LKPDPertemuan 3Bab 2Fase DSemester 1

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 7: Pengembangan Tema dan Ide Konten Digital

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 7 dengan topik "Pengembangan Tema dan Ide Konten Digital". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 7: Pengembangan Tema dan Ide Konten Digital

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 7

Bab 2 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Pengembangan Tema dan Ide Konten Digital

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikPengembangan Tema dan Ide Konten Digital
Alokasi Waktu80 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran (individu, kelompok, dan diskusi kelas)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengembangkan ide dan tema konten digital secara sistematis menggunakan teknik brainstorming dan peta pikiran.
  2. Murid dapat merancang naskah atau outline sederhana sebagai dasar produksi konten digital yang kreatif dan bertanggung jawab.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara urut dari Kegiatan 1 hingga Kegiatan 3.
  • Saat bekerja dalam kelompok, pastikan semua anggota berpartisipasi aktif dan saling menghargai ide satu sama lain.
  • Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan jelas dalam setiap jawaban.
  • Boleh menggunakan pensil atau pulpen. Jika tersedia perangkat digital, kamu juga dapat menggunakan aplikasi peta pikiran seperti Canva, MindMeister, atau aplikasi lain yang diarahkan gurumu.
  • Jika ada kata atau instruksi yang kurang jelas, tanyakan kepada gurumu sebelum melanjutkan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membedah Konten Favoritmu — Apa yang Bikin Menarik?

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • LKPD ini
  • Pensil atau pulpen
  • Ingatan atau catatan tentang konten digital favorit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan satu konten digital favoritmu: bisa video YouTube, Reels Instagram, TikTok, atau presentasi keren yang pernah kamu lihat.
  2. Amati dan ingat kembali konten tersebut secara detail — apa temanya, siapa targetnya, apa pesannya.
  3. Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut secara individu terlebih dahulu (5 menit).
  4. Setelah selesai, bandingkan jawabanmu dengan teman sebangku dan diskusikan apa persamaan dan perbedaannya (5 menit).
  5. Satu pasang sukarela membagikan temuannya ke kelas.

Pertanyaan:

1. Tuliskan judul atau deskripsi singkat konten digital favoritmu. Konten ini berbentuk apa? (video, slide, infografik, podcast, dll.)

2. Mengapa konten tersebut menarik bagimu? Identifikasi minimal 3 elemen yang membuatnya menarik (misalnya: visual, cerita, topik, cara penyampaian).

Ruang tabel jawaban

3. Menurutmu, siapa target penonton konten tersebut? Apa tujuan pembuat konten membuatnya? (untuk menghibur, mendidik, memengaruhi, atau lainnya?)

Pertanyaan 1: isian singkat 1-2 baris. Pertanyaan 2: tabel 2 kolom (Elemen Menarik | Alasan) dengan minimal 3 baris. Pertanyaan 3: paragraf uraian minimal 3 kalimat.

Kegiatan 2: Meledakkan Ide — Brainstorming dan Peta Pikiran Kontenku

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • LKPD ini
  • Pensil, pulpen, spidol warna (jika ada)
  • Penggaris (opsional)
  • Perangkat digital dengan aplikasi peta pikiran (opsional, jika tersedia)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok kecil beranggotakan 3-4 orang sesuai arahan gurumu.
  2. Setiap kelompok akan memilih SATU tema besar untuk dijadikan konten digital. Tema bisa dari lingkungan sekolah, isu remaja, tips sehari-hari, atau isu lingkungan.
  3. Langkah 1 — Brainstorming bebas (5 menit): Setiap anggota menuliskan semua ide yang muncul di kepala tanpa menilai ide tersebut bagus atau tidak. Tulis semua di kolom 'Hujan Ide' pada tabel di bawah.
  4. Langkah 2 — Seleksi ide (3 menit): Diskusikan bersama, lalu lingkari atau tandai 3 ide terbaik yang paling relevan, menarik, dan bisa dibuat konten.
  5. Langkah 3 — Buat Peta Pikiran (10 menit): Dari 1 ide terpilih, kembangkan menjadi peta pikiran di ruang yang tersedia. Tuliskan tema utama di tengah, lalu buat cabang-cabang berisi: (a) sub-topik, (b) pesan utama, (c) target audiens, (d) format konten, dan (e) platform publikasi.
  6. Hias peta pikiranmu dengan warna atau simbol agar lebih mudah dipahami.
  7. Pastikan setiap anggota kelompok memahami dan menyetujui peta pikiran yang dibuat.

