LKPDPertemuan 8Bab 2Fase ASemester 1

LKPD Matematika Kelas 1: Menyelesaikan Soal Cerita Penjumlahan sampai dengan 10

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 1 dengan topik "Menyelesaikan Soal Cerita Penjumlahan sampai dengan 10". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 1: Menyelesaikan Soal Cerita Penjumlahan sampai dengan 10

Matematika - Kelas 1

Bab 2 - Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Menyelesaikan Soal Cerita Penjumlahan sampai dengan 10

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMenyelesaikan Soal Cerita Penjumlahan sampai dengan 10
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyelesaikan masalah soal cerita yang berkaitan dengan penjumlahan sampai dengan 10 menggunakan satu langkah penyelesaian.
  2. Murid dapat membuat soal cerita penjumlahan sampai dengan 10 berdasarkan konteks sehari-hari dan menuliskan kalimat matematikanya.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap soal cerita dengan pelan dan teliti.
  • Cari kata penting dalam cerita: ada berapa? datang berapa? jadi berapa?
  • Gunakan gambar atau benda di sekitarmu untuk membantu menghitung.
  • Tulis jawabanmu dengan rapi di tempat yang sudah disediakan.
  • Jika bingung, tanyakan kepada gurumu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Yuk, Baca dan Selesaikan Ceritanya!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil dan pensil warna
  • Benda konkret (kelereng, biji-bijian, atau jari tangan) untuk membantu menghitung

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca setiap soal cerita di bawah ini dengan keras atau dalam hati.
  2. Lingkari atau garis bawahi angka-angka penting dalam cerita.
  3. Gambarlah sketsa sederhana sesuai cerita di kotak gambar yang tersedia.
  4. Tulis kalimat matematika (operasi penjumlahan) di tempat yang disediakan.
  5. Hitung hasilnya dan tuliskan kesimpulannya.

Pertanyaan:

1. Di kebun sekolah ada 3 kupu-kupu hinggap di bunga. Tiba-tiba datang lagi 4 kupu-kupu. Berapa jumlah semua kupu-kupu sekarang?

Ruang gambar

2. Ibu membeli 5 apel di pasar. Ayah membawa pulang 2 apel lagi. Berapa jumlah semua apel di rumah?

Ruang gambar

3. Ada 6 ikan berenang di kolam. Kemudian 3 ikan lagi masuk ke kolam. Berapa jumlah semua ikan di kolam sekarang?

Ruang gambar

4. Dina mempunyai 4 pensil warna. Rena memberinya 4 pensil warna lagi. Berapa jumlah semua pensil warna Dina?

Ruang tabel jawaban

Setiap soal tersedia: (1) kotak gambar kosong ukuran 5x5 cm untuk membuat sketsa, (2) baris kalimat matematika dengan format ___ + ___ = ___, (3) baris kesimpulan 'Jumlah semuanya adalah ___ .'

Kegiatan 2: Detektif Cerita — Temukan yang Salah!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan setiap soal cerita dan kalimat matematika yang sudah ditulis di bawah ini.
  2. Baca ceritanya dengan teliti.
  3. Periksa apakah kalimat matematika yang tertulis sudah benar atau belum.
  4. Beri tanda centang (✓) jika benar, atau tanda silang (✗) jika salah.
  5. Jika salah, tulis kalimat matematika yang benar di kolom yang tersedia.
  6. Diskusikan jawabanmu dengan teman sebangku.

Pertanyaan:

1. Cerita: Ada 2 burung di ranting. Datang lagi 5 burung. Kalimat matematika yang tertulis: 2 + 3 = 5. Apakah kalimat matematika ini benar? Jika salah, tulis yang benar!

2. Cerita: Di keranjang ada 3 jeruk. Ibu menaruh 4 jeruk lagi. Kalimat matematika yang tertulis: 3 + 4 = 7. Apakah kalimat matematika ini benar? Jika salah, tulis yang benar!

3. Cerita: Budi punya 1 balon merah dan 8 balon biru. Kalimat matematika yang tertulis: 1 + 8 = 10. Apakah kalimat matematika ini benar? Jika salah, tulis yang benar!

4. Setelah kamu periksa semua cerita di atas, menurutmu apa yang harus kita periksa dulu sebelum menulis kalimat matematika dari sebuah cerita?

Setiap soal tersedia tabel 3 kolom: Kolom 1 'Kalimat Matematika di Cerita', Kolom 2 'Benar atau Salah? (✓/✗)', Kolom 3 'Kalimat Matematika yang Benar'. Pertanyaan nomor 4 tersedia kotak uraian bebas.

Kegiatan 3: Aku Bisa Membuat Cerita Sendiri!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil warna atau krayon untuk menggambar
  • Pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang giliranmu menjadi pembuat cerita!
  2. Pilih benda favoritmu dari daftar pilihan: buah, hewan, mainan, atau benda lain yang kamu suka.
  3. Gambarlah benda yang kamu pilih di kotak gambar — buat dua kelompok gambar.
  4. Hitung masing-masing kelompok gambarmu, pastikan jumlah totalnya tidak lebih dari 10.
  5. Tulis cerita pendek berdasarkan gambarmu (2–3 kalimat).
  6. Tulis kalimat matematika dari ceritamu.
  7. Bacakan ceritamu di depan kelas atau kepada teman sebangku!

Pertanyaan:

1. Gambarlah dua kelompok benda pilihanmu di kotak yang tersedia. Beri label jumlah masing-masing kelompok.

Ruang gambar

2. Tulis cerita pendekmu berdasarkan gambar di atas! (Gunakan kata: ada ___, datang/ada lagi ___, jadi berapa semuanya?)

3. Tulis kalimat matematika dari ceritamu dan hitung hasilnya!

4. Tukarkan LKPD-mu dengan teman. Dapatkah temanmu menyelesaikan soal cerita yang kamu buat? Tulis nama temanmu dan jawabannya di sini!

Tersedia: (1) kotak gambar besar kosong 8x6 cm dibagi dua bagian untuk menggambar dua kelompok benda, (2) baris bertitik untuk menulis cerita (3 baris), (3) baris kalimat matematika dengan format ___ + ___ = ___, (4) baris kesimpulan 'Jadi semuanya ada ___ .', (5) kotak kecil untuk nama teman dan jawaban teman.

REFLEKSI

1. Cerita apa yang paling kamu suka hari ini? Mengapa cerita itu menarik buatmu?

2. Bagian mana yang menurutmu paling mudah: membaca cerita, menggambar, atau menulis kalimat matematika? Bagian mana yang paling sulit?

3. Di rumah atau di sekitarmu, cerita penjumlahan apa yang bisa kamu temukan? Coba ceritakan satu contohnya!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.