LKPD Matematika Kelas 10: Deret Geometri dan Deret Geometri Tak Hingga
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 10 dengan topik "Deret Geometri dan Deret Geometri Tak Hingga". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 10: Deret Geometri dan Deret Geometri Tak Hingga
Matematika - Kelas 10
Bab 2 - Pertemuan 4
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 10 (Fase E) Topik: Deret Geometri dan Deret Geometri Tak Hingga INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Memotong Kertas: Menemukan Deret Geometri Tak HinggaEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Jika luas kertas utuh adalah 1 satuan, berapa luas potongan pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya? Tuliskan dalam bentuk pecahan. Ruang tabel jawaban 2. Tuliskan luas semua potongan dalam bentuk penjumlahan (deret). Apakah ini membentuk deret geometri? Tentukan suku pertama (a) dan rasio (r). 3. Jika kamu terus memotong kertas tanpa henti (tak hingga kali), menurut pendapatmu, berapa total luas semua potongan? Apakah mungkin melebihi luas kertas utuh? Jelaskan alasanmu. 4. Berdasarkan pengamatanmu, apakah nilai |r| pada deret ini lebih besar atau lebih kecil dari 1? Apa hubungannya dengan kenyataan bahwa jumlah potongan mendekati nilai tertentu? Buatlah tabel dengan 2 kolom (Potongan ke-n, Luas) untuk pertanyaan 1. Untuk pertanyaan 2-4, tulis jawaban dalam bentuk paragraf yang menjelaskan alasan dan perhitunganmu. Kegiatan 2: Investigasi: Deret Geometri dalam Wabah dan InvestasiEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Situasi A - Penyebaran Virus: Pada hari pertama ada 5 orang terinfeksi virus. Setiap hari, jumlah orang yang baru terinfeksi adalah 3 kali lipat dari hari sebelumnya. Berapa total orang yang terinfeksi selama 7 hari pertama? (Gunakan rumus Sn) 2. Situasi B - Investasi Berkelanjutan: Seseorang menabung dengan pola: bulan pertama Rp100.000, bulan kedua Rp80.000, bulan ketiga Rp64.000, dan seterusnya dengan pola yang sama. a) Berapa total tabungan selama 12 bulan? b) Jika pola ini berlanjut tanpa henti, apakah total tabungan akan terus bertambah tanpa batas atau mendekati nilai tertentu? Jelaskan. 3. Bandingkan kedua situasi di atas. Manakah yang menghasilkan deret konvergen dan manakah yang divergen? Jelaskan kriteria yang kamu gunakan untuk menentukan hal ini. Untuk setiap situasi, tuliskan: (1) Identifikasi nilai a dan r, (2) Rumus yang digunakan, (3) Substitusi nilai ke rumus, (4) Hasil perhitungan, (5) Kesimpulan dalam konteks masalah. Gunakan 1 halaman penuh untuk kedua situasi. Kegiatan 3: Tantangan: Mendesain Masalah Deret Geometri Tak HinggaEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan masalah kontekstual yang kalian rancang. Pastikan masalah melibatkan deret geometri tak hingga konvergen (|r| < 1). 2. Identifikasi nilai a (suku pertama), r (rasio), dan verifikasi bahwa |r| < 1 sehingga deret konvergen. 3. Selesaikan masalah kalian dengan langkah-langkah lengkap menggunakan rumus S∞ = a/(1-r). Tunjukkan semua perhitungan. 4. Tuliskan umpan balik yang kalian terima dari kelompok lain tentang masalah yang kalian buat. Apa yang bisa diperbaiki? Gunakan kertas A4 untuk menulis masalah, solusi, dan umpan balik. Buatlah presentasi singkat (bisa berupa poster sederhana atau slide) untuk dipresentasikan di kelas. REFLEKSI1. Apa perbedaan utama antara deret geometri konvergen dan divergen? Berikan contoh dari kehidupan sehari-hari untuk masing-masing. 2. Bagaimana kegiatan memotong kertas hari ini membantu kamu memahami konsep deret geometri tak hingga? Apa yang paling menarik dari aktivitas tersebut? 3. Dari tiga kegiatan yang telah kamu lakukan, konsep mana yang paling sulit dan mengapa? Apa yang akan kamu lakukan untuk memahaminya lebih baik? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.