LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 7: Etika Penggunaan KA: Halusinasi, Bias, dan Keterbatasan Output KA
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 7 dengan topik "Etika Penggunaan KA: Halusinasi, Bias, dan Keterbatasan Output KA". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 7: Etika Penggunaan KA: Halusinasi, Bias, dan Keterbatasan Output KA
Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 7
Bab 3 - Pertemuan 5
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 7 (Fase D) Topik: Etika Penggunaan KA: Halusinasi, Bias, dan Keterbatasan Output KA INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Detektif Output KA — Menemukan 'Kebohongan' yang Tidak DisengajaEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Perhatikan tiga contoh output KA berikut: 📄 Output A: Seseorang bertanya kepada chatbot KA, 'Siapa penemu telepon?' Chatbot menjawab, 'Telepon ditemukan oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1876. Ia lahir di Jakarta dan pernah belajar di Universitas Gadjah Mada.' 📄 Output B: Seseorang meminta KA membuat cerita dengan tokoh dokter. KA selalu menggambarkan dokter tersebut sebagai laki-laki berkulit putih, meskipun tidak ada petunjuk apapun tentang jenis kelamin atau ras dalam permintaan. 📄 Output C: Seseorang bertanya, 'Apakah ada restoran bernama Warung Bintang Lima di Jl. Merdeka No. 99 Semarang?' KA menjawab, 'Ya, Warung Bintang Lima di Jl. Merdeka No. 99 Semarang buka setiap hari pukul 08.00–22.00 dan terkenal dengan menu soto ayam spesialnya.' (Padahal restoran itu tidak ada sama sekali.) Isi tabel analisis di bawah ini untuk ketiga output tersebut. Ruang tabel jawaban 2. Dari ketiga output di atas, menurut kamu mana yang paling berbahaya jika dipercaya begitu saja? Jelaskan alasanmu dalam 2–3 kalimat. 3. Tuliskan dengan kata-katamu sendiri: apa perbedaan antara 'halusinasi KA' dan 'bias KA'? Gunakan satu contoh sederhana dari kehidupan sehari-hari untuk masing-masing. Untuk pertanyaan 1: buat tabel 4 kolom — No. Output | Jenis Keterbatasan (halusinasi / bias / output salah) | Bagian yang Bermasalah (kutip kalimatnya) | Penjelasanmu. Isi 3 baris untuk Output A, B, dan C. Untuk pertanyaan 2 dan 3: tulis uraian bebas minimal 2–3 kalimat per jawaban. Kegiatan 2: Simulasi Verifikasi — Jadi Fact-Checker Handal!Estimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berikut adalah 4 Klaim KA yang perlu kamu evaluasi: 🃏 Klaim 1: 'Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat adalah gunung berapi tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 4.100 meter.' 🃏 Klaim 2: 'Vitamin C terbukti secara ilmiah dapat menyembuhkan penyakit flu dalam 24 jam jika dikonsumsi dalam dosis tinggi.' 🃏 Klaim 3: 'Proklamasi kemerdekaan Indonesia dibacakan oleh Soekarno dan Hatta pada tanggal 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta.' 🃏 Klaim 4: 'Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu Riau dan ditetapkan sebagai bahasa nasional pada Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.' Untuk setiap klaim, diskusikan dan isi tabel: apakah klaim ini kemungkinan benar/salah/perlu dicek, bagaimana cara memverifikasinya, dan sumber tepercaya apa yang bisa digunakan. Ruang tabel jawaban 2. Dari diskusi kelompokmu, buatlah daftar minimal 3 'tanda peringatan' (warning signs) yang menunjukkan bahwa sebuah output KA patut dicurigai dan perlu diverifikasi lebih lanjut. Tuliskan dalam bentuk daftar poin. 3. Menurutmu, mengapa KA bisa menghasilkan klaim yang terdengar sangat meyakinkan padahal salah? Jelaskan dengan bahasamu sendiri. Untuk pertanyaan 1: buat tabel 4 kolom — No. Klaim | Penilaian Awal (benar/salah/perlu dicek) | Cara Memverifikasi | Sumber Tepercaya yang Bisa Digunakan. Isi 4 baris. Untuk pertanyaan 2: tulis daftar poin bernomor minimal 3 tanda peringatan. Untuk pertanyaan 3: tulis uraian diskusi kelompok 3–5 kalimat. Kegiatan 3: Panduan Mini Anti-Tipu KA — Produk Kelompokku!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Sebelum membuat Panduan Mini, sepakati dulu dalam kelompok: apa pesan utama yang paling ingin kalian sampaikan kepada teman-teman? Tuliskan satu kalimat pesan utama kelompokmu. 2. Tuliskan rencana isi Panduan Mini kelompokmu di sini sebelum mulai menggambar/menulis. Gunakan format daftar: (a) Judul Panduan, (b) Penjelasan Halusinasi KA (1–2 kalimat), (c) Penjelasan Bias KA (1–2 kalimat), (d) Tips Praktis No. 1, (e) Tips Praktis No. 2, (f) Tips Praktis No. 3, (g) Elemen visual yang akan digunakan (ikon, gambar, warna). 3. Setelah melihat Panduan Mini kelompok lain, tulis evaluasimu menggunakan format Bintang & Harapan: (⭐) Satu hal yang menurutmu sudah sangat baik dari panduan kelompok lain. (🌱) Satu saran konkret yang bisa membuat panduan mereka lebih baik lagi. Untuk pertanyaan 1: tulis 1 kalimat pesan utama di kotak khusus yang disediakan. Untuk pertanyaan 2: tulis perencanaan dalam format daftar bernomor/berlabel (a) sampai (g). Untuk pertanyaan 3 (evaluasi Bintang & Harapan): tulis di sticky note atau di bagian bawah lembar ini dengan format ⭐ dan 🌱 yang jelas. Panduan Mini fisik (poster) dikumpulkan terpisah. REFLEKSI1. Sebelum belajar hari ini, bagaimana caramu menggunakan hasil dari KA — misalnya saat mengerjakan tugas atau mencari informasi? Apakah ada yang akan kamu ubah setelah mengetahui tentang halusinasi dan bias KA? 2. Dari ketiga keterbatasan KA yang kamu pelajari (halusinasi, bias, output salah), mana yang menurutmu paling sulit dideteksi oleh pengguna biasa? Mengapa? 3. Bayangkan seorang temanmu menerima informasi dari KA dan langsung menyebarkannya ke grup kelas tanpa dicek. Apa yang akan kamu katakan kepadanya, dan bagaimana caramu menyampaikannya agar tidak menyinggung? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.