LKPD Matematika Kelas 10: Diagram Box Plot: Membuat dan Menginterpretasi
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 10 dengan topik "Diagram Box Plot: Membuat dan Menginterpretasi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 10: Diagram Box Plot: Membuat dan Menginterpretasi
Matematika - Kelas 10
Bab 6 - Pertemuan 5
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 10 (Fase E) Topik: Diagram Box Plot: Membuat dan Menginterpretasi INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Eksplorasi: Membaca dan Memahami Box PlotEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Identifikasi dan tuliskan lima nilai penting yang ditampilkan dalam diagram box plot di atas. Ruang tabel jawaban 2. Hitunglah nilai IQR (Interquartile Range) dari data tersebut. Tuliskan rumus dan langkah perhitunganmu. 3. Berapa persen siswa yang memperoleh nilai di atas 80? Jelaskan alasanmu berdasarkan konsep kuartil. 4. Menurutmu, apakah sebaran nilai ujian ini cenderung merata atau tidak? Jelaskan dengan mengamati panjang whisker (kumis) dan box pada diagram. Gunakan tabel untuk soal 1 dengan kolom: Komponen | Nilai. Untuk soal 2-4, tulis jawaban lengkap dengan penjelasan di ruang yang disediakan (minimal 3-4 kalimat per soal). Kegiatan 2: Praktik: Membuat Diagram Box PlotEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Urutkan data (jika belum terurut) dan tentukan nilai minimum dan maksimum. 2. Hitunglah posisi dan nilai Q2 (median) dari data tersebut. Tunjukkan cara menghitungnya. 3. Bagilah data menjadi dua bagian berdasarkan median, lalu hitunglah Q1 (median bagian bawah) dan Q3 (median bagian atas). 4. Gambarlah diagram box plot lengkap dengan skala yang sesuai pada sumbu horizontal. Beri label untuk setiap komponen (Min, Q1, Q2, Q3, Maks). Ruang gambar 5. Hitunglah IQR dan tentukan apakah ada data pencilan (outlier) dalam kumpulan data ini. Gunakan kriteria: outlier < Q1 - 1,5×IQR atau outlier > Q3 + 1,5×IQR Tulis perhitungan lengkap untuk soal 1-3 dan 5. Untuk soal 4, gambar diagram box plot pada kertas grafik atau ruang yang disediakan dengan skala yang jelas (misal: 1 cm = 5 menit). Pastikan diagram rapi dan mudah dibaca. Kegiatan 3: Analisis: Membandingkan Dua Kelompok DataEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buatlah sketsa kedua diagram box plot pada satu sumbu horizontal yang sama untuk memudahkan perbandingan. Ruang gambar 2. Bandingkan median kedua kelompok. Apa yang dapat kamu simpulkan tentang waktu penggunaan media sosial antara kedua kelompok? 3. Hitunglah IQR untuk masing-masing kelompok. Kelompok mana yang memiliki sebaran data lebih besar? Apa artinya dalam konteks penelitian ini? 4. Berdasarkan range (selisih maksimum dan minimum), kelompok mana yang memiliki rentang data lebih lebar? Bagaimana kamu menginterpretasikan temuan ini? 5. Diskusikan dengan kelompokmu: Apa hipotesis atau penjelasan yang mungkin untuk perbedaan pola penggunaan media sosial antara kedua kelompok ini? Tuliskan minimal 2 kemungkinan penyebab. Untuk soal 1, gambar kedua box plot pada sumbu yang sama. Untuk soal 2-4, tulis analisis lengkap dengan perhitungan dan interpretasi (minimal 4-5 kalimat). Untuk soal 5, diskusikan dalam kelompok dan tulis hasil diskusi dengan argumen yang logis. REFLEKSI1. Bagaimana diagram box plot membantumu memahami sebaran data dengan lebih cepat dibanding hanya melihat daftar angka? 2. Dalam kehidupan sehari-hari atau bidang yang kamu minati (olahraga, ekonomi, kesehatan, dll), di mana kira-kira box plot bisa digunakan untuk membandingkan data? 3. Apa tantangan terbesar yang kamu hadapi saat membuat box plot hari ini, dan bagaimana kamu mengatasinya? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.