LKPDPertemuan 1Bab 4Fase DSemester 2

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 7: Penggunaan Perangkat KA Sederhana Berbasis Kamera untuk Pengenalan Pola Objek

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 7 dengan topik "Penggunaan Perangkat KA Sederhana Berbasis Kamera untuk Pengenalan Pola Objek".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 7: Penggunaan Perangkat KA Sederhana Berbasis Kamera untuk Pengenalan Pola Objek

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 7

Bab 4 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Penggunaan Perangkat KA Sederhana Berbasis Kamera untuk Pengenalan Pola Objek

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikPenggunaan Perangkat KA Sederhana Berbasis Kamera untuk Pengenalan Pola Objek
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menggunakan perangkat KA sederhana dengan kritis untuk pengenalan pola

PETUNJUK UMUM

  • Bekerjalah secara berpasangan atau dalam kelompok kecil sesuai arahan guru.
  • Buka perangkat komputer/laptop yang terhubung dengan web camera dan akses platform Teachable Machine (Image Project).
  • Ikuti setiap tahapan aktivitas dengan teliti dan cermat.
  • Gunakan perangkat kamera secara bijak untuk melatih dan menguji model pengenalan pola objek.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Pengambilan Data Sampel Objek dengan Kamera

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Komputer/Laptop dengan Webcam
  • Koneksi Internet
  • Peramban Web (Google Chrome/Mozilla Firefox)
  • Objek fisik: Buku tulis dan Pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Buka browser dan kunjungi laman Teachable Machine Image Project.
  2. Buatlah 2 kelas label objek: Kelas 1 diberi nama 'Buku' dan Kelas 2 diberi nama 'Pulpen'.
  3. Nyalakan webcam dan rekam masing-masing minimal 20-30 sampel gambar untuk setiap kelas objek dengan memvariasikan sudut pengambilan, jarak, dan pencahayaan.
  4. Klik tombol 'Train Model' dan tunggu hingga proses pelatihan selesai.
  5. Amati jumlah sampel dan variasi gambar yang telah kalian kumpulkan pada kedua kelas tersebut.

Pertanyaan:

1. Berapakah jumlah sampel gambar yang berhasil kalian kumpulkan untuk Kelas 'Buku' dan Kelas 'Pulpen', serta variasi posisi apa saja yang kalian gunakan saat pengambilan data dengan kamera?

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan proses pelatihan yang dilakukan, jelaskan bagaimana perangkat KA mengenali perbedaan pola visual antara objek Buku dan Pulpen dari tangkapan kamera!

Format jawaban nomor 1 berupa tabel 3 kolom: [Nama Kelas Objek | Jumlah Sampel Gambar | Variasi Posisi/Jarak]. Format nomor 2 berupa 2-3 kalimat uraian penjelasan ciri pola visual.

Kegiatan 2: Pengujian Model Pengenalan Pola dan Analisis Kritis Akurasi

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Model Teachable Machine yang sudah dilatih
  • Objek Buku, Pulpen, Penghapus, dan Penutup (kertas/kain) untuk variasi pengujian

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Arahkan objek Buku ke hadapan kamera pada bagian panel Preview (Live Camera). Catat persentase prediksi yang muncul.
  2. Arahkan objek Pulpen ke hadapan kamera. Catat persentase prediksi yang muncul.
  3. Lakukan uji kritis 1: Hadapkan objek baru yang belum dilatih (misalnya penghapus atau tangan kosong) ke kamera. Amati prediksi model.
  4. Lakukan uji kritis 2: Ubah kondisi lingkungan (misal: redupkan cahaya, tutupi separuh buku, atau dekatkan buku terlalu ekstrem ke lensa). Amati apakah terjadi kesalahan klasifikasi.
  5. Catat seluruh hasil pengujian pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel hasil uji coba pengenalan pola kamera pada 4 kondisi pengujian:

  1. Buku normal,
  2. Pulpen normal,
  3. Objek asing (penghapus/tangan), dan
  4. Buku tertutup sebagian/cahaya gelap!
Ruang tabel jawaban

2. Mengapa perangkat KA berbasis kamera dapat melakukan kesalahan prediksi ketika kondisi cahaya redup atau saat diarahkan pada objek yang belum pernah dilatih?

Format tabel nomor 1 terdiri atas 4 kolom: [Kondisi Pengujian | Objek di Depan Kamera | Output Prediksi (%) | Hasil (Tepat / Salah / Ragu-ragu)]. Format nomor 2 berupa uraian kritis 3-4 baris.

Kegiatan 3: Penyempurnaan Model KA Berdasarkan Hasil Evaluasi Kritis

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Platform Teachable Machine
  • Webcam komputer/laptop

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan kesalahan/keraguan model pada Aktivitas 2, tambahkan satu kelas baru bernama 'Objek Kosong / Latar' atau tambahkan sampel gambar pada kondisi cahaya redup di kelas yang sudah ada.
  2. Latih ulang (Retrain) model kalian.
  3. Uji kembali model menggunakan kamera dan bandingkan performa model sebelum dan sesudah perbaikan.
  4. Lakukan diskusi bersama pasangan/kelompok untuk merumuskan simpulan kritis penggunaan perangkat KA kamera.

Pertanyaan:

1. Tindakan perbaikan data apa yang kalian lakukan pada perangkat KA (misal: penambahan kelas latar atau penambahan variasi sudut/cahaya), dan bagaimana pengaruhnya terhadap kestabilan deteksi kamera?

2. Berdasarkan pengalaman menggunakan perangkat KA ini, tuliskan 2 sikap kritis yang harus dimiliki seseorang saat memanfaatkan teknologi pengenalan pola kamera dalam kehidupan nyata!

Format nomor 1 berupa paragraf isian terstruktur (Tindakan perbaikan & Hasil setelah dilatih ulang). Format nomor 2 berupa 2 poin pernyataan hasil diskusi kritis kelompok.

REFLEKSI

1. Apa hal paling mengejutkan yang kamu temukan saat menguji kepekaan kamera KA terhadap objek yang belum pernah dilatih?

2. Bagaimana kualitas data gambar yang kamu masukkan memengaruhi kecerdasan perangkat KA dalam mengenali pola?

3. Langkah apa yang akan kamu lakukan jika di masa depan kamu menemukan perangkat deteksi KA yang menghasilkan tebakan salah?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.