LKPDPertemuan 23Bab 4Fase BSemester 2

LKPD Matematika Kelas 3: Mengurai Bangun Segi Lima Menjadi Berbagai Bangun Datar Sederhana

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Matematika kelas 3 dengan topik "Mengurai Bangun Segi Lima Menjadi Berbagai Bangun Datar Sederhana".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 3: Mengurai Bangun Segi Lima Menjadi Berbagai Bangun Datar Sederhana

Matematika - Kelas 3

Bab 4 Pertemuan 23

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Mengurai Bangun Segi Lima Menjadi Berbagai Bangun Datar Sederhana

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMengurai Bangun Segi Lima Menjadi Berbagai Bangun Datar Sederhana
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengurai (dekomposisi) berbagai bangun datar dengan lebih dari satu cara

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Siapkan alat tulis, penggaris, gunting kertas, dan lem kertas.
  • Berhati-hatilah saat menggunakan gunting kertas.
  • Bekerjalah bersama teman kelompokmu dengan kompak dan saling membantu.
  • Tanyakan kepada bapak/ibu guru jika ada petunjuk yang belum kamu pahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas 1: Memotong Segi Lima Menjadi Dua Bangun Datar (Cara 1)

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar pola gambar bangun datar segi lima
  • Penggaris
  • Pensil
  • Gunting kertas
  • Lem kertas

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambillah kertas pola bergambar segi lima (seperti bentuk rumah sederhana: atap segitiga dan dinding segiempat).
  2. Tariklah satu garis lurus mendatar menggunakan penggaris yang memisahkan bagian atap dan bagian bawah segi lima.
  3. Guntinglah tepat pada garis lurus yang telah kamu buat sehingga bangun segi lima terurai menjadi dua bagian.
  4. Tempelkan kedua potongan bangun datar tersebut pada kotak jawaban yang tersedia.
  5. Amati bentuk dari masing-masing potongan bangun datar yang kamu peroleh lalu jawab pertanyaannya.

Pertanyaan:

1. Setelah kamu menggunting sepanjang garis lurus tersebut, menjadi bangun datar apa sajakah segi lima itu terurai?

2. Ada berapa banyak potongan bangun datar yang dihasilkan dari penguraian segi lima pada Cara 1 ini?

Disediakan kotak tempel ukuran 10 cm x 8 cm bertuliskan 'Tempel Potongan Bangun Di Sini' dan 2 baris isian bergaris di bawahnya untuk mengisi nama-nama bangun datar yang terbentuk.

Kegiatan 2: Aktivitas 2: Mengurai Segi Lima dengan Cara Lain (Cara 2 & Cara 3)

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • 2 lembar pola gambar segi lima
  • Penggaris
  • Pensil
  • Gunting kertas
  • Lem kertas

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambillah 2 lembar pola bangun segi lima yang baru.
  2. Cobalah cara kedua (Cara 2): Tariklah garis lurus dari satu titik sudut atas menuju sudut-sudut di bawahnya sehingga segi lima terurai menjadi 3 buah potongan segitiga. Gunting dan tempelkan pada kolom Cara 2.
  3. Cobalah cara ketiga (Cara 3): Tarik garis dengan variasi lain (misalnya dari sudut atap lurus tegak ke bawah, atau memotong menjadi 1 segitiga dan 2 trapesium/segiempat lain). Gunting dan tempelkan pada kolom Cara 3.
  4. Lengkapi tabel hasil dekomposisi untuk mencatat bangun datar apa saja yang kamu temukan.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel penguraian segi lima berikut berdasarkan hasil guntingan Cara 2 dan Cara 3 yang telah kamu tempel!
Format tabel:

  • Kolom 1: Cara Penguraian
  • Kolom 2: Garis Pembagi yang Dibuat
  • Kolom 3: Bangun Datar Hasil Penguraian
  • Kolom 4: Total Jumlah Bangun
Ruang tabel jawaban

2. Apakah sebuah bangun segi lima dapat diurai menggunakan lebih dari satu cara? Jelaskan berdasarkan hasil percobaanmu!

Disediakan 2 area tempel bertuliskan 'Area Tempel Hasil Cara 2' dan 'Area Tempel Hasil Cara 3', diikuti tabel bergaris dengan 4 kolom (Cara Penguraian, Garis Pembagi yang Dibuat, Bangun Datar Hasil Penguraian, Total Jumlah Bangun) serta 3 baris kosong untuk uraian penjelasan.

Kegiatan 3: Aktivitas 3: Tantangan Menggambar Garis Dekomposisi Bangun Datar

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris
  • Pensil
  • Pensil warna (minimal 2 warna berbeda)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar 2 bangun datar segi lima yang tercetak pada ruang tugas.
  2. Tanpa menggunting, gambarlah garis lurus menggunakan pensil dan penggaris untuk mengurai masing-masing bangun segi lima tersebut.
  3. Pada Gambar A: Urailah bangun segi lima tersebut menjadi 3 bangun datar segitiga.
  4. Pada Gambar B: Urailah bangun segi lima tersebut menjadi bangun yang terdiri atas 1 segitiga dan 1 segiempat.
  5. Warnai tiap-tiap potongan bangun datar yang dihasilkan dengan pensil warna berbeda agar terlihat jelas batas penguraiannya.
  6. Setelah selesai, lakukan refleksi diri dan dengarkan penguatan dari guru.

Pertanyaan:

1. Tariklah garis lurus pada Gambar Segi Lima A sehingga terurai tepat menjadi 3 buah bangun segitiga!

Ruang gambar

2. Tariklah garis lurus pada Gambar Segi Lima B sehingga terurai menjadi 1 bangun segitiga dan 1 bangun segiempat!

Ruang gambar

Disediakan 2 kotak berdampingan: Kotak A berisi gambar pola segi lima bertuliskan 'Gambar A (Urai menjadi 3 segitiga)' dan Kotak B berisi gambar pola segi lima bertuliskan 'Gambar B (Urai menjadi 1 segitiga dan 1 segiempat)'.

REFLEKSI

1. Bangun datar apa saja yang berhasil kamu temukan saat mengurai bangun segi lima?

2. Cara mengurai mana yang paling mudah dan paling kamu sukai saat memotong segi lima tadi?

3. Menurutmu, mengapa sebuah bangun datar segi lima bisa dipotong/diurai dengan cara yang berbeda-beda?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.