LKPDPertemuan 4Bab 1Fase BSemester 1

LKPD Matematika Kelas 3: Menggunakan Nilai Tempat untuk Komposisi dan Dekomposisi Bilangan Cacah sampai 1.000

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 3 dengan topik "Menggunakan Nilai Tempat untuk Komposisi dan Dekomposisi Bilangan Cacah sampai 1.000". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 3: Menggunakan Nilai Tempat untuk Komposisi dan Dekomposisi Bilangan Cacah sampai 1.000

Matematika - Kelas 3

Bab 1 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Menggunakan Nilai Tempat untuk Komposisi dan Dekomposisi Bilangan Cacah sampai 1.000

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMenggunakan Nilai Tempat untuk Komposisi dan Dekomposisi Bilangan Cacah sampai 1.000
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat melakukan komposisi bilangan cacah sampai 1.000 berdasarkan nilai tempat ratusan, puluhan, dan satuan. (elemen: Bilangan)
  2. Murid dapat melakukan dekomposisi bilangan cacah sampai 1.000 ke dalam bentuk ratusan, puluhan, dan satuan. (elemen: Bilangan)

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan bersama teman sekelompok jika kegiatan meminta kerja kelompok.
  • Siapkan alat dan bahan yang diperlukan di setiap kegiatan.
  • Tanyakan pada guru jika ada bagian yang kurang jelas.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyusun Bilangan dengan Kartu Nilai Tempat

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu bilangan 3 set (masing-masing 10 kartu angka 0–9)
  • 3 wadah/kaleng untuk menampung kartu
  • Buku tulis dan alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan 3 kelompok kartu: satu kelompok untuk ratusan, satu untuk puluhan, satu untuk satuan. Masing-masing kelompok berisi angka 0–9.
  2. Tutup matamu, lalu ambil satu kartu dari setiap kelompok secara acak.
  3. Susun ketiga kartu tersebut menjadi bilangan 3 angka: kartu ratusan sebagai angka pertama, kartu puluhan sebagai angka kedua, kartu satuan sebagai angka ketiga.
  4. Tuliskan bilangan yang terbentuk pada tabel di bawah.
  5. Ulangi langkah 2–4 sebanyak 3 kali sehingga kamu mendapat 4 bilangan berbeda.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel berikut berdasarkan hasil ambilan kartu kalian.

Ruang tabel jawaban

2. Dari keempat bilangan yang kamu peroleh, manakah bilangan terbesar? Jelaskan caramu mengetahuinya.

3. Diskusikan dengan temanmu: apa yang terjadi jika kartu ratusan menunjukkan angka 0? Bilangan apakah yang terbentuk?

Tabel 4 baris dengan kolom: No., Kartu Ratusan, Kartu Puluhan, Kartu Satuan, Bilangan yang Terbentuk. Uraian ditulis pada kotak kosong di bawah tabel.

Kegiatan 2: Mengurai Bilangan ke Rumah Nilai Tempat

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Spidol warna atau pensil warna
  • Kertas HVS atau buku tugas

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar Rumah Nilai Tempat di bawah. Rumah itu memiliki tiga kamar: kamar Ratusan, kamar Puluhan, dan kamar Satuan.
  2. Guru akan memberikan 4 bilangan 3 angka secara acak.
  3. Untuk setiap bilangan, tuliskan angka ratusan di kamar Ratusan, angka puluhan di kamar Puluhan, dan angka satuan di kamar Satuan.
  4. Kemudian tuliskan bentuk komposisi/dekomposisinya seperti contoh: 352 = 300 + 50 + 2 atau 3 ratusan + 5 puluhan + 2 satuan.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel Rumah Nilai Tempat untuk bilangan 584.

Ruang tabel jawaban

2. Gambarlah sendiri Rumah Nilai Tempat untuk bilangan 720 dan isi dengan benar.

Ruang gambar

3. Manakah dari bilangan berikut yang memiliki nilai puluhan 0? 305, 460, 518, 209. Jelaskan jawabanmu.

Gambar Rumah Nilai Tempat (tiga kolom: Ratusan, Puluhan, Satuan). Tulis bentuk komposisi di bawah gambar. Uraian ditulis di kotak terpisah.

Kegiatan 3: Ayo Bermain: Tebak Bilanganku!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis dan alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bekerjalah berpasangan dengan teman sebangku.
  2. Pemain A: pikirkan sebuah bilangan 3 angka (rahasia), lalu tuliskan nilai tempatnya di buku secara terpisah (ratusan, puluhan, satuan).
  3. Pemain B: coba tebak bilangan tersebut dengan bertanya, misal 'Apakah angka ratusannya lebih dari 5?' atau 'Berapa angka satuannya?'. Pemain A hanya menjawab ya/tidak atau memberikan petunjuk nilai tempat.
  4. Setelah Pemain B berhasil menebak, giliran Pemain B yang menyusun bilangan dan Pemain A menebak.
  5. Lakukan 2 kali giliran setiap pemain, lalu catat hasilnya di tabel.

Pertanyaan:

1. Catat bilangan yang kamu tebak (dari pasanganmu) dan tuliskan dekomposisinya seperti contoh: 473 = 400 + 70 + 3.

2. Dari permainan tadi, strategi apa yang kamu gunakan untuk menebak bilangan dengan cepat? Tuliskan pendapatmu.

3. Buatlah satu bilangan 3 angkamu sendiri, lalu minta temanmu menguraikannya. Tuliskan jawaban temanmu di buku.

Tabel 4 baris (2 giliran untuk setiap pemain) dengan kolom: Giliran ke-, Pemain yang Menebak, Bilangan Hasil Tebakan, Bentuk Dekomposisi. Uraian ditulis di bawah tabel.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang nilai tempat?

2. Menurutmu, di mana dalam kehidupan sehari-hari kamu bisa melihat penggunaan nilai tempat seperti ratusan, puluhan, dan satuan?

3. Bagaimana perasaanmu saat bermain tebak bilangan tadi? Apakah ada kesulitan yang kamu alami?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.