LKPD Matematika Kelas 11: Memodelkan Situasi Bertahap Perhitungan Biaya Menggunakan Komposisi Fungsi Linear
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Matematika kelas 11 dengan topik "Memodelkan Situasi Bertahap Perhitungan Biaya Menggunakan Komposisi Fungsi Linear".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 11: Memodelkan Situasi Bertahap Perhitungan Biaya Menggunakan Komposisi Fungsi Linear
Matematika - Kelas 11
Bab 1 Pertemuan 4
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 11 (Fase F) Topik: Memodelkan Situasi Bertahap Perhitungan Biaya Menggunakan Komposisi Fungsi Linear INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Eksplorasi Tahapan Biaya Pengiriman Barang (Mesin Fungsi)Estimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Sebuah toko online menerapkan aturan perhitungan harga bertingkat untuk layanan cetak kaos: Tahap 1, biaya sablon per kaos adalah f(x) = 25.000x + 10.000 (dengan x adalah jumlah kaos). Tahap 2, pengelola mengenakan biaya administrasi dan pengemasan g(y) = y + 5.000 (dengan y adalah total biaya dari Tahap 1). Tuliskan model fungsi komposisi (g ∘ f)(x) yang memodelkan total biaya akhir pencetakan kaos secara langsung dalam variabel x! 2. Berdasarkan model fungsi komposisi pada nomor 1, hitunglah total biaya yang harus dibayar jika pelanggan mencetak sebanyak 12 kaos! Format pengerjaan: Tuliskan fungsi f(x), lalu substitusikan f(x) ke dalam g(y) sehingga terbentuk persamaan (g ∘ f)(x). Tuliskan langkah substitusi nilai x = 12 secara runtut. Kegiatan 2: Investigasi Diskon Bertingkat Belanja OnlineEstimasi: 45 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Jika x menyatakan harga label pakaian (dalam rupiah), susunlah fungsi f(x) yang menyatakan harga setelah diskon 20%, dan fungsi g(y) yang menyatakan harga setelah potongan kupon Rp15.000,00! 2. Modelkan situasi di atas menggunakan fungsi komposisi (g ∘ f)(x) yang menyatakan harga akhir yang harus dibayar pembeli jika diskon 20% diberlakukan terlebih dahulu sebelum kupon! 3. Jika urutan promosi dibalik oleh sistem toko menjadi kupon Rp15.000,00 digunakan terlebih dahulu kemudian sisa harganya dipotong diskon 20%, modelkan fungsi komposisi (f ∘ g)(x)! Bandingkan apakah (g ∘ f)(x) = (f ∘ g)(x)? Format pengerjaan: Gunakan format baris aljabar terstruktur untuk menjabarkan pembentukan f(x), g(y), (g ∘ f)(x), dan (f ∘ g)(x), serta berikan kesimpulan tertulis mengenai perbandingan kedua model fungsi tersebut. Kegiatan 3: Pemodelan Rantai Produksi dan Distribusi Produk KulinerEstimasi: 55 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Susunlah model fungsi komposisi (D ∘ B)(x) yang menyatakan fungsi total biaya produksi dan distribusi UMKM tersebut secara langsung dari x kilogram bahan pisang! 2. Lengkapi tabel pemodelan biaya total produksi untuk berbagai kuantitas bahan baku pisang berikut menggunakan fungsi model (D ∘ B)(x) yang telah kalian temukan:
Ruang tabel jawaban 3. Diskusikan dalam kelompok: Jika UMKM ingin menyederhanakan perhitungan harian mereka tanpa menghitung biaya tahap 1 dan tahap 2 secara terpisah, mengapa rumus komposisi (D ∘ B)(x) lebih efisien digunakan sebagai model matematis biaya operasional? Format pengerjaan: REFLEKSI1. Bagian mana dari langkah pemodelan situasi bertahap ke dalam bentuk aljabar komposisi fungsi yang paling menantang bagi kelompokmu? 2. Bagaimana pemahaman tentang urutan komposisi fungsi (g ∘ f)(x) versus (f ∘ g)(x) dapat membantumu bersikap lebih teliti dan kritis saat menghadapi penawaran promo belanja bertingkat di kehidupan nyata? 3. Apakah kamu sudah dapat membedakan variabel input asal, variabel antara, dan hasil akhir pada proses pemodelan fungsi majemuk? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.