LKPDPertemuan 3Bab 4Fase BSemester 2

LKPD Matematika Kelas 3: Sisi pada Bangun Datar

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 3 dengan topik "Sisi pada Bangun Datar". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 3: Sisi pada Bangun Datar

Matematika - Kelas 3

Bab 4 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Sisi pada Bangun Datar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikSisi pada Bangun Datar
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mendeskripsikan sisi-sisi pada berbagai bangun datar (segitiga, segiempat, dan segi banyak) sebagai ruas garis pembentuk bangun.
  2. Murid dapat menghitung dan membandingkan banyaknya sisi pada berbagai bangun datar sederhana dengan tepat.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan teliti sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara berurutan dari nomor 1 sampai 3.
  • Gunakan penggaris dan pensil warna untuk kegiatan menggambar.
  • Jika ada yang belum dipahami, tanyakan kepada guru.
  • Kerjakan dengan rapi dan teliti.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Berburu Bangun Datar di Sekitarku

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil dan penggaris
  • Pensil warna atau krayon
  • Lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati benda-benda di sekitar kelasmu dengan seksama.
  2. Carilah 5 benda yang bentuknya menyerupai bangun datar (segitiga, persegi, persegi panjang, atau segi banyak).
  3. Gambarlah bentuk bangun datar dari benda tersebut di kolom 'Gambar Bangun'.
  4. Hitung berapa banyak sisi pada setiap bangun yang kamu gambar.
  5. Tuliskan nama-nama sisi dengan huruf (contoh: sisi AB, BC, CD).
  6. Lengkapi tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel pengamatan berikut dengan menggambar bangun datar dari benda yang kamu temukan, menghitung jumlah sisi, dan menyebutkan nama-nama sisinya.

Ruang tabel jawaban

2. Dari 5 benda yang kamu temukan, manakah yang memiliki sisi paling banyak? Berapa jumlah sisinya?

Sediakan tabel dengan 5 baris dan 4 kolom: (1) Nama Benda, (2) Gambar Bangun (kotak kosong untuk menggambar), (3) Banyak Sisi, (4) Nama-Nama Sisi. Untuk pertanyaan nomor 2, sediakan 3-4 baris kosong untuk menulis jawaban.

Kegiatan 2: Detektif Sisi Bangun Datar

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris
  • Pensil warna atau krayon (minimal 4 warna)
  • Lembar kerja dengan gambar bangun datar

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan bangun-bangun datar yang sudah digambar di lembar kerjamu.
  2. Setiap bangun datar memiliki sisi yang berupa ruas garis.
  3. Gunakan penggaris untuk mengukur panjang setiap sisi (dalam cm).
  4. Tandai setiap sisi dengan huruf (A, B, C, dst) dan warnai setiap sisi dengan warna berbeda.
  5. Tuliskan hasil pengukuranmu di tabel.
  6. Bandingkan panjang sisi-sisi pada setiap bangun.

Pertanyaan:

1. Warnai setiap sisi pada bangun segitiga ABC dengan warna berbeda. Berapa banyak sisi segitiga? Sebutkan nama-nama sisinya!

Ruang gambar

2. Warnai setiap sisi pada bangun persegi panjang PQRS dengan warna berbeda. Berapa banyak sisi persegi panjang? Sebutkan nama-nama sisinya!

Ruang gambar

3. Ukur panjang setiap sisi pada kedua bangun menggunakan penggaris. Tuliskan hasilnya dalam tabel: Nama Sisi | Panjang (cm).

Ruang tabel jawaban

4. Apa yang kamu temukan tentang panjang sisi-sisi pada persegi panjang? Apakah semua sisinya sama panjang?

Sediakan gambar segitiga ABC dan persegi panjang PQRS yang cukup besar untuk diwarnai. Sediakan tabel 2 kolom untuk mencatat nama sisi dan panjangnya. Sediakan 4-5 baris untuk jawaban uraian nomor 4.

Kegiatan 3: Tantangan Membuat Bangun Datar

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lidi atau sedotan (minimal 12 batang per kelompok)
  • Plastisin atau selotip
  • Gunting (jika perlu memotong sedotan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok yang beranggotakan 3-4 orang.
  2. Setiap kelompok akan membuat bangun datar menggunakan lidi atau sedotan.
  3. Buatlah 3 bangun datar berbeda: segitiga, segiempat, dan segi lima.
  4. Gunakan lidi/sedotan sebagai sisi-sisi bangun datar.
  5. Rekatkan ujung-ujung lidi/sedotan menggunakan plastisin atau selotip.
  6. Setelah selesai, hitung dan bandingkan jumlah sisi pada ketiga bangun yang kalian buat.
  7. Presentasikan hasil karya kelompokmu di depan kelas.

Pertanyaan:

1. Berapa banyak lidi/sedotan yang kamu gunakan untuk membuat segitiga? Ini menunjukkan bahwa segitiga memiliki berapa sisi?

2. Berapa banyak lidi/sedotan yang kamu gunakan untuk membuat segiempat? Ini menunjukkan bahwa segiempat memiliki berapa sisi?

3. Berapa banyak lidi/sedotan yang kamu gunakan untuk membuat segi lima? Ini menunjukkan bahwa segi lima memiliki berapa sisi?

4. Urutkan ketiga bangun dari yang memiliki sisi paling sedikit sampai paling banyak. Apa kesimpulanmu tentang hubungan nama bangun datar dengan jumlah sisinya?

5. Jika kamu ingin membuat segi enam, berapa lidi/sedotan yang kamu butuhkan? Jelaskan alasanmu!

Sediakan kolom isian untuk nomor 1-3 (cukup 1 baris per nomor). Sediakan 5-6 baris untuk jawaban diskusi nomor 4 dan uraian nomor 5.

REFLEKSI

1. Apa yang paling menyenangkan dari kegiatan hari ini? Mengapa?

2. Sebutkan 3 benda di rumahmu yang memiliki bentuk bangun datar. Berapa sisi yang dimiliki masing-masing benda tersebut?

3. Menurutmu, mengapa penting untuk mengetahui jumlah sisi pada bangun datar?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.