LKPD Matematika Kelas 10: Menginterpretasikan Makna Solusi Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel dalam Konteks Masalah Nyata
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Matematika kelas 10 dengan topik "Menginterpretasikan Makna Solusi Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel dalam Konteks Masalah Nyata".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 10: Menginterpretasikan Makna Solusi Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel dalam Konteks Masalah Nyata
Matematika - Kelas 10
Bab 2 Pertemuan 4
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 10 (Fase E) Topik: Menginterpretasikan Makna Solusi Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel dalam Konteks Masalah Nyata INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Eksplorasi Makna Titik Solusi dan Bukan Solusi pada Usaha MakananEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Diberikan titik A(20, 20). Ujilah apakah titik ini merupakan solusi dari sistem pertidaksamaan linear di atas, lalu interpretasikan maknanya dalam konteks produksi harian! 2. Diberikan titik B(30, 25). Apakah titik ini merupakan solusi dari SPtLDV? Jelaskan interpretasi kendala mana yang dilanggar dalam konteks nyata! 3. Diberikan titik C(15, 30). Tentukan apakah titik ini berada dalam daerah solusi, dan interpretasikan kondisi ketersediaan sumber daya produksinya! Tuliskan hasil pengujian aljabar diikuti dengan 1 paragraf interpretasi verbal makna konteks nyata untuk masing-masing titik A, B, dan C pada lembar kerja bergaris yang disediakan. Kegiatan 2: Analisis Makna Titik Pojok dan Daerah Himpunan Penyelesaian Logistik WisataEstimasi: 45 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapilah interpretasi makna kontekstual dari 4 titik uji berikut dalam tabel keputusan panitia: Titik P(10, 0), Titik Q(0, 5), Titik R(3, 4), dan Titik S(2, 3)! Ruang tabel jawaban 2. Mengapa titik solusi (x, y) = (2,5 ; 3,75) yang memenuhi sistem pertidaksamaan di atas secara matematis TIDAK DAPAT diinterpretasikan sebagai solusi nyata dalam konteks penyewaan armada bus? Nomor 1 dijawab pada tabel dengan 5 kolom: Titik Uji (x, y), Uji Kapasitas (Minimal 200), Uji Biaya (Maksimal 12 Juta), Status Solusi (Ya/Tidak), Interpretasi Makna Operasional Lapangan. Nomor 2 dijawab dalam uraian paragraf analisis batasan bilangan cacah. Kegiatan 3: Investigasi dan Interpretasi Perubahan Kebijakan terhadap Daerah SolusiEstimasi: 55 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Analisislah apakah terdapat pasangan bilangan cacah (x, y) yang memenuhi sistem pertidaksamaan baru {20x + 40y >= 200, x + 1,8y <= 8, x >= 0, y >= 0}! 2. Berdasarkan hasil analisis ketiadaan titik potong/irisan solusi tersebut, interpretasikan maknanya bagi panitia dan jelaskan keputusan nyata apa yang harus diambil! Tuliskan pembuktian matematis ketiadaan titik potong/solusi pada kotak pembuktian, dilanjutkan dengan penjelasan solusi manajerial kontekstual pada ruang kesimpulan yang tersedia. REFLEKSI1. Setelah menginterpretasikan berbagai titik dan daerah solusi hari ini, apa perbedaan mendasar antara sekadar 'mencari himpunan penyelesaian angka' dengan 'memaknai solusi dalam kehidupan nyata'? 2. Mengapa dalam masalah kontekstual nyata kita wajib memperhatikan jenis bilangan (misalnya bilangan bulat cacah vs bilangan real pecahan) saat menentukan solusi SPtLDV? 3. Bagaimana kemampuan menginterpretasikan pertidaksamaan ini dapat membantu kamu mengambil keputusan rasional saat menghadapi keterbatasan waktu, uang, atau tenaga dalam kehidupan sehari-hari? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.