LKPD Matematika Kelas 1: Menghitung dan Membaca Bilangan 6 sampai 10
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 1 dengan topik "Menghitung dan Membaca Bilangan 6 sampai 10". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 1: Menghitung dan Membaca Bilangan 6 sampai 10
Matematika - Kelas 1
Bab 1 - Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 1 (Fase A) Topik: Menghitung dan Membaca Bilangan 6 sampai 10 INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Ayo Berburu Benda di Kelas!Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Benda apa yang kamu temukan? Berapa banyaknya? Isi tabel berikut! (Kolom 1: Nama Benda, Kolom 2: Gambar Benda, Kolom 3: Banyak Benda) Ruang tabel jawaban 2. Benda mana yang paling banyak kamu temukan? Tulis namanya dan angkanya! 3. Coba hitung ulang bendamu sambil bersuara 'satu, dua, tiga...' Apakah hasilnya sama dengan yang kamu tulis di tabel? Ceritakan dengan 1 kalimat! Tabel 3 kolom: Kolom 1 'Nama Benda', Kolom 2 'Gambar Benda' (kotak kosong untuk menggambar), Kolom 3 'Banyak Benda'. Sediakan 4 baris. Di bawah tabel, sediakan 2 baris kosong untuk jawaban pertanyaan nomor 2 dan 3. Kegiatan 2: Ayo Kenal Lambang Bilangan 6 sampai 10!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Pasangkan lambang bilangan dengan nama yang benar! Tarik garis dari lambang bilangan di kolom kiri ke nama yang tepat di kolom kanan. Kolom Kiri: 6 | 7 | 8 | 9 | 10 Ruang gambar 2. Lihat gambar titik-titik di bawah ini. Hitung titiknya, lalu tulis lambang bilangannya! Gambar A: ⬤⬤⬤⬤⬤⬤⬤ → ... 3. Gambar titik-titik di dalam kotak sesuai bilangan yang diminta! Kotak 1: Gambarlah titik sebanyak DELAPAN Ruang gambar 4. Bacakan bilangan-bilangan ini dengan suara lantang kepada temanmu! Tulis bilangan yang paling mudah kamu baca dan bilangan yang paling sulit kamu baca. Mengapa? Nomor 1: Area dua kolom untuk menarik garis pasangan. Nomor 2: Lima baris isian, masing-masing dengan gambar titik dan kotak jawaban. Nomor 3: Tiga kotak besar kosong berlabel bilangan untuk menggambar titik. Nomor 4: Dua baris isian ('Paling mudah: ...' dan 'Paling sulit: ...') dilanjutkan 2–3 baris untuk alasan. Kegiatan 3: Ayo Bermain Kartu Bilangan Bersama Teman!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Setelah bermain kartu bersama temanmu, isi tabel berikut! Ruang tabel jawaban 2. Dari semua kartu yang kamu dan temanmu pegang, urutkan bilangan dari yang paling kecil ke yang paling besar. Tulis lambang bilangannya! ... , ... , ... , ... , ... 3. Diskusikan bersama temanmu: Kartu bilangan berapa yang paling mudah dihitung? Kartu bilangan berapa yang paling sulit dihitung? Tulis jawaban kalian berdua! 4. Kamu sudah bisa membaca bilangan 6 sampai 10. Coba bacakan bilangan-bilangan ini dengan suara lantang, lalu tulis nama bilangannya! 6 = ... Nomor 1: Tabel 4 kolom dengan 5 baris (satu per kartu). Kolom 2 berupa kotak kecil untuk menggambar benda. Nomor 2: Satu baris dengan 5 titik-titik berurutan. Nomor 3: Kotak diskusi dengan dua baris bertulisan 'Pendapat kami:'. Nomor 4: Lima baris isian dengan format '6 = ___'. REFLEKSI1. Bilangan mana yang paling mudah kamu hitung hari ini? Ceritakan alasanmu! 2. Di rumahmu, benda apa yang kira-kira berjumlah 6 sampai 10? Coba sebutkan! 3. Bagaimana perasaanmu saat belajar menghitung dan membaca bilangan hari ini? Gambar emoji wajah yang mewakili perasaanmu di kolom yang tersedia! |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.