LKPDPertemuan 11Bab 4Fase BSemester 2

LKPD Matematika Kelas 3: Bangun Datar Sederhana: Komposisi dan Dekomposisi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 3 dengan topik "Bangun Datar Sederhana: Komposisi dan Dekomposisi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 3: Bangun Datar Sederhana: Komposisi dan Dekomposisi

Matematika - Kelas 3

Bab 4 - Pertemuan 11

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Bangun Datar Sederhana: Komposisi dan Dekomposisi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikBangun Datar Sederhana: Komposisi dan Dekomposisi
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyusun (komposisi) beberapa bangun datar sederhana menjadi satu bangun datar baru dengan lebih dari satu cara.
  2. Murid dapat mengurai (dekomposisi) suatu bangun datar menjadi beberapa bangun datar yang lebih kecil dengan lebih dari satu cara jika memungkinkan.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara urut dari Kegiatan 1, 2, lalu 3.
  • Gunakan pensil untuk menggambar, sehingga bisa dihapus jika ingin mencoba lagi.
  • Boleh berdiskusi dengan teman sebangku, tetapi tulis jawabanmu sendiri di lembar kerjamu.
  • Jika ada yang belum kamu mengerti, angkat tangan dan tanyakan kepada gurumu.
  • Setelah selesai semua kegiatan, jawab pertanyaan refleksi di bagian akhir.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Bermain Tangram! — Menyusun Bangun Datar Baru

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar potongan tangram kertas (disediakan guru, sudah dipotong per keping)
  • Lem stick atau selotip kertas
  • Pensil dan penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambil lembar potongan tangram yang sudah disiapkan gurumu (7 keping tangram kertas).
  2. Amati setiap keping tangram. Ada berapa jenis bangun datar yang kamu lihat? Tuliskan namanya.
  3. Coba susun 2 keping tangram menjadi sebuah bangun datar baru. Tempel atau gambar hasilnya di kotak yang tersedia.
  4. Sekarang, coba susun 2 keping yang SAMA dengan cara yang BERBEDA sehingga membentuk bangun datar yang berbeda. Tempel atau gambar hasilnya di kotak kedua.
  5. Lakukan hal yang sama dengan menggunakan 3 keping tangram: susun menjadi bangun datar baru dengan dua cara berbeda.
  6. Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini berdasarkan hasil susunnanmu.

Pertanyaan:

1. Sebutkan jenis-jenis bangun datar yang ada pada keping tangram milikmu!

2. Gambarkan hasil susunnan 2 keping tangram dengan Cara 1 di Kotak A. Bangun datar apakah yang terbentuk?

Ruang gambar

3. Gambarkan hasil susunnan 2 keping tangram yang SAMA dengan Cara 2 di Kotak B. Bangun datar apakah yang terbentuk? Apakah berbeda dari Cara 1?

Ruang gambar

4. Dengan menggunakan 3 keping tangram, gambarkan Cara 1 dan Cara 2 pada kotak yang tersedia. Tuliskan nama bangun datar yang terbentuk!

Ruang gambar

5. Menurutmu, mengapa 2 keping yang sama bisa membentuk bangun yang berbeda? Jelaskan dengan kalimatmu sendiri!

Sediakan 4 kotak gambar (Kotak A, B, C, D) berukuran sekitar 6x6 cm untuk menempel atau menggambar hasil susunnan. Di bawah setiap kotak, ada baris kosong untuk menulis nama bangun yang terbentuk. Pertanyaan uraian nomor 5 dijawab di baris kosong minimal 2 kalimat.

Kegiatan 2: Ayo Mengurai! — Memotong Bangun Datar Jadi Lebih Kecil

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil warna (untuk menggambar garis urai dengan warna berbeda per cara)
  • Penggaris
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar bangun-bangun datar di bawah ini: persegi, persegi panjang, dan segitiga.
  2. Tugasmu adalah mengurai (memotong dengan garis) setiap bangun menjadi bangun-bangun yang lebih kecil.
  3. Untuk setiap bangun datar, kamu harus menemukan DUA CARA berbeda untuk mengurainya.
  4. Gambarlah garis-garis potongan langsung di atas gambar bangun datar yang tersedia.
  5. Setelah menggambar garis, tuliskan nama bangun-bangun kecil yang terbentuk.
  6. Isi tabel perbandingan di akhir kegiatan ini.

