LKPDPertemuan 4Bab 2Fase DSemester 1

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 7: Penyusunan Alur Cerita Konten Digital

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 7 dengan topik "Penyusunan Alur Cerita Konten Digital". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 7: Penyusunan Alur Cerita Konten Digital

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 7

Bab 2 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Penyusunan Alur Cerita Konten Digital

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikPenyusunan Alur Cerita Konten Digital
Alokasi Waktu80 menit
Tipe AktivitasCampuran (individu, kelompok, diskusi kelas)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyusun alur cerita sederhana (storyboard) untuk konten digital secara runtut dan logis sesuai tujuan penyampaian pesan.
  2. Murid dapat menerapkan prinsip pemecahan masalah sederhana dalam menentukan struktur dan urutan penyajian konten digital.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan karena setiap tahap saling berkaitan.
  • Pada kegiatan kelompok, pastikan setiap anggota aktif berkontribusi — bukan hanya satu orang yang mengerjakan.
  • Gunakan bahasa yang santun dan hargai pendapat teman saat berdiskusi.
  • Pastikan konten yang kalian buat bebas dari unsur SARA, kekerasan, dan diskriminasi.
  • Jika ada istilah yang belum dipahami, diskusikan dengan teman atau tanyakan kepada guru.
  • Simpan LKPD ini dengan rapi karena akan digunakan sebagai bahan presentasi.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Cerita: Bedah Alur Konten Digital

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Proyektor/layar untuk menampilkan contoh konten digital
  • LKPD ini
  • Pensil atau bolpoin

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati dua contoh konten digital berikut yang ditampilkan guru (video pendek atau slide presentasi sederhana). Contoh tema: 'Manfaat Minum Air Putih' dan 'Tips Hemat Energi di Rumah'.
  2. Perhatikan bagaimana setiap konten memulai cerita, mengembangkan isi, dan mengakhiri pesannya.
  3. Isi tabel analisis di ruang jawaban secara individu berdasarkan hasil pengamatanmu.
  4. Setelah mengisi tabel, bandingkan jawabanmu dengan teman sebangku dan diskusikan perbedaan yang kalian temukan.
  5. Tuliskan kesimpulan singkatmu tentang mengapa urutan alur cerita itu penting dalam konten digital.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel analisis berikut berdasarkan dua contoh konten yang kamu amati. Identifikasi bagian Awal, Tengah, dan Akhir dari setiap konten, serta pesan utama yang ingin disampaikan.

Ruang tabel jawaban

2. Dari dua konten yang kamu amati, konten mana yang menurutmu alurnya lebih mudah dipahami? Jelaskan alasanmu minimal 2 kalimat.

3. Bayangkan salah satu konten tersebut disajikan tanpa urutan yang jelas — bagian akhir ditampilkan lebih dulu, lalu bagian tengah, baru bagian awal. Apa yang akan terjadi? Tuliskan prediksimu.

Nomor 1: Buat tabel 4 kolom (Nama Konten | Bagian Awal | Bagian Tengah | Bagian Akhir | Pesan Utama) dengan 2 baris untuk setiap konten. Nomor 2 dan 3: Tulis uraian bebas minimal 2–3 kalimat di kotak jawaban yang tersedia.

Kegiatan 2: Arsitek Cerita: Merancang Storyboard Konten Digitalku

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • LKPD ini
  • Pensil, bolpoin, dan penggaris
  • Pensil warna atau spidol (opsional, untuk memperjelas sketsa)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bergabunglah dalam kelompok 4–5 orang sesuai arahan guru.
  2. Bersama kelompok, pilih SATU tema dari pilihan berikut untuk dijadikan konten digital: (a) Bahaya bermain gawai terlalu lama, (b) Cara menjaga kebersihan lingkungan sekolah, (c) Manfaat olahraga rutin bagi remaja, atau (d) Tema pilihan kelompokmu (harus disetujui guru).
  3. Sebelum membuat storyboard, diskusikan dulu: Siapa target penonton konten kalian? Apa pesan utama yang ingin disampaikan? Apa masalah yang ingin diselesaikan konten ini?
  4. Tentukan format konten yang akan dibuat: slide presentasi, video pendek, atau infografis.
  5. Susun storyboard dengan minimal 5 panel/adegan menggunakan struktur: Awal (1–2 panel) → Tengah (2–3 panel) → Akhir (1 panel).
  6. Setiap panel harus berisi: sketsa visual sederhana (tidak harus bagus, cukup jelas), keterangan narasi/teks yang akan ditampilkan, dan urutan panel (nomor 1, 2, 3, dst.).
  7. Gunakan tabel storyboard yang tersedia di ruang jawaban.

