LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 7: Menganalisis Konten Deep Fake dalam Bentuk Gambar
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 7 dengan topik "Menganalisis Konten Deep Fake dalam Bentuk Gambar".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 7: Menganalisis Konten Deep Fake dalam Bentuk Gambar
Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 7
Bab 3 Pertemuan 7
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 7 (Fase D) Topik: Menganalisis Konten Deep Fake dalam Bentuk Gambar INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Investigasi Bukti Visual: Membedakan Gambar Nyata vs Deep FakeEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan pengamatan pada Kasus Potret Wajah (Gambar A1: mata memiliki refleksi cahaya alami berbentuk jendela ruangan, helai rambut tepi bergradasi natural; Gambar A2: pupil mata lonjong tak beraturan, pantulan cahaya mata kiri dan kanan berbeda bentuk, anting-anting hanya terpasang di satu telinga tanpa lubang tindik), analisislah gambar mana yang merupakan deep fake hasil KA beserta 2 bukti visual pendukungnya! 2. Lengkapi tabel analisis anomali visual untuk Kasus Pose Tangan dan Latar (Gambar B1: jari berjumlah lima dengan lekukan buku jari wajar; Gambar B2: tangan memiliki 6 jari yang menyatu dan garis tiang gedung di latar belakang tampak meleleh/bengkok terputus). Ruang tabel jawaban Untuk nomor 1: Tuliskan nama gambar dan uraikan minimal 2 bukti anomali visual. Untuk nomor 2: Isilah tabel 4 kolom: [Objek Pengamatan | Kondisi Gambar B1 | Kondisi Gambar B2 | Kesimpulan Keaslian]. Kegiatan 2: Analisis Menyeluruh Indikator Kejanggalan Gambar Deep FakeEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Analisislah keselarasan arah datangnya cahaya antara bayangan tubuh tokoh dengan bayangan pepohonan di sekitarnya pada gambar studi kasus tersebut! 2. Periksa tekstur kulit wajah dan pakaian tokoh. Apakah detail pori-pori kulit, kerutan kain, dan batas tepi tubuh tampak alami atau menunjukkan tanda-tanda rendering KA? Jelaskan hasil analisismu! 3. Berdasarkan seluruh parameter yang diperiksa, rumuskan kesimpulan analitis kelompok: Apakah gambar tersebut asli atau deep fake KA? Tuliskan rangkuman bukti terkuatnya! Tuliskan hasil telaah analitis kelompok dalam format laporan mini analisis: Judul Gambar, Temuan Per Parameter (Pencahayaan, Tekstur, Latar), dan Paragraf Kesimpulan Status Keaslian Gambar. Kegiatan 3: Uji Verifikasi Mandiri dan Perumusan Ciri Khas Gambar Deep FakeEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tandai dan sebutkan minimal 3 titik letak kejanggalan visual (artefak AI) pada gambar uji mandiri (seorang pembawa berita di studio buatan KA)! Ruang gambar 2. Berdasarkan rangkaian analisis yang telah kamu lakukan dari Kegiatan 1 sampai 3, kategorikan 4 ciri fisik visual yang paling akurat untuk membuktikan bahwa sebuah gambar merupakan deep fake buatan KA! Untuk nomor 1: Beri tanda lingkaran/arsir pada area gambar lembar kerja dan beri keterangan nomor titik. Untuk nomor 2: Tuliskan daftar 4 butir ciri fisik visual pada kolom poin bernomor 1 sampai 4. REFLEKSI1. Bagian detail gambar mana yang menurutmu paling menantang dan membutuhkan ketelitian tertinggi saat menganalisis konten deep fake? 2. Bagaimana caramu membiasakan diri untuk tidak langsung percaya pada gambar viral di media sosial sebelum melakukan analisis visual sederhana? 3. Apa langkah pertama yang akan kamu lakukan jika menemukan gambar mencurigakan yang tampak seperti rekayasa kecerdasan artifisial? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.