LKPDPertemuan 3Bab 1Fase DSemester 1

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 7: Mengolah dan Menyajikan Data dalam Tabel dan Grafik

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 7 dengan topik "Mengolah dan Menyajikan Data dalam Tabel dan Grafik". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 7: Mengolah dan Menyajikan Data dalam Tabel dan Grafik

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 7

Bab 1 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Mengolah dan Menyajikan Data dalam Tabel dan Grafik

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMengolah dan Menyajikan Data dalam Tabel dan Grafik
Alokasi Waktu80 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengolah dan menganalisis data sederhana yang telah dikumpulkan menggunakan tabel atau grafik batang/diagram.
  2. Murid dapat menyajikan hasil pengelolaan data dalam bentuk grafik sederhana dan menarik kesimpulan berdasarkan data tersebut.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap instruksi dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara berurutan — setiap kegiatan saling berhubungan.
  • Boleh berdiskusi dengan teman satu kelompok, tetapi setiap murid mengisi LKPD masing-masing.
  • Gunakan pensil atau pulpen untuk menulis; jika membuat grafik, siapkan penggaris dan pensil warna (minimal 2 warna).
  • Jika ada pertanyaan yang belum kamu mengerti, diskusikan dahulu di kelompok sebelum bertanya ke guru.
  • Kerjakan dengan jujur — tidak ada jawaban yang sepenuhnya salah selama kamu menjelaskan alasanmu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Data: Membaca dan Mengolah Data Mentah

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • LKPD ini
  • Pensil atau pulpen
  • Data mentah yang tercetak di LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan kamu adalah detektif data di kelasmu. Tugasmu adalah mengubah data mentah berikut menjadi informasi yang bermakna.
  2. Perhatikan data survei hobi 30 murid kelas 7A berikut ini (data sudah disediakan di bawah).
  3. Langkah 1 — Hitung: Hitung jumlah murid untuk setiap hobi yang muncul dalam data mentah.
  4. Langkah 2 — Kelompokkan: Masukkan hasil hitunganmu ke dalam tabel yang tersedia.
  5. Langkah 3 — Periksa: Pastikan total seluruh hobi berjumlah 30. Jika tidak, cek kembali hitunganmu.
  6. Langkah 4 — Analisis: Jawab pertanyaan analisis yang tersedia di bawah tabel.

Pertanyaan:

1. Data mentah survei hobi 30 murid kelas 7A (baca dan hitung frekuensinya): Sepak Bola, Menggambar, Membaca, Sepak Bola, Gaming, Memasak, Menggambar, Sepak Bola, Membaca, Gaming, Sepak Bola, Menggambar, Memasak, Gaming, Membaca, Sepak Bola, Menggambar, Gaming, Sepak Bola, Memasak, Membaca, Gaming, Sepak Bola, Menggambar, Membaca, Gaming, Memasak, Sepak Bola, Menggambar, Gaming. Lengkapi tabel frekuensi berikut: | No. | Hobi | Turus (Tally) | Jumlah |

Ruang tabel jawaban

2. Hobi apa yang paling banyak digemari? Hobi apa yang paling sedikit? Tuliskan jawabanmu beserta alasan berdasarkan data di tabel.

3. Menurutmu, mengapa penting mengelompokkan data mentah ke dalam tabel sebelum membuat grafik? Diskusikan dengan kelompokmu, lalu tuliskan 1-2 kalimat kesimpulan bersama.

Gunakan tabel 4 kolom: No. | Hobi | Turus (Tally) | Jumlah. Buat 6 baris data + 1 baris total. Jawaban uraian ditulis di bawah tabel dalam kotak yang tersedia.

Kegiatan 2: Visualisasi Data: Membuat Grafik Batang

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris
  • Pensil warna (minimal 2 warna)
  • Pensil atau pulpen
  • Hasil tabel dari Kegiatan 1

