LKPDPertemuan 5Bab 2Fase ASemester 1

LKPD Matematika Kelas 1: Strategi Pasangan Bilangan (Number Bond)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 1 dengan topik "Strategi Pasangan Bilangan (Number Bond)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 1: Strategi Pasangan Bilangan (Number Bond)

Matematika - Kelas 1

Bab 2 - Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Strategi Pasangan Bilangan (Number Bond)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikStrategi Pasangan Bilangan (Number Bond)
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menggunakan diagram pasangan bilangan (number bond) untuk menguraikan dan menyusun operasi penjumlahan sampai dengan 10.
  2. Murid dapat melakukan komposisi bilangan sampai dengan 10 menggunakan pasangan bilangan sebagai strategi penjumlahan.

PETUNJUK UMUM

  • Tuliskan nama dan kelas kamu di bagian atas lembar ini.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan urut dari nomor 1 sampai 3.
  • Baca petunjuk setiap kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Boleh menggunakan benda-benda di sekitarmu (kancing, biji-bijian, atau jari tangan) untuk membantu berhitung.
  • Jika ada yang belum mengerti, angkat tangan dan tanyakan kepada gurumu.
  • Kerjakan dengan gembira — tidak ada jawaban yang perlu ditakuti!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Mengenal Diagram Pasangan Bilangan!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil atau krayon
  • Benda konkret seperti kancing, biji jagung, atau kerikil kecil (opsional untuk membantu menghitung)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar diagram pasangan bilangan (number bond) yang ada di bawah ini.
  2. Diagram pasangan bilangan punya 3 lingkaran: satu lingkaran besar di atas (bilangan gabungan) dan dua lingkaran kecil di bawah (dua bagian).
  3. Amati contoh yang sudah diisi: lingkaran besar berisi angka 5, lingkaran kiri berisi 3, lingkaran kanan berisi 2.
  4. Artinya: 3 dan 2 jika digabungkan menjadi 5. Kita tulis: 3 + 2 = 5.
  5. Sekarang kerjakan soal-soal di bawah ini dengan mengisi angka yang kosong pada diagram.

Pertanyaan:

1. Lihat diagram berikut. Lingkaran besar berisi angka 6. Lingkaran kiri berisi angka 4. Lingkaran kanan kosong. Berapa isi lingkaran kanan? Tulis juga kalimat penjumlahannya: ___ + ___ = ___

2. Lihat diagram berikut. Lingkaran besar berisi angka 8. Lingkaran kiri kosong. Lingkaran kanan berisi angka 5. Berapa isi lingkaran kiri? Tulis juga kalimat penjumlahannya: ___ + ___ = ___

3. Lihat diagram berikut. Lingkaran kiri berisi angka 2. Lingkaran kanan berisi angka 7. Lingkaran besar (gabungan) kosong. Berapa isi lingkaran besar? Tulis kalimat penjumlahannya: ___ + ___ = ___

4. Mengapa lingkaran besar selalu berisi bilangan yang LEBIH BESAR dari lingkaran kecil? Ceritakan dengan kata-katamu sendiri.

Gambar 3 diagram pasangan bilangan kosong (masing-masing terdiri dari 1 lingkaran besar di atas dan 2 lingkaran kecil di bawah, dihubungkan garis). Di bawah tiap diagram, sediakan baris isian: ___ + ___ = ___. Untuk soal no. 4, sediakan 2-3 baris kosong untuk jawaban uraian.

Kegiatan 2: Bermain Pecah dan Gabung Bilangan!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kancing baju atau biji-bijian (10 buah per murid)
  • Pensil
  • Krayon (opsional, untuk mewarnai diagram)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pada kegiatan ini, kamu akan mencari SEMUA cara untuk menguraikan (memecah) sebuah bilangan menjadi dua bagian menggunakan diagram pasangan bilangan.
  2. Contoh: Bilangan 4 bisa dipecah menjadi 1 dan 3, atau 2 dan 2, atau 3 dan 1.
  3. Gunakan benda konkret (kancing, biji, atau jari) untuk membantumu menemukan semua cara.
  4. Isi semua diagram yang tersedia. Usahakan tidak ada cara yang terlewat!
  5. Setelah selesai, diskusikan dengan teman sebangkumu: apakah kalian menemukan cara yang sama?