Pertanyaan:

1. Sebelum membuat storyboard, jawab pertanyaan perencanaan berikut bersama kelompok: (a) Tema yang dipilih, (b) Format konten, (c) Target penonton, (d) Masalah yang diangkat, (e) Pesan utama yang ingin disampaikan.

2. Buat storyboard kelompokmu! Isi tabel storyboard dengan minimal 5 panel. Setiap panel berisi: Nomor Panel, Sketsa Visual (gambar sederhana), Narasi/Teks yang ditampilkan, dan Tujuan Panel (apa yang ingin penonton pahami di panel ini).

Ruang gambar

3. Dalam proses merancang storyboard, pasti ada tantangan atau perbedaan pendapat di kelompok. Ceritakan: (a) Apa tantangan terbesar yang kelompokmu hadapi? (b) Bagaimana cara kalian menyelesaikan tantangan tersebut?

Nomor 1: Isi tabel isian 5 baris (Pertanyaan | Jawaban Kelompok). Nomor 2: Gunakan tabel storyboard 4 kolom (No. Panel | Sketsa Visual — kotak kosong untuk menggambar | Narasi/Teks | Tujuan Panel) dengan minimal 5 baris. Nomor 3: Tulis narasi uraian bebas 3–5 kalimat.

Kegiatan 3: Kritikus Cilik: Presentasi dan Umpan Balik Storyboard

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Storyboard hasil Kegiatan 2
  • LKPD ini
  • Pensil atau bolpoin

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setiap kelompok mempresentasikan storyboard yang telah dibuat dalam waktu maksimal 3 menit.
  2. Saat kelompok lain presentasi, jadilah pendengar yang aktif — catat poin-poin penting dari storyboard mereka.
  3. Setelah presentasi, dua kelompok lain memberikan umpan balik menggunakan format 'Bintang & Saran': sebutkan 1 hal yang sudah bagus (bintang) dan 1 saran perbaikan yang konkret.
  4. Setelah menerima umpan balik, diskusikan dalam kelompok: apakah ada bagian storyboard yang perlu direvisi? Catat rencana revisi di ruang jawaban.
  5. Secara individu, jawab pertanyaan evaluasi diri di bagian akhir kegiatan ini.

Pertanyaan:

1. Saat kamu menyimak presentasi kelompok lain, pilih SATU storyboard yang menurutmu paling runtut alurnya. Jelaskan: (a) Nama kelompok/tema storyboard tersebut, (b) Mengapa alurnya menurutmu sudah runtut dan logis, (c) Satu saran yang bisa membuat storyboard itu lebih baik.

2. Setelah menerima umpan balik dari kelompok lain, diskusikan dalam kelompokmu dan isi tabel rencana revisi berikut: bagian mana dari storyboard yang akan direvisi, apa masalahnya, dan bagaimana rencana perbaikannya.

Ruang tabel jawaban

3. Evaluasi diri (jawab secara individu dan jujur): Pada skala 1–5, seberapa besar kontribusimu dalam kelompok hari ini? Tuliskan satu hal konkret yang kamu lakukan dan satu hal yang ingin kamu perbaiki pada kerja kelompok berikutnya.

Nomor 1: Tulis uraian bebas 4–6 kalimat. Nomor 2: Buat tabel 3 kolom (Panel yang Direvisi | Masalah yang Ditemukan | Rencana Perbaikan) dengan 2–3 baris sesuai hasil umpan balik. Nomor 3: Tulis jawaban individu dalam 3–5 kalimat, sertakan angka skor 1–5 di awal jawaban.

REFLEKSI

1. Setelah hari ini menyusun storyboard, coba pikirkan: pernahkah kamu menonton video atau melihat konten digital yang alurnya membingungkan? Apa yang membuat konten itu sulit dipahami, dan bagaimana kamu akan memperbaikinya jika kamu yang membuatnya?

2. Proses membuat storyboard mirip dengan memecahkan masalah — kamu harus menentukan urutan langkah yang paling logis. Di bagian mana dari proses hari ini kamu merasa paling 'berpikir keras', dan apa yang kamu pelajari dari tantangan itu?

3. Konten digital yang kamu buat suatu saat bisa dilihat oleh banyak orang. Setelah belajar tentang alur cerita hari ini, apa satu hal yang akan selalu kamu perhatikan sebelum membuat dan membagikan konten digital di masa depan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.