LKPDPertemuan 5Bab 1Fase DSemester 1

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 7: Menerapkan Pemecahan Masalah Sederhana pada Pengelolaan dan Pemilahan Sampah Lingkungan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 7 dengan topik "Menerapkan Pemecahan Masalah Sederhana pada Pengelolaan dan Pemilahan Sampah Lingkungan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 7: Menerapkan Pemecahan Masalah Sederhana pada Pengelolaan dan Pemilahan Sampah Lingkungan

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 7

Bab 1 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Menerapkan Pemecahan Masalah Sederhana pada Pengelolaan dan Pemilahan Sampah Lingkungan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMenerapkan Pemecahan Masalah Sederhana pada Pengelolaan dan Pemilahan Sampah Lingkungan
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan pemecahan masalah sederhana dalam kehidupan masyarakat secara sistematis

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan skenario masalah dengan saksama bersama kelompokmu.
  • Gunakan alur pemecahan masalah secara runtut: identifikasi akar masalah, pilah kategori sampah, dan susun urutan solusi yang sistematis.
  • Tuliskan jawaban langsung pada ruang atau format tabel yang disediakan.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan saling menghargai pendapat anggota kelompok.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kegiatan 1: Mengurai Masalah Penumpukan Sampah di Lingkungan Sekolah

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pulpen/pensil)
  • Lembar Kerja Murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati skenario: Di kantin sekolah, tempat sampah sering penuh bercampur antara sisa makanan berkuah, botol plastik kemasan, daun kering, dan kantong kresek sehingga menimbulkan bau menyengat serta lalat.
  2. Uraikan masalah tersebut menjadi bagian-bagian sederhana secara sistematis (dekomposisi masalah).
  3. Lengkapi tabel analisis masalah dengan memisahkan jenis sampah, penyebab bau/lalat, dan kendala yang muncul jika sampah tidak dipilah.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan skenario, kelompokkan 4 jenis sampah yang ada (sisa makanan berkuah, daun kering, botol plastik kemasan, kantong kresek) ke dalam 2 kategori utama: Sampah Organik (mudah membusuk) dan Sampah Anorganik (sulit membusuk). Tuliskan semuanya secara lengkap pada tabel.

Ruang tabel jawaban

2. Jelaskan secara sistematis apa yang menjadi penyebab utama munculnya bau menyengat dan lalat ketika sampah dibiarkan bercampur di satu wadah.

Tabel 2 kolom (Kolom 1: Kategori Sampah, Kolom 2: Daftar Sampah Berdasarkan Skenario) dan kotak uraian 3-4 baris untuk penjelasan penyebab masalah.

Kegiatan 2: Kegiatan 2: Merancang Prosedur Pemilahan Sampah Runtut dan Terarah

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar Kerja Murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah mengidentifikasi jenis sampah, rancang langkah-langkah pemecahan masalah sederhana agar pemilahan sampah di kantin berjalan tertib dan teratur.
  2. Susun langkah prosedur mulai dari kondisi sampah dibuang oleh murid hingga siap ditempatkan di wadah penampungan akhir secara sistematis (algoritmik/tahap demi tahap).
  3. Tuliskan urutan instruksi kerja tersebut secara logis tanpa ada tahapan yang terbalik.

Pertanyaan:

1. Susunlah 4 langkah sistematis yang harus dilakukan warga sekolah saat membuang sampah di area kantin agar pemilahan berhasil!

2. Apa akibatnya jika Langkah 2 (mengosongkan wadah dari cairan/makanan) dilewati dan botol yang masih ada kuahnya langsung dimasukkan ke tempat sampah anorganik? Jelaskan secara logis!

Daftar bernomor 1 sampai 4 untuk urutan langkah sistematis, dilanjutkan ruang uraian 3 baris untuk analisis logika sebab-akibat.

Kegiatan 3: Kegiatan 3: Menguji dan Menerapkan Aturan Keputusan Pemilahan Sampah

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar Kerja Murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ujilah langkah pemecahan masalah yang telah kamu buat pada 3 situasi sampah nyata di masyarakat.
  2. Gunakan aturan logika kondisi sederhana: 'JIKA jenis sampah organik MAKA masukkan ke wadah A, JIKA anorganik bersih MAKA masukkan ke wadah B, JIKA anorganik kotor cairan MAKA bersihkan terlebih dahulu lalu masukkan ke wadah B'.
  3. Tentukan tindakan yang tepat dan sistematis untuk setiap kasus pada tabel yang disediakan.
  4. Alokasi waktu kegiatan ini sudah mencakup sesi presentasi singkat, refleksi murid, dan penutup pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Tentukan tindakan sistematis yang benar untuk 3 kasus berikut berdasarkan aturan logika pemilahan: (Kasus A) Kulit pisang dari bekal makan siang, (Kasus B) Gelas plastik sisa teh manis yang masih ada es batunya, (Kasus C) Kardus wadah snack yang kering.

Ruang tabel jawaban

2. Diskusikan bersama kelompokmu: Mengapa memecahkan masalah dengan langkah-langkah yang sistematis dan aturan yang jelas lebih efektif dibandingkan hanya mengimbau 'Buanglah sampah pada tempatnya' tanpa petunjuk pemilahan?

Tabel 3 baris kasus (Kolom: Kasus Sampah, Kategori, Tindakan Sistematis) dan kotak diskusi kelompok 4 baris.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil menyusun langkah pemecahan masalah sampah yang runtut hari ini?

2. Apakah kamu dapat menerapkan alur pemilahan sistematis ini secara mandiri di rumah atau di kantin sekolah mulai hari ini?

3. Menurutmu, bagian mana dari alur pemecahan masalah yang paling membutuhkan ketelitian dan kerja sama kelompok?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.