Pertanyaan:

1. Pecahlah bilangan 7 menjadi dua bagian. Temukan sebanyak mungkin cara! Isi diagram-diagram berikut (lingkaran besar sudah terisi angka 7, isi dua lingkaran kecilnya):
Cara 1: 7 = ___ + ___
Cara 2: 7 = ___ + ___
Cara 3: 7 = ___ + ___
Cara 4: 7 = ___ + ___
Apakah ada cara lain lagi?

2. Sekarang coba untuk bilangan 10! Temukan paling sedikit 4 cara memecah bilangan 10.
Cara 1: 10 = ___ + ___
Cara 2: 10 = ___ + ___
Cara 3: 10 = ___ + ___
Cara 4: 10 = ___ + ___

3. Lihat tabel berikut dan lengkapi:

Bilangan GabunganBagian PertamaBagian KeduaKalimat Penjumlahan
61___1 + ___ = 6
6___4___ + 4 = 6
96___6 + ___ = 9
9___2___ + 2 = 9

4. Diskusikan bersama teman sebangkumu: Dari semua cara memecah bilangan 7 yang kalian temukan, apakah hasilnya selalu sama? Mengapa demikian? Tuliskan pendapat kalian.

Sediakan 8 diagram pasangan bilangan kosong (lingkaran besar sudah tercetak, lingkaran kecil kosong) untuk soal no. 1 dan 2. Untuk soal no. 3, sediakan tabel 4 kolom dengan 4 baris data. Untuk soal no. 4, sediakan 3-4 baris kosong untuk jawaban diskusi.

Kegiatan 3: Kita Jadi Pembuat Soal!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Krayon atau pensil warna untuk menggambar
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang giliran kamu menjadi pembuat soal! Kamu akan membuat cerita penjumlahan sendiri dan menggambarkannya dalam diagram pasangan bilangan.
  2. Pikirkan benda-benda yang kamu sukai: buah, binatang, mainan, atau teman-temanmu.
  3. Buat sebuah cerita pendek tentang penggabungan dua kelompok benda. Jumlah totalnya tidak boleh lebih dari 10.
  4. Gambarkan situasi ceritamu (boleh gambar sederhana — tidak harus bagus!).
  5. Isi diagram pasangan bilangan sesuai ceritamu.
  6. Tulis kalimat penjumlahan dari ceritamu.
  7. Tukarkan LKPD kamu dengan milik teman. Cek apakah diagram dan kalimat penjumlahan teman sudah benar!

Pertanyaan:

1. Tuliskan cerita penjumlahanmu di sini:
Mula-mula ada ___ ___________________________.
Datang lagi ___ ___________________________.
Sekarang ada ___ ___________________________ semuanya.

2. Gambarlah situasi dalam ceritamu di kotak yang tersedia. Beri label angka pada gambarmu.

Ruang gambar

3. Isilah diagram pasangan bilangan sesuai ceritamu:

  • Lingkaran besar (gabungan): ___
  • Lingkaran kiri (bagian pertama): ___
  • Lingkaran kanan (bagian kedua): ___

Tulis kalimat penjumlahannya: ___ + ___ = ___

4. Setelah bertukar dengan teman: Apakah diagram dan kalimat penjumlahan milik temanmu sudah benar? Tuliskan pendapatmu dan berikan bintang (⭐) jika menurutmu cerita temanmu menarik!

Sediakan: (1) baris isian untuk teks cerita (3 baris). (2) Kotak gambar berukuran sekitar 8x8 cm. (3) Satu diagram pasangan bilangan kosong besar. (4) Baris isian kalimat penjumlahan: ___ + ___ = ___. (5) Kotak kecil untuk menulis pendapat tentang karya teman (3-4 baris).

REFLEKSI

1. Hari ini kamu belajar tentang pasangan bilangan. Coba pikirkan: di rumahmu, pernahkah kamu menggabungkan dua kelompok benda? Misalnya, apel di piring dan apel di keranjang. Ceritakan contohnya!

2. Mana kegiatan hari ini yang paling kamu sukai? Mengapa?

3. Apakah ada bagian yang masih terasa sulit bagimu? Bagian mana itu? Apa yang ingin kamu coba lagi?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.