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya mengubah tabel yang sudah kamu buat di Kegiatan 1 menjadi sebuah grafik batang yang informatif dan menarik!
  2. Langkah 1 — Siapkan sumbu: Pada area gambar yang tersedia, buat sumbu X (horizontal) dan sumbu Y (vertikal). Beri label: sumbu X = 'Jenis Hobi', sumbu Y = 'Jumlah Murid'.
  3. Langkah 2 — Tentukan skala: Lihat nilai terbesar di tabelmu. Tentukan skala sumbu Y yang sesuai (misalnya, setiap kotak = 1 murid atau 2 murid).
  4. Langkah 3 — Gambar batang: Gambar batang untuk setiap hobi sesuai tingginya. Beri warna berbeda untuk setiap batang agar grafik lebih mudah dibaca.
  5. Langkah 4 — Beri judul: Tulis judul grafik di bagian atas, contoh: 'Grafik Hobi Murid Kelas 7A'.
  6. Langkah 5 — Periksa kembali: Pastikan semua hobi sudah ada batangnya dan tinggi batang sesuai data di tabel.

Pertanyaan:

1. Gambar grafik batang di kotak yang tersedia berdasarkan data tabel Kegiatan 1. Pastikan ada: judul grafik, label sumbu X dan Y, skala yang jelas, dan warna pada setiap batang.

Ruang gambar

2. Setelah grafik selesai, tukar LKPD dengan teman di sebelahmu. Periksa apakah grafik temanmu sudah sesuai dengan data di tabel. Tuliskan 1 hal yang sudah benar dan 1 saran perbaikan (jika ada) dari grafik temanmu.

3. Menurut pendapatmu, apa keuntungan menyajikan data dalam bentuk grafik batang dibandingkan hanya menggunakan tabel angka? Tuliskan minimal 2 keuntungan.

Kotak kosong bergaris (grid) berukuran minimal 10x10 cm untuk menggambar grafik. Di bawah kotak, tersedia 2 kolom teks untuk isian uraian nomor 2 dan 3.

Kegiatan 3: Tarik Kesimpulan: Data Bercerita!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Grafik dan tabel dari Kegiatan 1 dan 2
  • Pensil atau pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Selamat! Kamu sudah punya tabel dan grafik. Sekarang saatnya menjadi pemikir kritis — biarkan data 'bercerita' kepadamu.
  2. Langkah 1 — Baca grafik: Amati kembali grafik batang yang sudah kamu buat. Perhatikan pola, perbedaan, dan persamaan yang ada.
  3. Langkah 2 — Jawab pertanyaan: Jawab setiap pertanyaan analisis dan kesimpulan di bawah ini dengan mengacu pada grafik dan tabelmu.
  4. Langkah 3 — Diskusi kelompok: Untuk pertanyaan diskusi, bicarakan dulu dengan kelompokmu sebelum menulis jawaban.
  5. Langkah 4 — Buat rekomendasi: Bayangkan kamu adalah ketua OSIS. Berdasarkan data ini, apa program atau kegiatan sekolah yang akan kamu usulkan? Tuliskan idemu.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan grafik batangmu, tulis 3 kesimpulan yang dapat kamu tarik dari data hobi murid kelas 7A. Mulai setiap kalimat dengan 'Berdasarkan data...'

2. Perhatikan perbandingan antara hobi 'Gaming' (7 siswa) dan 'Membaca' (5 siswa). Apakah perbedaan ini signifikan? Apa yang mungkin menyebabkan perbedaan tersebut? Jelaskan pendapatmu.

3. Diskusi Kelompok: Jika data ini hanya mewakili 30 murid dari satu kelas, apakah kesimpulannya bisa berlaku untuk seluruh murid di sekolahmu? Mengapa? Apa yang harus dilakukan agar datanya lebih akurat?

4. Sebagai ketua OSIS yang berbasis data, tuliskan 1 usulan program sekolah yang kamu rekomendasikan berdasarkan hasil analisis data hobi ini. Sertakan: nama program, alasan berdasarkan data, dan target peserta.

Setiap jawaban ditulis di kotak uraian masing-masing. Pertanyaan diskusi (nomor 3) dapat ditulis secara kolaboratif di kertas terpisah lalu disalin ke LKPD masing-masing.

REFLEKSI

1. Dari kegiatan hari ini, hal paling menarik yang aku pelajari tentang data adalah... karena...

2. Sebelum pelajaran ini, aku pikir data hanya sekadar angka-angka. Setelah membuat tabel dan grafik sendiri, aku menyadari bahwa data ternyata bisa...

3. Di kehidupan sehari-hariku, ada situasi apa yang bisa aku bantu selesaikan jika aku tahu cara mengolah data? Jelaskan secara singkat.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.