LKPD Matematika Kelas 10: Aplikasi Barisan dan Deret: Bunga Tunggal dan Bunga Majemuk
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 10 dengan topik "Aplikasi Barisan dan Deret: Bunga Tunggal dan Bunga Majemuk". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 10: Aplikasi Barisan dan Deret: Bunga Tunggal dan Bunga Majemuk
Matematika - Kelas 10
Bab 2 - Pertemuan 5
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 10 (Fase E) Topik: Aplikasi Barisan dan Deret: Bunga Tunggal dan Bunga Majemuk INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Uang Menabung, Siapa Untung? — Mengenal Bunga TunggalEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Rara menabung Rp4.000.000,00 di bank dengan bunga tunggal 5% per tahun. Bunga dihitung dari pokok awal dan dibayarkan ke rekening terpisah setiap tahun (tidak ditambahkan ke pokok). Lengkapi tabel berikut:
2. Perhatikan kolom 'Total Tabungan' pada tabel di atas. Apakah bilangan-bilangan tersebut membentuk barisan aritmetika atau geometri? Jelaskan alasanmu dengan menyebutkan nilai beda atau rasionya. 3. Dari pola yang kamu temukan, tuliskan rumus umum total tabungan Rara setelah n tahun (gunakan simbol M₀ untuk modal awal, r untuk suku bunga per tahun, dan n untuk jumlah tahun). Kemudian gunakan rumusmu untuk menghitung total tabungan Rara setelah 10 tahun. 4. Seorang teman berpendapat: 'Bunga tunggal menguntungkan karena kita mendapat bunga setiap tahun.' Menurutmu, apakah pendapat ini sepenuhnya benar? Apa kelebihan dan keterbatasan bunga tunggal bagi penabung? Diskusikan dengan kelompokmu. Isi tabel 5 kolom yang sudah disediakan, lalu tulis uraian jawaban pertanyaan 2–4 di bawah tabel masing-masing minimal 3 kalimat. Kegiatan 2: Uang Berbunga Bunga — Menjelajahi Bunga MajemukEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Rara memiliki pilihan kedua: menyimpan Rp4.000.000,00 dengan bunga majemuk 5% per tahun, artinya bunga setiap tahun ditambahkan ke pokok dan ikut berbunga di tahun berikutnya. Lengkapi tabel berikut:
2. Perhatikan kolom 'Total Tabungan Akhir Tahun'. Hitung rasio antara suku berurutan (tahun 2 ÷ tahun 1, tahun 3 ÷ tahun 2, dst). Apa yang kamu temukan? Apakah barisan ini aritmetika atau geometri? 3. Gunakan pola barisan geometri yang kamu temukan untuk menurunkan rumus umum total tabungan bunga majemuk setelah n tahun. Gunakan simbol M₀ untuk modal awal dan i untuk suku bunga per tahun. Kemudian hitung total tabungan Rara setelah 10 tahun dengan bunga majemuk. 4. Gambarlah grafik perbandingan pertumbuhan uang Rara untuk kedua skema (bunga tunggal vs bunga majemuk) dari tahun 0 sampai tahun 10 pada bidang koordinat di bawah ini. Gunakan warna atau simbol berbeda untuk masing-masing garis. Beri label sumbu dan judul grafik. [Kotak grafik: sumbu-x = Tahun (0–10), sumbu-y = Total Tabungan (Rp)] Ruang gambar 5. Berdasarkan grafik yang kamu buat, pada rentang tahun berapakah perbedaan hasil kedua skema mulai tampak signifikan? Apa implikasinya bagi seseorang yang menabung untuk jangka panjang? Isi tabel 4 kolom yang tersedia. Untuk pertanyaan uraian, tulis di bawah tabel masing-masing. Untuk pertanyaan grafik, gunakan kotak bidang koordinat yang telah disediakan (ukuran minimal 10×8 cm) dan beri keterangan lengkap. Kegiatan 3: Detektif Keuangan — Selesaikan Masalah Nyata!Estimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Pak Budi meminjam uang di koperasi sebesar Rp6.000.000,00 dengan bunga tunggal 8% per tahun. Ia berencana melunasi pinjamannya setelah 3 tahun. Berapa total uang yang harus dibayar Pak Budi saat pelunasan? Hubungkan jawabanmu dengan konsep deret aritmetika. 2. Bu Sari menginvestasikan Rp15.000.000,00 di reksa dana dengan imbal hasil bunga majemuk 6% per tahun. Ia ingin mengetahui kapan uangnya pertama kali melebihi Rp20.000.000,00. Dengan menggunakan rumus barisan geometri, tentukan pada tahun keberapa uang Bu Sari melampaui Rp20.000.000,00. (Petunjuk: kamu boleh menggunakan metode coba-substitusi jika belum mempelajari logaritma.) 3. Dua sahabat, Dian dan Eko, masing-masing mendepositokan Rp10.000.000,00 selama 5 tahun. Dian memilih bank A dengan bunga tunggal 7% per tahun, sedangkan Eko memilih bank B dengan bunga majemuk 6% per tahun. Siapakah yang memiliki lebih banyak uang setelah 5 tahun? Berapa selisihnya? Tuliskan analisismu. 4. Berdasarkan soal nomor 3, jika periode investasi diperpanjang menjadi 20 tahun (dengan asumsi bunga sama), tanpa menghitung secara detail, prediksikan: menurutmu siapa yang akan lebih unggul pada tahun ke-20? Jelaskan alasan matematismu menggunakan sifat barisan aritmetika vs geometri. Untuk setiap soal, tulis penyelesaian terstruktur: (a) Jenis bunga, (b) Diketahui & Ditanya, (c) Rumus, (d) Langkah-langkah, (e) Jawaban akhir. Gunakan format ini agar penyelesaianmu runtut dan mudah diperiksa. REFLEKSI1. Sebelum pelajaran ini, bagaimana kamu biasanya berpikir tentang menabung atau berinvestasi? Apakah ada konsep barisan dan deret yang tanpa sadar sudah kamu gunakan dalam kehidupan sehari-hari? 2. Dari dua jenis bunga yang kamu pelajari hari ini, mana yang lebih menarik bagimu sebagai calon penabung masa depan? Jelaskan alasanmu menggunakan argumen matematis yang sudah kamu pelajari. 3. Konsep apa dari kegiatan hari ini yang paling menantang untukmu? Apa langkah konkret yang akan kamu lakukan untuk lebih memahaminya? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.