LKPDPertemuan 1Bab 2Fase ASemester 1

LKPD Matematika Kelas 1: Melakukan Operasi Penjumlahan Menggabungkan Dua Kelompok Benda Konkret sampai 5

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Matematika kelas 1 dengan topik "Melakukan Operasi Penjumlahan Menggabungkan Dua Kelompok Benda Konkret sampai 5".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 1: Melakukan Operasi Penjumlahan Menggabungkan Dua Kelompok Benda Konkret sampai 5

Matematika - Kelas 1

Bab 2 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Melakukan Operasi Penjumlahan Menggabungkan Dua Kelompok Benda Konkret sampai 5

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMelakukan Operasi Penjumlahan Menggabungkan Dua Kelompok Benda Konkret sampai 5
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melakukan operasi penjumlahan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 10

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Siapkan balok hitung atau kancing warna-warni di atas mejamu.
  • Bekerjasamalah dengan teman kelompokmu secara riang dan tertib.
  • Tanyakan kepada bapak atau ibu guru jika ada petunjuk yang belum kamu pahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menggabungkan Dua Kelompok Benda Konkret

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Kancing warna-warni / balok hitung kecil / tutup botol plastik (masing-masing 5 butir)
  • 2 piring kertas kecil (wadah kelompok asal)
  • 1 mangkuk/wadah sedang (wadah gabungan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambil balok hitung atau kancing sesuai jumlah kelompok pertama dan taruh di piring kertas kiri.
  2. Ambil balok hitung atau kancing sesuai jumlah kelompok kedua dan taruh di piring kertas kanan.
  3. Satukan (gabungkan) semua benda ke dalam wadah utama di tengah.
  4. Hitung satu per satu seluruh benda hasil gabungan mulai dari 1 sampai selesai.
  5. Tuliskan lambang bilangan hasil penggabungan pada kotak yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Ambil 2 kancing merah di piring kiri dan 1 kancing biru di piring kanan. Satukan semua kancing ke wadah tengah. Berapa banyak seluruh kancing sekarang?

2. Ambil 1 balok kayu di piring kiri dan 3 balok kayu di piring kanan. Satukan semua balok ke wadah tengah. Berapa banyak seluruh balok sekarang?

3. Ambil 2 tutup botol di piring kiri dan 3 tutup botol di piring kanan. Satukan semua tutup botol ke wadah tengah. Berapa banyak seluruh tutup botol sekarang?

Kotak isian bilangan tunggal di samping gambar ilustrasi piring penggabungan benda (murid menulis angka 3, 4, dan 5 pada kotak yang tersedia).

Kegiatan 2: Menggambar dan Menghitung Penggabungan Benda Nyata

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil dan pensil warna
  • Pensil tulis, buku tulis, dan daun kering di meja kelas sebagai benda peraga langsung

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati benda konkret yang diletakkan guru di meja demonstrasi.
  2. Gambarlah bulatan kecil di dalam kotak kiri sesuai jumlah benda pertama.
  3. Gambarlah bulatan kecil di dalam kotak kanan sesuai jumlah benda kedua.
  4. Gabungkan semua bulatan dengan cara menghitung seluruh bulatan secara berurutan.
  5. Isilah kalimat operasi penjumlahan sesuai hasil penggabungan.

Pertanyaan:

1. Ada 3 pensil di tangan kiri guru dan 1 pensil di tangan kanan guru. Gambar bulatan sesuai jumlah pensil pada dua kotak terpisah, lalu hitung jumlah seluruhnya: 3 pensil digabung 1 pensil hasilnya ... pensil.

Ruang gambar

2. Ada 2 buku di atas meja dan ditaruh lagi 2 buku di sampingnya. Gambar bulatan sesuai jumlah buku pada dua kotak terpisah, lalu hitung jumlah seluruhnya: 2 buku digabung 2 buku hasilnya ... buku.

Ruang gambar

3. Ada 4 daun kering di piring dan dimasukkan lagi 1 daun kering. Gambar bulatan sesuai jumlah daun pada dua kotak terpisah, lalu hitung jumlah seluruhnya: 4 daun digabung 1 daun hasilnya ... daun.

Ruang gambar

Dua kotak gambar berdampingan untuk menggambar bulatan benda, diikuti satu baris kalimat rumpang: '... digabung ... hasilnya ...'.

Kegiatan 3: Tantangan Berpasangan: Menggabungkan Stik Es Krim

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • 10 stik es krim per pasangan murid
  • Karet pengikat stik

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah berpasangan dengan teman sebangkumu.
  2. Murid A mengambil stik es krim sejumlah angka kelompok 1.
  3. Murid B mengambil stik es krim sejumlah angka kelompok 2.
  4. Kumpulkan stik es krim kalian berdua ke tengah meja, hitung bersama berapa jumlah totalnya.
  5. Tuliskan angka penggabungan pada tabel tantangan.
  6. Lakukan kegiatan refleksi dan penutup bersama guru di akhir sesi.

Pertanyaan:

1. Tantangan 1: Murid A mengambil 1 stik es krim dan Murid B mengambil 1 stik es krim. Gabungkan di tengah meja. Tuliskan jumlah seluruh stik es krim pada tabel tantangan!

Ruang tabel jawaban

2. Tantangan 2: Murid A mengambil 3 stik es krim dan Murid B mengambil 2 stik es krim. Gabungkan di tengah meja. Tuliskan jumlah seluruh stik es krim pada tabel tantangan!

Ruang tabel jawaban

3. Tantangan 3: Murid A mengambil 1 stik es krim dan Murid B mengambil 4 stik es krim. Gabungkan di tengah meja. Tuliskan jumlah seluruh stik es krim pada tabel tantangan!

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 baris x 4 kolom dengan judul kolom: Tantangan, Stik Murid A, Stik Murid B, Jumlah Seluruhnya.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu saat menggabungkan dan menghitung benda bersama temanmu hari ini?

2. Apakah jumlah benda bertambah banyak ketika dua kelompok benda disatukan?

3. Benda apa saja di rumahmu yang bisa kamu kumpulkan dan hitung bersama seperti hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.