LKPD Matematika Kelas 3: Pembagian Bilangan Cacah sampai 100
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 3 dengan topik "Pembagian Bilangan Cacah sampai 100". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 3: Pembagian Bilangan Cacah sampai 100
Matematika - Kelas 3
Bab 1 - Pertemuan 12
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 3 (Fase B) Topik: Pembagian Bilangan Cacah sampai 100 INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Ayo Berbagi! (Eksplorasi dengan Benda Konkret)Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Kamu punya 12 kelereng. Kelereng dibagikan sama rata ke 3 wadah. Berapa kelereng yang ada di setiap wadah? Tuliskan juga kalimat pembagiannya: 12 : 3 = ... 2. Sekarang coba dengan 20 kelereng dibagikan ke 4 wadah. Berapa isi setiap wadah? Tuliskan kalimat pembagiannya: 20 : 4 = ... 3. Setelah melakukan kegiatan berbagi tadi, apa menurutmu arti dari 'pembagian'? Ceritakan dengan kata-katamu sendiri! 4. Lengkapi tabel berikut berdasarkan kegiatan berbagi yang sudah kamu lakukan!
Tulis jawaban soal 1 dan 2 di garis isian yang tersedia. Untuk soal 3, tulis uraianmu dalam 2–3 kalimat. Untuk soal 4, lengkapi tabel 4 kolom: Jumlah Benda, Jumlah Wadah, Isi Setiap Wadah, Kalimat Pembagian. Kegiatan 2: Melompat Mundur! (Pembagian sebagai Pengurangan Berulang)Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Gambarlah lompatan mundur di garis bilangan untuk 15 : 3. Mulai dari 15, lompat mundur 3 setiap kali sampai mencapai 0. Ruang gambar 2. Sekarang coba 16 : 4. Gambarlah di garis bilangan dan tuliskan pengurangan berulangnya! Ruang gambar 3. Dari kegiatan melompat mundur tadi, mengapa pembagian disebut juga 'pengurangan berulang'? Jelaskan pendapatmu! 4. Diskusikan bersama temanmu: apakah 18 : 6 sama hasilnya dengan 18 – 6 – 6 – 6 = 0? Jelaskan mengapa ya atau tidak! Untuk soal 1 dan 2: gambarlah garis bilangan dan tandai lompatan mundur dengan panah, lalu tulis pengurangan berulang di bawahnya. Untuk soal 3 dan 4: tulis penjelasan dalam 2–3 kalimat di ruang uraian yang tersedia. Kegiatan 3: Kebalikan Perkalian! (Hubungan Pembagian dan Perkalian)Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Perhatikan pasangan perkalian dan pembagian berikut. Lengkapi bagian yang kosong!
2. Siti memiliki 36 buah apel. Ia meletakkan apel-apel itu ke dalam beberapa keranjang, masing-masing keranjang berisi 9 apel. Berapa keranjang yang dibutuhkan Siti? Tulis kalimat pembagiannya dan jelaskan hubungannya dengan perkalian! 3. Pak Budi mempunyai 48 buku. Buku-buku itu dibagikan kepada beberapa anak dengan masing-masing anak mendapat 6 buku. Berapa anak yang mendapat buku? Gambarkan situasinya dengan sketsa sederhana (boleh pakai lingkaran mewakili anak dan titik mewakili buku), lalu tulis kalimat pembagiannya! Ruang gambar 4. Diskusikan bersama teman sebangkumu: mengapa kita bilang pembagian adalah 'kebalikan perkalian'? Berikan 1 contoh kalimat perkalian dan 2 kalimat pembagian yang berasal dari perkalian tersebut! Untuk soal 1: lengkapi tabel 3 kolom yang tersedia. Untuk soal 2 dan 4: tulis uraian 2–3 kalimat di ruang yang disediakan. Untuk soal 3: buat sketsa di kotak gambar (ukuran sekitar setengah halaman), lalu tulis kalimat pembagian di bawah gambar. REFLEKSI1. Kegiatan mana yang paling kamu sukai hari ini — berbagi benda, melompat mundur di garis bilangan, atau mencari pasangan perkalian dan pembagian? Mengapa? 2. Dalam kehidupan sehari-hari, kapan kamu pernah melakukan 'pembagian' seperti yang kamu pelajari hari ini? Ceritakan satu contohnya! 3. Apakah sekarang kamu sudah lebih paham bahwa pembagian adalah pengurangan berulang dan kebalikan perkalian? Bagian mana yang masih terasa sulit bagimu? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.