan penggaris untuk menggambarnya dengan tepat. Beri nama sudut tersebut ∠XYZ.

Ruang gambar

Isi titik-titik untuk pertanyaan nomor 1. Isi tabel 3 baris × 2 kolom untuk pertanyaan nomor 2. Tulis uraian untuk nomor 3 (1–2 kalimat). Gambar sudut untuk nomor 4 di kotak gambar yang tersedia (ukuran kotak minimal 6×6 cm).

Kegiatan 3: Bandingkan dan Simpulkan — Satuan Tidak Baku vs Satuan Baku!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Busur derajat
  • Pensil
  • Data hasil Kegiatan 1

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kamu akan membandingkan hasil pengukuran sudut dari Kegiatan 1 (satuan tidak baku) dengan pengukuran menggunakan busur derajat (satuan baku).
  2. Ambil kembali data Sudut P, Q, dan R dari Kegiatan 1.
  3. Sekarang ukur ulang Sudut P, Q, dan R yang sama menggunakan busur derajat.
  4. Isi tabel perbandingan yang tersedia.
  5. Diskusikan dengan kelompokmu: mengapa satuan baku (derajat) lebih baik digunakan daripada satuan tidak baku?
  6. Tuliskan kesimpulanmu di kotak yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Isi tabel perbandingan berikut!

Nama SudutHasil Ukur Satuan Tidak Baku (Keg. 1)Hasil Ukur Satuan Baku / Derajat (°)Sama atau Berbeda?
Sudut P... satuan...°...
Sudut Q... satuan...°...
Sudut R... satuan...°...

2. Jika kamu mengukur Sudut Q dengan satuan tidak bakumu dan temanmu mengukur sudut yang sama dengan satuan tidak baku yang berbeda ukuran, apakah angkanya akan sama? Jelaskan!

3. Diskusikan bersama kelompokmu: di manakah dalam kehidupan sehari-hari kita membutuhkan pengukuran sudut yang tepat? Tuliskan minimal 2 contoh!

4. Tuliskan kesimpulanmu! Lengkapi kalimat berikut:

Satuan tidak baku untuk mengukur sudut kurang baik digunakan karena ___________.
Sedangkan satuan baku (derajat) lebih baik digunakan karena ___________.
Alat yang digunakan untuk mengukur sudut dengan satuan baku adalah ___________.

Isi tabel 3 baris × 4 kolom untuk pertanyaan nomor 1. Tulis uraian untuk nomor 2 (2–3 kalimat). Tulis hasil diskusi kelompok untuk nomor 3 (minimal 2 contoh dengan penjelasan singkat). Lengkapi isian rumpang untuk nomor 4.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling menarik bagimu? Mengapa?

2. Apakah kamu pernah melihat orang menggunakan busur derajat atau alat pengukur sudut lain di kehidupan nyata? Di mana dan untuk apa?

3. Setelah belajar hari ini, apa yang ingin kamu coba atau pelajari lebih lanjut tentang sudut?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.