LKPDPertemuan 8Bab 3Fase DSemester 2

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 7: Menganalisis Konten Deep Fake dalam Bentuk Audio dan Video

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 7 dengan topik "Menganalisis Konten Deep Fake dalam Bentuk Audio dan Video".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 7: Menganalisis Konten Deep Fake dalam Bentuk Audio dan Video

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 7

Bab 3 Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Menganalisis Konten Deep Fake dalam Bentuk Audio dan Video

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMenganalisis Konten Deep Fake dalam Bentuk Audio dan Video
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis konten deep fake dalam bentuk gambar, audio, atau video

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan berkesadaran bersama teman kelompokmu.
  • Amati secara kritis setiap rincian pada sampel konten audio, gambar, dan video yang disajikan.
  • Tanyakan kepada guru apabila terdapat instruksi atau istilah yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Investigasi Visual: Mengidentifikasi Anomali Gambar Hasil Olahan KA

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Kartu cetak/tampilan proyektor perbandingan visual wajah hasil KA vs Asli

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati dua deskripsi kasus tangkapan visual (Sampel Gambar A dan Sampel Gambar B) yang disediakan.
  2. Analisis keaslian masing-masing gambar berdasarkan ciri visual fisik (tekstur kulit, simetri wajah, latar belakang, dan detail jemari).
  3. Tentukan status keaslian konten (Asli atau Deep Fake KA) dan jelaskan bukti analisis kejanggalan visual yang ditemukan pada ruang tabel.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan pengamatan pada Sampel Gambar A (foto seorang tokoh terkenal berpidato dengan tekstur gigi kabur menyatu, jumlah jari tangan tampak enam, dan refleksi mata tidak serasi) dan Sampel Gambar B (foto seorang tokoh berpidato dengan bayangan natural, kerutan kulit wajar, dan detail jemari presisi), tentukan status masing-masing sampel serta rincikan bukti visual analisisnya!

Ruang tabel jawaban

2. Dari hasil analisis kedua sampel tersebut, rumuskan 3 tanda fisik/visual utama yang paling efektif digunakan untuk membedakan gambar wajah asli dari gambar hasil manipulasi deep fake!

Tabel analisis 4 kolom: Kolom 1 (Nama Sampel), Kolom 2 (Status: Asli / Deep Fake), Kolom 3 (Bagian Tubuh/Visual yang Dianalisis), Kolom 4 (Deskripsi Bukti Kejanggalan/Kewajaran), diikuti baris isian nomor 2 berupa 3 butir tanda visual utama.

Kegiatan 2: Deteksi Spektrum: Menganalisis Ciri Deep Fake Rekaman Suara (Audio)

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pengeras suara/speaker kelas atau perangkat pemutar audio guru
  • Format instrumen lembar telaah akustik

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Dengarkan/cermati transkripsi dan deskripsi karakteristik suara dari dua rekaman telepon darurat (Audio Kasus 1 dan Audio Kasus 2).
  2. Fokuskan analisis pada aspek ritme bicara, desah napas, intonasi emosi, serta keselarasan frekuensi latar belakang (noise).
  3. Isi formulir deteksi audio untuk menentukan apakah audio tersebut merupakan suara manusia asli atau hasil kloning suara kecerdasan artifisial (deep fake voice).

Pertanyaan:

1. Cermati deskripsi Karakteristik Suara 1 (suara memiliki intonasi sangat datar seperti robot, tidak terdengar hembusan napas di antara kalimat, jeda antar-kata seragam secara mekanis) dan Karakteristik Suara 2 (terdengar helaan napas alami saat jeda, dinamika nada suara naik-turun sesuai luapan emosi cemas, terdapat jeda berpikir spontan). Analisis mana di antara kedua suara tersebut yang merupakan hasil manipulasi deep fake audio dan berikan alasan analisis akustiknya!

2. Sebutkan dua indikator pendengaran spesifik yang membuktikan bahwa sebuah rekaman audio telah diproses melalui algoritma sintesis kecerdasan artifisial!

Kolom uraian terstruktur berisi identifikasi status rekaman (Asli/Deep Fake), uraian 3 faktor analisis akustik (pernapasan, intonasi, ritme jeda), serta 2 butir isian singkat indikator sintetis.

Kegiatan 3: Uji Sinkronisasi Forensik: Menganalisis Konten Deep Fake Video

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Proyektor kelas / video cuplikan studi kasus rekayasa deep fake video
  • Lembar verifikasi analisis video

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati tayangan video pendek studi kasus: Seorang figur publik sedang mengumumkan pembagian dana tunai cepat.
  2. Lakukan analisis mendalam terhadap 3 aspek teknis video: (1) Sinkronisasi gerak bibir dengan artikulasi suara (lip-sync), (2) Kedipan mata dan ekspresi mikro wajah, (3) Distorsi visual di sekitar batas leher dan dagu saat menoleh.
  3. Diskusikan bersama kelompok dan susun laporan verifikasi keaslian video berdasarkan bukti-bukti teknis tersebut.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan tayangan video studi kasus, lakukan analisis terhadap ketepatan gerak bibir terhadap suku kata yang diucapkan. Apakah terdapat ketidaksesuaian gerak bibir (lip-sync mismatch)? Tuliskan bukti pengamatanmu!

2. Analisis aspek kedipan mata dan gerakan kepala tokoh pada video tersebut. Kejanggalan apa yang menandakan bahwa video tersebut merupakan hasil olahan deep fake swap?

3. Buatlah kesimpulan akhir hasil analisis forensik kelompokmu: Apakah video tersebut konten Asli atau Deep Fake? Sertakan ringkasan bukti faktualnya!

Format laporan analisis verifikasi video: Bagian A (Analisis Sinkronisasi Suara-Bibir), Bagian B (Analisis Kedipan dan Pergerakan Batas Wajah), Bagian C (Kotak Kesimpulan Status Video & 3 Poin Bukti Faktual).

REFLEKSI

1. Dari ketiga bentuk konten yang telah dianalisis (gambar, audio, dan video), bentuk manakah yang menurutmu paling sulit dideteksi keasliannya? Mengapa?

2. Setelah mempelajari ciri-ciri teknis deep fake hari ini, langkah apa yang akan langsung kamu lakukan saat menemukan video atau rekaman suara mencurigakan di media sosial?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.