LKPDPertemuan 7Bab 6Fase ESemester 2

LKPD Matematika Kelas 10: Diagram Pencar dan Hubungan Dua Variabel Numerik

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 10 dengan topik "Diagram Pencar dan Hubungan Dua Variabel Numerik". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 10: Diagram Pencar dan Hubungan Dua Variabel Numerik

Matematika - Kelas 10

Bab 6 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Diagram Pencar dan Hubungan Dua Variabel Numerik

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikDiagram Pencar dan Hubungan Dua Variabel Numerik
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membuat diagram pencar untuk merepresentasikan hubungan antara dua variabel numerik, termasuk variabel bebas berupa waktu.
  2. Murid dapat menjelaskan pola hubungan (positif, negatif, atau tidak ada hubungan) antara dua variabel berdasarkan diagram pencar yang dibuat.
  3. Murid dapat mengevaluasi laporan statistika di media berdasarkan kesesuaian tampilan, statistika, dan representasi data yang digunakan.

PETUNJUK UMUM

  • Kerjakan LKPD ini secara berpasangan (2 orang) kecuali ditentukan lain oleh guru.
  • Siapkan alat tulis, penggaris, dan kertas grafik/milimeter blok (atau gunakan bidang koordinat yang tersedia).
  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Diskusikan jawaban dengan pasanganmu sebelum menuliskan kesimpulan.
  • Boleh menggunakan kalkulator untuk perhitungan jika diperlukan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Investigasi: Membuat Diagram Pencar dari Data Nyata

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris
  • Pensil dan penghapus
  • Kertas grafik atau bidang koordinat yang disediakan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan data berikut yang menunjukkan hubungan antara jam belajar per minggu dan nilai ujian matematika 12 siswa kelas X.
  2. Tentukan variabel bebas (sumbu-x) dan variabel terikat (sumbu-y).
  3. Buat diagram pencar pada bidang koordinat yang disediakan: beri label sumbu, skala yang sesuai, dan judul diagram.
  4. Plot semua 12 pasangan data sebagai titik pada diagram.
  5. Amati pola sebaran titik-titik yang terbentuk.

Pertanyaan:

1. Berikut data jam belajar dan nilai ujian:

SiswaJam Belajar/MingguNilai Ujian
A245
B562
C350
D878
E670
F140
G775
H458
I985
J1090
K352
L665

Tentukan: mana variabel bebas dan mana variabel terikat? Jelaskan alasanmu.

2. Buatlah diagram pencar dari data di atas pada bidang koordinat berikut. Gunakan skala yang tepat, beri label kedua sumbu, dan beri judul diagrammu.

Ruang gambar

3. Berdasarkan diagram pencar yang kamu buat, pola hubungan apa yang terlihat antara jam belajar dan nilai ujian? Jelaskan dengan kalimatmu sendiri mengapa kamu menyimpulkan demikian.

Jawaban nomor 1 ditulis di kotak uraian. Nomor 2 dikerjakan pada bidang koordinat Kartesius berukuran 12x10 cm yang disediakan. Nomor 3 ditulis dalam 2-3 kalimat di kotak uraian.

Kegiatan 2: Eksplorasi Pola: Mengenali Jenis Korelasi dari Berbagai Diagram Pencar

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris
  • Pensil warna (opsional, untuk membedakan tiap data set)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan tiga set data berikut yang masing-masing menunjukkan hubungan antara dua variabel berbeda.
  2. Untuk setiap set data, buat diagram pencar sederhana (boleh sketsa cepat) pada kotak yang disediakan.
  3. Identifikasi jenis korelasi (positif, negatif, atau tidak ada korelasi) pada setiap diagram.
  4. Diskusikan dengan pasanganmu: mengapa masing-masing data menunjukkan pola yang berbeda?
  5. Isi tabel rangkuman di akhir kegiatan.

Pertanyaan:

1. Data Set A — Suhu harian (°C) vs penjualan es krim (porsi):
(20, 30), (22, 35), (25, 50), (28, 60), (30, 70), (33, 85), (35, 95)

Data Set B — Usia mobil (tahun) vs harga jual (juta Rp):
(1, 180), (2, 155), (3, 130), (4, 110), (5, 90), (7, 60), (10, 35)

Data Set C — Nomor sepatu vs nilai IPA:
(38, 75), (40, 60), (42, 85), (39, 70), (41, 55), (43, 80), (37, 90)

Buatlah sketsa diagram pencar untuk masing-masing data set pada kotak yang disediakan.

Ruang gambar

2. Lengkapi tabel rangkuman berikut:

Data SetVariabel xVariabel yJenis KorelasiAlasan
A............
B............
C............

3. Diskusikan: Pada Data Set A, apakah bisa kita simpulkan bahwa suhu tinggi MENYEBABKAN penjualan es krim naik? Atau adakah faktor lain? Tuliskan hasil diskusimu.

Nomor 1: sketsa diagram pada 3 kotak koordinat kecil (masing-masing 6x6 cm). Nomor 2: isi tabel 5 kolom yang disediakan. Nomor 3: tulis hasil diskusi dalam 3-4 kalimat.

Kegiatan 3: Analisis Kritis: Mengevaluasi Laporan Statistika di Media

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kutipan berita (sudah tersedia dalam LKPD)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca kutipan berita berikut yang menyajikan data dan diagram pencar.
  2. Evaluasi apakah tampilan data, interpretasi, dan kesimpulan dalam berita tersebut sudah tepat.
  3. Identifikasi kelemahan atau kesalahan penyajian data jika ada.
  4. Tuliskan rekomendasimu untuk memperbaiki penyajian data tersebut.
  5. Kerjakan secara individu terlebih dahulu, lalu diskusikan dengan pasanganmu.

Pertanyaan:

1. Kutipan berita: 'Penelitian menunjukkan siswa yang menghabiskan lebih banyak waktu di media sosial mendapat nilai lebih rendah. Data 50 siswa menunjukkan korelasi negatif yang sangat kuat. Kesimpulan: Media sosial MENYEBABKAN nilai siswa turun. Orang tua harus segera melarang anak menggunakan media sosial.'

Diagram pencar yang ditampilkan hanya menunjukkan 8 titik data (bukan 50), sumbu-y tidak diberi label, dan skala sumbu-x dimulai dari 5 jam (bukan 0).

Identifikasi minimal 3 kelemahan penyajian data dalam berita tersebut.

2. Apakah kesimpulan 'Media sosial MENYEBABKAN nilai turun' sudah tepat berdasarkan diagram pencar saja? Jelaskan perbedaan antara korelasi dan kausalitas dalam konteks ini.

3. Tuliskan 3 rekomendasi perbaikan agar penyajian data dalam berita tersebut menjadi lebih akurat dan tidak menyesatkan pembaca.

Semua jawaban ditulis dalam bentuk uraian pada kotak jawaban masing-masing (5-6 baris per pertanyaan). Gunakan poin-poin bernomor untuk memudahkan pembacaan.

REFLEKSI

1. Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang cara membaca hubungan antara dua variabel dari sebuah diagram pencar?

2. Pernahkah kamu menemukan berita atau postingan di media sosial yang menyajikan data/grafik untuk mendukung klaim tertentu? Setelah belajar hari ini, apa yang akan kamu perhatikan saat melihat data semacam itu?

3. Menurut kamu, mengapa penting untuk membedakan antara korelasi dan kausalitas dalam kehidupan sehari-hari? Berikan satu contoh situasi nyata.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.