LKPD Matematika Kelas 1: Menyelesaikan Soal Cerita Penjumlahan sampai dengan 10
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 1 dengan topik "Menyelesaikan Soal Cerita Penjumlahan sampai dengan 10". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 1: Menyelesaikan Soal Cerita Penjumlahan sampai dengan 10
Matematika - Kelas 1
Bab 2 - Pertemuan 8
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 1 (Fase A) Topik: Menyelesaikan Soal Cerita Penjumlahan sampai dengan 10 INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Yuk, Baca dan Selesaikan Ceritanya!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Di kebun sekolah ada 3 kupu-kupu hinggap di bunga. Tiba-tiba datang lagi 4 kupu-kupu. Berapa jumlah semua kupu-kupu sekarang? Ruang gambar 2. Ibu membeli 5 apel di pasar. Ayah membawa pulang 2 apel lagi. Berapa jumlah semua apel di rumah? Ruang gambar 3. Ada 6 ikan berenang di kolam. Kemudian 3 ikan lagi masuk ke kolam. Berapa jumlah semua ikan di kolam sekarang? Ruang gambar 4. Dina mempunyai 4 pensil warna. Rena memberinya 4 pensil warna lagi. Berapa jumlah semua pensil warna Dina? Ruang tabel jawaban Setiap soal tersedia: (1) kotak gambar kosong ukuran 5x5 cm untuk membuat sketsa, (2) baris kalimat matematika dengan format ___ + ___ = ___, (3) baris kesimpulan 'Jumlah semuanya adalah ___ .' Kegiatan 2: Detektif Cerita — Temukan yang Salah!Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Cerita: Ada 2 burung di ranting. Datang lagi 5 burung. Kalimat matematika yang tertulis: 2 + 3 = 5. Apakah kalimat matematika ini benar? Jika salah, tulis yang benar! 2. Cerita: Di keranjang ada 3 jeruk. Ibu menaruh 4 jeruk lagi. Kalimat matematika yang tertulis: 3 + 4 = 7. Apakah kalimat matematika ini benar? Jika salah, tulis yang benar! 3. Cerita: Budi punya 1 balon merah dan 8 balon biru. Kalimat matematika yang tertulis: 1 + 8 = 10. Apakah kalimat matematika ini benar? Jika salah, tulis yang benar! 4. Setelah kamu periksa semua cerita di atas, menurutmu apa yang harus kita periksa dulu sebelum menulis kalimat matematika dari sebuah cerita? Setiap soal tersedia tabel 3 kolom: Kolom 1 'Kalimat Matematika di Cerita', Kolom 2 'Benar atau Salah? (✓/✗)', Kolom 3 'Kalimat Matematika yang Benar'. Pertanyaan nomor 4 tersedia kotak uraian bebas. Kegiatan 3: Aku Bisa Membuat Cerita Sendiri!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Gambarlah dua kelompok benda pilihanmu di kotak yang tersedia. Beri label jumlah masing-masing kelompok. Ruang gambar 2. Tulis cerita pendekmu berdasarkan gambar di atas! (Gunakan kata: ada ___, datang/ada lagi ___, jadi berapa semuanya?) 3. Tulis kalimat matematika dari ceritamu dan hitung hasilnya! 4. Tukarkan LKPD-mu dengan teman. Dapatkah temanmu menyelesaikan soal cerita yang kamu buat? Tulis nama temanmu dan jawabannya di sini! Tersedia: (1) kotak gambar besar kosong 8x6 cm dibagi dua bagian untuk menggambar dua kelompok benda, (2) baris bertitik untuk menulis cerita (3 baris), (3) baris kalimat matematika dengan format ___ + ___ = ___, (4) baris kesimpulan 'Jadi semuanya ada ___ .', (5) kotak kecil untuk nama teman dan jawaban teman. REFLEKSI1. Cerita apa yang paling kamu suka hari ini? Mengapa cerita itu menarik buatmu? 2. Bagian mana yang menurutmu paling mudah: membaca cerita, menggambar, atau menulis kalimat matematika? Bagian mana yang paling sulit? 3. Di rumah atau di sekitarmu, cerita penjumlahan apa yang bisa kamu temukan? Coba ceritakan satu contohnya! |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.