LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 7: Diseminasi Konten Digital dan Analisis Konten Deep Fake
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 7 dengan topik "Diseminasi Konten Digital dan Analisis Konten Deep Fake". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 7: Diseminasi Konten Digital dan Analisis Konten Deep Fake
Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 7
Bab 2 - Pertemuan 7
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 7 (Fase D) Topik: Diseminasi Konten Digital dan Analisis Konten Deep Fake INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Etika Diseminasi Konten DigitalEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. SKENARIO: Kamu baru saja membuat video tutorial memasak makanan tradisional yang menarik. Video tersebut menggunakan musik latar dari lagu populer tanpa izin. Temanmu menyarankan untuk langsung mengunggah ke media sosial agar banyak yang melihat. Apa yang harus kamu lakukan? Jelaskan langkah-langkah yang bertanggung jawab! 2. Sebutkan 4 prinsip etika yang harus diperhatikan saat menyebarkan konten digital di platform media sosial! 3. Lengkapi tabel berikut dengan contoh tindakan yang BOLEH dan TIDAK BOLEH dilakukan saat mendiseminasikan konten digital! Ruang tabel jawaban Jawaban nomor 1 dan 2 ditulis dalam bentuk uraian (minimal 5 kalimat untuk nomor 1). Jawaban nomor 3 dibuat dalam bentuk tabel dengan 3 kolom (Aspek, Boleh Dilakukan, Tidak Boleh Dilakukan) dan minimal 4 baris contoh. Kegiatan 2: Mengenal dan Menganalisis Konten Deep FakeEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Sebutkan dan jelaskan minimal 5 ciri-ciri konten deep fake yang dapat kamu identifikasi dari gambar, video, atau audio! 2. Lengkapi tabel analisis konten berikut berdasarkan pengamatanmu! Ruang tabel jawaban 3. Jelaskan 3 dampak negatif penyebaran konten deep fake bagi kehidupan masyarakat! Jawaban nomor 1 dan 3 ditulis dalam bentuk uraian (gunakan penomoran untuk setiap poin). Jawaban nomor 2 dibuat dalam bentuk tabel dengan 4 kolom dan minimal 3 baris contoh konten yang dianalisis. Kegiatan 3: Kampanye Digital: Waspada Deep Fake!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buatlah sketsa/draft konten kampanye digital kelompokmu! Sertakan: (a) Judul kampanye yang menarik, (b) Target audiens (siapa yang dituju), (c) Pesan utama yang ingin disampaikan, (d) Elemen visual yang akan digunakan, (e) Call-to-action (ajakan untuk berbuat sesuatu). Ruang gambar 2. Jelaskan strategi diseminasi (penyebaran) konten kampanye kalian agar tepat sasaran dan bermakna! Sebutkan platform yang akan digunakan dan alasannya. 3. Diskusi kelompok: Apa tantangan yang mungkin kalian hadapi saat menyebarkan konten kampanye ini? Bagaimana solusinya? Jawaban nomor 1 dibuat dalam bentuk sketsa/gambar draft dengan keterangan lengkap (boleh digambar tangan atau dijelaskan secara rinci). Jawaban nomor 2 dan 3 ditulis dalam bentuk uraian hasil diskusi kelompok. REFLEKSI1. Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang etika penyebaran konten digital dan deep fake? 2. Pernahkah kamu menyebarkan konten tanpa memeriksa kebenarannya terlebih dahulu? Apa yang akan kamu lakukan berbeda setelah pembelajaran ini? 3. Bagaimana kamu akan menerapkan pengetahuan tentang deep fake dalam kehidupan digital sehari-harimu? Berikan minimal 2 contoh konkret! |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.