LKPDPertemuan 12Bab 1Fase BSemester 1

LKPD Matematika Kelas 3: Mengurutkan Tiga sampai Lima Bilangan Cacah sampai 1.000 dari Terbesar ke Terkecil

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Matematika kelas 3 dengan topik "Mengurutkan Tiga sampai Lima Bilangan Cacah sampai 1.000 dari Terbesar ke Terkecil".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 3: Mengurutkan Tiga sampai Lima Bilangan Cacah sampai 1.000 dari Terbesar ke Terkecil

Matematika - Kelas 3

Bab 1 Pertemuan 12

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Mengurutkan Tiga sampai Lima Bilangan Cacah sampai 1.000 dari Terbesar ke Terkecil

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMengurutkan Tiga sampai Lima Bilangan Cacah sampai 1.000 dari Terbesar ke Terkecil
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengurutkan bilangan cacah sampai 1.000

PETUNJUK UMUM

  • Tuliskan nama anggota kelompok dan nomor presensi pada kolom identitas lembar kerja.
  • Siapkan alat tulis serta kotak kartu angka ratusan, puluhan, dan satuan yang disediakan guru.
  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengurutkan bilangan.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan periksa kembali urutan bilangan dari nilai tempat terbesar sebelum mengumpulkan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas 1: Mengambil Kartu dan Mengurutkan Bilangan Kelompok

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • 3 kotak wadah berlabel (Ratusan, Puluhan, Satuan)
  • Kartu angka 0-9
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah bersama kelompokmu (terdiri dari 3-4 anak).
  2. Siapkan 3 wadah kartu angka yang berlabel: Kotak Ratusan, Kotak Puluhan, dan Kotak Satuan.
  3. Setiap anggota kelompok bergiliran mengambil 1 kartu dari Kotak Ratusan, 1 kartu dari Kotak Puluhan, dan 1 kartu dari Kotak Satuan untuk membentuk satu bilangan tiga angka.
  4. Tuliskan bilangan yang diperoleh setiap anggota ke dalam baris tabel yang disediakan.
  5. Diskusikan bersama kelompok untuk mengurutkan seluruh bilangan yang terkumpul dari yang nilainya paling besar ke yang paling kecil.
  6. Gunakan aturan nilai tempat: periksa angka ratusan terlebih dahulu; jika ratusan sama, periksa puluhan; jika puluhan sama, periksa satuan.

Pertanyaan:

1. Catatlah bilangan yang diperoleh oleh 4 anggota kelompokmu pada tabel nilai tempat berikut: Anggota 1 (mengambil kartu 7, 5, 2), Anggota 2 (mengambil kartu 8, 4, 0), Anggota 3 (mengambil kartu 7, 8, 5), dan Anggota 4 (mengambil kartu 8, 1, 9). Kemudian tuliskan lambang bilangannya!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan keempat bilangan yang diperoleh pada tabel nomor 1 (752, 840, 785, 819), diskusikan dan tuliskan urutan bilangan tersebut dari yang terbesar ke yang terkecil!

Tabel 4 baris 5 kolom (Kolom: Anggota, Ratusan, Puluhan, Satuan, Lambang Bilangan) dan 1 baris titik-titik urutan bilangan: _____ , _____ , _____ , _____

Kegiatan 2: Aktivitas 2: Mengurutkan Bilangan Hasil Pengamatan Kontekstual

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar soal LKPD
  • Pensil dan penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah data bilangan cacah pada setiap butir soal secara mandiri.
  2. Bandingkan nilai tempat ratusan, puluhan, dan satuan pada tiap bilangan yang tertera.
  3. Tuliskan urutan bilangan-bilangan tersebut mulai dari bilangan yang bernilai paling besar hingga paling kecil pada garis/kotak yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Panitia perlombaan mencatat jarak lari tiga siswa dalam meter: Galih menempuh 625 m, Alen menempuh 680 m, dan Wayan menempuh 650 m. Urutkan ketiga bilangan jarak tersebut dari yang terbesar ke terkecil!

2. Koperasi sekolah mencatat persediaan perlengkapan: Buku Tulis = 485 buah, Pensil = 512 buah, Penghapus = 390 buah, Penggaris = 575 buah. Urutkan keempat bilangan persediaan barang tersebut dari yang terbesar ke terkecil!

3. Diberikan lima bilangan cacah berikut: 934, 915, 982, 908, 950. Tuliskan urutan kelima bilangan tersebut mulai dari yang nilainya paling besar hingga paling kecil!

Garis berpetak tempat menuliskan lambang bilangan: Soal 1 (3 petak urutan), Soal 2 (4 petak urutan), Soal 3 (5 petak urutan).

Kegiatan 3: Aktivitas 3: Tantangan Kartu Gerbong Kereta Bilangan

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar gambar bagan gerbong kereta
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan lima kartu bilangan pada gerbong kereta yang masih tersusun acak.
  2. Bandingkan nilai tempat setiap bilangan secara berurutan: ratusan, puluhan, lalu satuan.
  3. Pasangkan dan tuliskan bilangan tersebut ke dalam gerbong nomor urut 1 sampai 5 (Gerbong 1 untuk bilangan terbesar, sampai Gerbong 5 untuk bilangan terkecil).
  4. Setelah selesai, kerjakan bagian refleksi dan dengarkan penguatan dari guru.

Pertanyaan:

1. Terdapat lima kartu bilangan acak: [415], [890], [275], [865], [630]. Tuliskan bilangan-bilangan tersebut ke dalam gerbong kereta di bawah ini dari yang terbesar ke terkecil:
Gerbong 1 (Paling Besar) : ....
Gerbong 2 : ....
Gerbong 3 : ....
Gerbong 4 : ....
Gerbong 5 (Paling Kecil) : ....

Ruang gambar

2. Perhatikan kumpulan bilangan berikut: [742], [709], [780], [745], [718]. Urutkan kelima bilangan yang memiliki angka ratusan sama tersebut dari yang terbesar ke terkecil!

Bagan 5 gerbong kereta berurutan bernomor 1 sampai 5 serta 1 baris isian urutan lima bilangan bertanda koma.

REFLEKSI

1. Saat mengurutkan bilangan cacah dari terbesar ke terkecil, nilai tempat manakah yang pertama kali kamu periksa?

2. Apa yang kamu lakukan jika menemukan dua bilangan yang angka ratusannya bernilai sama?

3. Apakah kamu merasa lebih mudah mengurutkan bilangan setelah menyusun angka berdasarkan ratusan, puluhan, dan satuannya? Mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.