LKPD Matematika Kelas 10: Diagram Pencar dan Hubungan Dua Variabel Numerik
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 10 dengan topik "Diagram Pencar dan Hubungan Dua Variabel Numerik". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 10: Diagram Pencar dan Hubungan Dua Variabel Numerik
Matematika - Kelas 10
Bab 6 - Pertemuan 7
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 10 (Fase E) Topik: Diagram Pencar dan Hubungan Dua Variabel Numerik INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Investigasi: Membuat Diagram Pencar dari Data NyataEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berikut data jam belajar dan nilai ujian:
Tentukan: mana variabel bebas dan mana variabel terikat? Jelaskan alasanmu. 2. Buatlah diagram pencar dari data di atas pada bidang koordinat berikut. Gunakan skala yang tepat, beri label kedua sumbu, dan beri judul diagrammu. Ruang gambar 3. Berdasarkan diagram pencar yang kamu buat, pola hubungan apa yang terlihat antara jam belajar dan nilai ujian? Jelaskan dengan kalimatmu sendiri mengapa kamu menyimpulkan demikian. Jawaban nomor 1 ditulis di kotak uraian. Nomor 2 dikerjakan pada bidang koordinat Kartesius berukuran 12x10 cm yang disediakan. Nomor 3 ditulis dalam 2-3 kalimat di kotak uraian. Kegiatan 2: Eksplorasi Pola: Mengenali Jenis Korelasi dari Berbagai Diagram PencarEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Data Set A — Suhu harian (°C) vs penjualan es krim (porsi): Data Set B — Usia mobil (tahun) vs harga jual (juta Rp): Data Set C — Nomor sepatu vs nilai IPA: Buatlah sketsa diagram pencar untuk masing-masing data set pada kotak yang disediakan. Ruang gambar 2. Lengkapi tabel rangkuman berikut:
3. Diskusikan: Pada Data Set A, apakah bisa kita simpulkan bahwa suhu tinggi MENYEBABKAN penjualan es krim naik? Atau adakah faktor lain? Tuliskan hasil diskusimu. Nomor 1: sketsa diagram pada 3 kotak koordinat kecil (masing-masing 6x6 cm). Nomor 2: isi tabel 5 kolom yang disediakan. Nomor 3: tulis hasil diskusi dalam 3-4 kalimat. Kegiatan 3: Analisis Kritis: Mengevaluasi Laporan Statistika di MediaEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Kutipan berita: 'Penelitian menunjukkan siswa yang menghabiskan lebih banyak waktu di media sosial mendapat nilai lebih rendah. Data 50 siswa menunjukkan korelasi negatif yang sangat kuat. Kesimpulan: Media sosial MENYEBABKAN nilai siswa turun. Orang tua harus segera melarang anak menggunakan media sosial.' Diagram pencar yang ditampilkan hanya menunjukkan 8 titik data (bukan 50), sumbu-y tidak diberi label, dan skala sumbu-x dimulai dari 5 jam (bukan 0). Identifikasi minimal 3 kelemahan penyajian data dalam berita tersebut. 2. Apakah kesimpulan 'Media sosial MENYEBABKAN nilai turun' sudah tepat berdasarkan diagram pencar saja? Jelaskan perbedaan antara korelasi dan kausalitas dalam konteks ini. 3. Tuliskan 3 rekomendasi perbaikan agar penyajian data dalam berita tersebut menjadi lebih akurat dan tidak menyesatkan pembaca. Semua jawaban ditulis dalam bentuk uraian pada kotak jawaban masing-masing (5-6 baris per pertanyaan). Gunakan poin-poin bernomor untuk memudahkan pembacaan. REFLEKSI1. Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang cara membaca hubungan antara dua variabel dari sebuah diagram pencar? 2. Pernahkah kamu menemukan berita atau postingan di media sosial yang menyajikan data/grafik untuk mendukung klaim tertentu? Setelah belajar hari ini, apa yang akan kamu perhatikan saat melihat data semacam itu? 3. Menurut kamu, mengapa penting untuk membedakan antara korelasi dan kausalitas dalam kehidupan sehari-hari? Berikan satu contoh situasi nyata. |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.