Pertanyaan:

1. Tuliskan semua ide konten yang muncul saat sesi brainstorming bebas (minimal 8 ide dari seluruh anggota kelompok). Tandai 3 ide terbaik pilihan kelompokmu.

Ruang tabel jawaban

2. Dari 3 ide terpilih, mengapa kelompokmu memilih ide utama tersebut? Jelaskan alasan memilihnya dari sisi: (a) relevansi dengan kehidupan nyata, (b) manfaat bagi penonton, dan (c) kemungkinan bisa dibuat dengan sumber daya yang ada.

3. Gambarkan peta pikiran kontenmu di kotak berikut! Tema utama di tengah, lalu kembangkan minimal 5 cabang: sub-topik, pesan utama, target audiens, format konten, dan platform publikasi.

Ruang gambar

Pertanyaan 1: tabel 3 kolom (No | Ide Konten | Dipilih?) dengan minimal 8 baris. Pertanyaan 2: uraian minimal 1 paragraf per aspek (3 paragraf total). Pertanyaan 3: kotak kosong ukuran besar (minimal setengah halaman) untuk menggambar peta pikiran secara bebas.

Kegiatan 3: Dari Ide ke Naskah — Merancang Outline Konten Digitalku

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • LKPD ini
  • Hasil peta pikiran dari Kegiatan 2
  • Pensil atau pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Masih dalam kelompok yang sama, gunakan ide utama dan peta pikiran dari Kegiatan 2 sebagai bahan dasar.
  2. Sekarang saatnya mengubah ide tersebut menjadi outline (kerangka naskah) konten digital yang terstruktur.
  3. Baca terlebih dahulu contoh struktur outline di bawah ini sebagai referensi, lalu buat versimu sendiri.
  4. Contoh struktur outline konten: (1) Judul Konten, (2) Tujuan Konten, (3) Target Audiens, (4) Format & Platform, (5) Bagian Pembuka, (6) Isi Utama (minimal 3 poin), (7) Bagian Penutup/Ajakan Bertindak.
  5. Isi setiap bagian outline dengan detail yang cukup sehingga orang lain bisa memahami kontenmu tanpa harus bertanya.
  6. Pastikan konten yang kamu rancang bermanfaat, jujur, dan tidak menyebarkan informasi yang salah.
  7. Setelah selesai, presentasikan outline kelompokmu kepada kelompok lain (atau ke kelas) dalam 2-3 menit. Minta masukan dari teman-temanmu.

Pertanyaan:

1. Lengkapi outline konten digitalmu menggunakan tabel berikut. Pastikan setiap bagian terisi dengan jelas dan detail.

Ruang tabel jawaban

2. Bagaimana kamu memastikan konten yang kamu rancang ini bertanggung jawab dan tidak merugikan orang lain? Sebutkan minimal 2 hal yang sudah kamu pertimbangkan.

3. Setelah mendengar presentasi kelompok lain, tuliskan satu masukan konstruktif untuk salah satu kelompok dan satu hal menarik yang bisa kamu pelajari dari outline mereka.

Pertanyaan 1: tabel 2 kolom (Bagian Outline | Isi/Deskripsi) dengan 7 baris sesuai struktur outline. Pertanyaan 2: uraian minimal 2 paragraf. Pertanyaan 3: dua bagian — kotak 'Masukanku' dan kotak 'Yang Kupelajari', masing-masing 3-5 kalimat.

REFLEKSI

1. Dari semua ide yang muncul hari ini, ide mana yang paling membuatmu bersemangat? Mengapa ide itu terasa istimewa atau penting bagimu secara pribadi?

2. Bagian mana dari proses membuat outline yang menurutmu paling menantang? Apa yang kamu lakukan untuk mengatasinya?

3. Jika kamu benar-benar mempublikasikan konten digital yang sudah kamu rancang hari ini, siapa yang paling ingin kamu bantu atau pengaruhi melalui konten tersebut? Apa langkah pertama yang akan kamu ambil?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.