LKPDPertemuan 1Bab 2Fase BSemester 1

LKPD Matematika Kelas 3: Menemukan Nilai yang Tidak Diketahui pada Suku Pertama Kalimat Matematika Penjumlahan sampai 100

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Matematika kelas 3 dengan topik "Menemukan Nilai yang Tidak Diketahui pada Suku Pertama Kalimat Matematika Penjumlahan sampai 100".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 3: Menemukan Nilai yang Tidak Diketahui pada Suku Pertama Kalimat Matematika Penjumlahan sampai 100

Matematika - Kelas 3

Bab 2 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Menemukan Nilai yang Tidak Diketahui pada Suku Pertama Kalimat Matematika Penjumlahan sampai 100

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMenemukan Nilai yang Tidak Diketahui pada Suku Pertama Kalimat Matematika Penjumlahan sampai 100
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menemukan nilai yang tidak diketahui pada suku pertama dalam kalimat matematika yang melibatkan penjumlahan pada bilangan cacah sampai 100

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Tuliskan nama anggota kelompok atau nama panggilanmu pada lembar kerja.
  • Gunakan benda konkret (kelereng atau batu kerikil) untuk membantumu membuktikan hitungan.
  • Diskusikan langkah penyelesaian bersama teman kelompokmu dan tanyakan kepada guru jika ada hal yang kurang dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Kotak Rahasia Kelereng

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kelereng atau batu kerikil kecil (50 butir per kelompok)
  • Kotak/gelas plastik tertutup sebagai wadah rahasia
  • Alat tulis dan kertas lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bekerjalah dalam kelompok kecil yang terdiri dari 3-4 orang.
  2. Siapkan kelereng atau kerikil serta sebuah wadah/gelas tertutup sebagai 'kotak rahasia'.
  3. Amati situasi: Sebuah kotak rahasia berisi kelereng yang belum diketahui banyaknya (...). Guru/teman menambahkan kelereng di luar kotak, lalu kalian menghitung seluruh kelereng yang terkumpul.
  4. Temukan banyaknya kelereng di dalam kotak rahasia dengan cara mengambil/mengurangkan kelereng yang diketahui dari jumlah total.
  5. Tuliskan nilai suku pertama yang kalian temukan ke dalam tabel.

Pertanyaan:

1. Ada sekotak kelereng (...) ditambah 8 kelereng di luar kotak, sehingga jumlahnya menjadi 20 kelereng. Tuliskan kalimat matematikanya dalam bentuk ... + 8 = 20, lalu temukan nilai di dalam kotak tersebut!

2. Sebuah kantong berisi sejumlah kelereng (...). Setelah ditambahkan 15 kelereng lagi, jumlah seluruh kelereng menjadi 35 butir (... + 15 = 35). Temukan banyaknya kelereng mula-mula dalam kantong tersebut!

3. Lengkapilah baris pada tabel berikut untuk menemukan nilai suku pertama:
Baris A: ... + 14 = 40
Baris B: ... + 25 = 50

Ruang tabel jawaban

Format lembar jawaban:
1. Tulis kalimat matematika dan isi titik-titik: ... + 8 = 20, maka isi kotak = ___
2. Isi kantong mula-mula: ... + 15 = 35, maka isi kantong = ___
3. Tabel 3 kolom:
- Kolom 1 (Kalimat Matematika): ... + 14 = 40 | ... + 25 = 50
- Kolom 2 (Cara Menemukan): 40 - 14 | 50 - 25
- Kolom 3 (Nilai Suku Pertama): 26 | 25

Kegiatan 2: Tantangan Detektif Bilangan sampai 100

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja detektif bilangan
  • Pensil dan penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kerjakan tantangan ini secara berpasangan.
  2. Kalian bertindak sebagai detektif yang harus mengungkap bilangan suku pertama yang hilang pada penjumlahan puluhan hingga 100.
  3. Gunakan hubungan antara penjumlahan dan pengurangan (kebalikan/invers) untuk menemukan nilai yang belum diketahui.
  4. Tuliskan bilangan yang ditemukan pada titik-titik yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Temukan nilai suku pertama pada kalimat matematika: ... + 32 = 75!

2. Temukan nilai suku pertama pada kalimat matematika: ... + 48 = 90!

3. Temukan nilai suku pertama pada kalimat matematika: ... + 56 = 100!

4. Diskusikan bersama pasanganmu: Jika ... + 27 = 63, bagaimana langkah termudah kalian untuk menemukan nilai pada titik-titik tersebut? Tuliskan bilangan yang kalian dapatkan!

Tuliskan jawaban pada lembar berpetak dengan format:
1. ... + 32 = 75 -> Nilai = 43
2. ... + 48 = 90 -> Nilai = 42
3. ... + 56 = 100 -> Nilai = 44
4. Ruang uraian singkat hasil diskusi: Tuliskan cara menghitung (63 - 27) dan nilai akhirnya (36).

Kegiatan 3: Misi Mandiri: Pasangan Bilangan Misterius & Refleksi

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja mandiri
  • Penggaris dan alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kerjakan misi ini secara mandiri tanpa bantuan teman.
  2. Temukan nilai suku pertama yang tepat untuk setiap kalimat matematika penjumlahan yang diberikan.
  3. Pasangkan kalimat matematika di sebelah kiri dengan nilai suku pertama yang tepat di sebelah kanan.
  4. Setelah selesai, jawablah pertanyaan refleksi di akhir kegiatan.

Pertanyaan:

1. Pasangkan kalimat matematika berikut dengan nilai suku pertama yang tepat:
(A) ... + 19 = 45
(B) ... + 37 = 82
(C) ... + 41 = 98

Pilihan nilai suku pertama: [45, 57, 26]

2. Di sebuah rak buku terdapat sejumlah buku (...). Penjaga perpustakaan meletakkan 34 buku baru di rak tersebut, sehingga total buku menjadi 70 butir buku (... + 34 = 70). Temukan banyaknya buku mula-mula di rak tersebut!

1. Format penulisan pasangan garis/huruf:
- (A) ... + 19 = 45 -> Nilai suku pertama = 26
- (B) ... + 37 = 82 -> Nilai suku pertama = 45
- (C) ... + 41 = 98 -> Nilai suku pertama = 57
2. Kotak isian buku mula-mula: ... + 34 = 70 -> Nilai suku pertama = 36 buku.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari cara menemukan angka rahasia di awal penjumlahan yang paling mudah bagimu?

2. Jika kamu menemukan soal ... + 20 = 50, apa yang langsung terpikirkan di kepalamu untuk mencari titik-titik tersebut?

3. Apakah penggunaan benda konkret seperti kelereng membantumu memahami cara mencari nilai yang hilang?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.