Pertanyaan:

1. Pada gambar Persegi 1A, gambarlah 1 garis untuk mengurai persegi menjadi 2 bangun lebih kecil (Cara 1). Bangun apa saja yang terbentuk?

Ruang gambar

2. Pada gambar Persegi 1B, gambarlah garis dengan cara BERBEDA untuk mengurai persegi menjadi 2 atau lebih bangun kecil (Cara 2). Bangun apa saja yang terbentuk?

Ruang gambar

3. Pada gambar Persegi Panjang 2A dan 2B, lakukan hal yang sama: urai dengan 2 cara berbeda. Gambarlah dan tuliskan nama bangun yang terbentuk!

Ruang gambar

4. Lengkapi tabel berikut berdasarkan hasil uraimu!

Ruang tabel jawaban

5. Apakah ada bangun datar yang bisa diurai dengan lebih dari 2 cara? Tuliskan contohnya dan jelaskan bagaimana caranya!

6. Diskusikan bersama teman sebangkumu: apakah lingkaran bisa diurai menjadi bangun datar bersudut seperti segitiga atau persegi? Mengapa?

Sediakan pasangan gambar bangun datar (1A & 1B untuk persegi; 2A & 2B untuk persegi panjang) berukuran 5x5 cm. Di bawah setiap gambar ada baris untuk menulis nama bangun hasil uraian. Tabel 3 kolom: (1) Bangun Awal, (2) Hasil Urai Cara 1, (3) Hasil Urai Cara 2 — dengan 2 baris data. Ruang diskusi nomor 6: kotak kosong 3 baris.

Kegiatan 3: Tantangan Kreasi: Rancang Gambar dari Bangun Datar!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil warna atau krayon
  • Penggaris
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ini adalah tantangan kreasi! Kamu akan membuat sebuah gambar sederhana (misalnya rumah, robot, hewan, atau kendaraan) menggunakan berbagai bangun datar.
  2. Gunakan minimal 5 bangun datar berbeda dalam gambarmu.
  3. Setelah selesai menggambar, identifikasi bangun-bangun datar yang kamu gunakan.
  4. Kemudian, pilih salah satu bagian gambarmu dan tunjukkan cara mengurainya menjadi bangun-bangun yang lebih kecil.
  5. Terakhir, ceritakan kepada teman tentang komposisi dan dekomposisi yang ada dalam gambarmu.
  6. Jawab pertanyaan panduan di bawah ini.

Pertanyaan:

1. Gambarlah kreasi gambarmu di kotak yang tersedia! Beri judul gambarmu.

Ruang gambar

2. Lengkapi tabel daftar bangun datar dalam gambarmu!

Ruang tabel jawaban

3. Pilih satu bangun datar dari gambarmu. Tunjukkan 2 cara berbeda untuk mengurainya menjadi bangun-bangun yang lebih kecil di kotak urai yang tersedia!

Ruang gambar

4. Ceritakan kepada teman sebangkumu: bangun apa saja yang kamu susun untuk membuat gambarmu? Apa yang akan terjadi jika salah satu bangun datar dihilangkan dari gambarmu?

5. Menurutmu, di mana dalam kehidupan sehari-hari kamu melihat contoh komposisi dan dekomposisi bangun datar? Tuliskan 2 contoh!

Kotak gambar kreasi besar 10x10 cm dengan baris judul di atasnya. Tabel 3 kolom di bawah gambar: (1) Nama Bangun Datar, (2) Bagian Gambar yang Diwakili, (3) Jumlah — dengan minimal 5 baris kosong. Dua kotak urai berukuran 5x5 cm (Cara 1 dan Cara 2) dengan keterangan di bawahnya. Ruang uraian nomor 5: minimal 4 baris kosong.

REFLEKSI

1. Kegiatan mana yang paling kamu sukai hari ini — menyusun bangun datar atau mengurai bangun datar? Mengapa?

2. Apakah kamu menemukan cara baru yang tidak terpikirkan sebelumnya saat mencoba menyusun atau mengurai bangun datar? Ceritakan!

3. Di rumah atau di sekitarmu, benda apa yang menurutmu terbuat dari gabungan beberapa bangun datar? Sebutkan satu contoh dan gambarkan bangun-bangun apa saja yang menyusunnya!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.