LKPD Matematika Kelas 1: Menghitung dan Membaca Bilangan 16 sampai 20 menggunakan Benda Konkret
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 1 dengan topik "Menghitung dan Membaca Bilangan 16 sampai 20 menggunakan Benda Konkret". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 1: Menghitung dan Membaca Bilangan 16 sampai 20 menggunakan Benda Konkret
Matematika - Kelas 1
Bab 5 - Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 1 (Fase A) Topik: Menghitung dan Membaca Bilangan 16 sampai 20 menggunakan Benda Konkret INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Ayo Hitung Bendaku!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel di bawah ini berdasarkan hasil menghitungmu! Gambar lingkaran (○) untuk setiap benda yang kamu hitung.
2. Dari semua percobaan di atas, percobaan mana yang menghasilkan benda paling banyak? Tuliskan jumlahnya. 3. Ceritakan kepada temanmu: bagaimana cara kamu menghitung benda tadi? Apakah kamu menghitung satu per satu? Lakukan bersama teman sebangkumu! Tulis jawaban di tabel 5 baris dan 5 kolom yang tersedia. Gambar lingkaran (○) mewakili setiap benda. Untuk pertanyaan nomor 2, tulis angkanya di kotak yang disediakan. Untuk nomor 3, lakukan diskusi lisan bersama teman. Kegiatan 2: Aku Kenal Bilangan 16 sampai 20!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Hubungkan dengan garis setiap lambang bilangan dengan nama bilangannya yang tepat! Lambang Bilangan → Nama Bilangan Ruang gambar 2. Tuliskan nama bilangan berikut ini dengan benar!
3. Lihat gambar di bawah ini. Hitunglah banyak bintang (★) yang ada, lalu tulis lambang dan nama bilangannya! Gambar 1: ★★★★★★★★★★★★★★★★ (16 bintang) Gambar 2: ★★★★★★★★★★★★★★★★★★★ (19 bintang) Ruang gambar 4. Bacakan bilangan-bilangan ini keras-keras kepada temanmu, suku kata demi suku kata. Beri tanda centang (✓) jika sudah berhasil membacanya! Nomor 1: tarik garis penghubung antara lambang dan nama bilangan. Nomor 2: tulis nama bilangan di titik-titik yang tersedia. Nomor 3: tulis lambang dan nama bilangan di kotak yang disediakan di bawah setiap gambar. Nomor 4: beri tanda centang pada kotak setelah berhasil membaca. Kegiatan 3: Detektif Bilangan: Aku Bisa Menemukan!Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Ibu membeli telur. Di keranjang ada 10 telur putih dan 8 telur cokelat. Berapa banyak semua telur Ibu? Tulis lambang bilangannya dan bacakan nama bilangannya! 2. Pak Guru mempunyai buku. Dia meletakkan 10 buku di rak atas. Sisanya di rak bawah. Semua buku ada 20. Berapa buku di rak bawah? Gambarlah buku-buku itu untuk membantu menghitungmu! Ruang gambar 3. Aku adalah bilangan antara 16 dan 18. Siapakah aku? Tulis lambangku dan namaku! 4. Diskusikan bersama teman sebangkumu: Di rumah atau di sekolah, di mana kamu pernah melihat bilangan 16 sampai 20? Ceritakan contohnya! Tuliskan 2 contoh yang kalian temukan. Nomor 1: tulis kalimat hitungan dan nama bilangannya di kotak jawaban. Nomor 2: gambar buku-buku di kotak gambar yang tersedia, lalu tulis jawabannya. Nomor 3: tulis lambang dan nama bilangan di kotak isian. Nomor 4: tulis 2 contoh di kotak diskusi bersama teman. REFLEKSI1. Bilangan mana yang paling mudah kamu hitung tadi? Mengapa menurutmu itu mudah? 2. Apakah ada bilangan yang susah kamu baca? Bilangan apa itu? Bagaimana caramu supaya bisa membacanya dengan benar? 3. Di mana saja kamu pernah melihat bilangan 16 sampai 20 di rumah atau di lingkungan sekitarmu? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.