LKPDPertemuan 2Bab 1Fase DSemester 1

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 7: Menerapkan Pengolahan dan Penyajian Data Hobi serta Kehadiran dalam Bentuk Tabel dan Grafik Sederhana

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 7 dengan topik "Menerapkan Pengolahan dan Penyajian Data Hobi serta Kehadiran dalam Bentuk Tabel dan Grafik Sederhana".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 7: Menerapkan Pengolahan dan Penyajian Data Hobi serta Kehadiran dalam Bentuk Tabel dan Grafik Sederhana

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 7

Bab 1 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Menerapkan Pengolahan dan Penyajian Data Hobi serta Kehadiran dalam Bentuk Tabel dan Grafik Sederhana

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMenerapkan Pengolahan dan Penyajian Data Hobi serta Kehadiran dalam Bentuk Tabel dan Grafik Sederhana
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan pengelolaan data dalam kehidupan masyarakat secara sistematis

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat dan teliti.
  • Bekerjasamalah secara aktif dengan teman sekelompokmu.
  • Gunakan data mentah yang disediakan untuk menerapkan tahapan pengelolaan data secara sistematis: mencatat, mengelompokkan ke tabel frekuensi, dan menyajikan ke dalam grafik sederhana.
  • Tanyakan kepada guru jika ada langkah atau instruksi yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas 1: Mengelola Data Mentah Hobi Siswa Menjadi Tabel Frekuensi

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati daftar data mentah hobi dari 15 siswa berikut: Raka (Sepak Bola), Dini (Membaca Buku), Nia (Menggambar), Andi (Bermain Gim), Sinta (Menari), Budi (Sepak Bola), Citra (Membaca Buku), Doni (Sepak Bola), Eka (Bermain Gim), Fani (Menggambar), Gilang (Sepak Bola), Hana (Membaca Buku), Ian (Bermain Gim), Joko (Sepak Bola), Kiki (Menari).
  2. Hitung frekuensi (kemunculan) masing-masing kategori hobi secara sistematis menggunakan teknik turus/tally.
  3. Tuliskan hasil pengelompokan ke dalam tabel frekuensi yang tersedia beserta total jumlah siswa.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan data mentah di atas, kelompokkan dan hitunglah jumlah siswa untuk setiap jenis hobi ke dalam tabel frekuensi!

Ruang tabel jawaban

Format tabel 3 kolom: Kolom 1 'Jenis Hobi' (Sepak Bola, Membaca Buku, Menggambar, Bermain Gim, Menari), Kolom 2 'Turus/Penghitungan', Kolom 3 'Frekuensi (Jumlah Siswa)'. Di baris paling bawah tuliskan 'Total Frekuensi'.

Kegiatan 2: Aktivitas 2: Menyajikan Data Hobi dalam Bentuk Diagram Batang Sederhana

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris
  • Pensil
  • Pensil warna/spidol (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan tabel frekuensi data hobi yang telah kamu buat pada Aktivitas 1.
  2. Buatlah sumbu mendatar (horizontal) untuk nama kategori hobi dan sumbu tegak (vertikal) untuk skala jumlah siswa (frekuensi dari angka 0 sampai 6).
  3. Gambarkan batang vertikal sesuai dengan frekuensi masing-masing hobi secara rapi menggunakan penggaris.
  4. Pastikan setiap batang diberi label nama hobi dan tinggi batang sesuai dengan angka frekuensi.

Pertanyaan:

1. Sajikanlah data frekuensi hobi siswa dari Aktivitas 1 ke dalam bentuk diagram batang sederhana pada bidang koordinat yang telah disediakan!

Ruang gambar

Kotak berpetak/bidang koordinat dengan sumbu mendatar bertuliskan kategori hobi dan sumbu tegak bertuliskan angka skala frekuensi (0, 1, 2, 3, 4, 5, 6). Murid menggambar 5 batang persegi panjang sesuai nilai data.

Kegiatan 3: Aktivitas 3: Menerapkan Pengelolaan Data Rekapitulasi Kehadiran Kelas

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati catatan status kehadiran 10 siswa dalam satu minggu (5 hari sekolah) berikut: - Siswa 1: H, H, H, H, H - Siswa 2: H, S, S, H, H - Siswa 3: H, H, I, H, H - Siswa 4: H, H, H, H, A - Siswa 5: H, H, H, H, H - Siswa 6: S, S, H, H, H - Siswa 7: H, H, H, H, H - Siswa 8: H, I, I, H, H - Siswa 9: H, H, H, A, A - Siswa 10: H, H, H, H, H (Keterangan: H = Hadir, S = Sakit, I = Izin, A = Alpa/Tanpa Keterangan). Total pencatatan kehadiran adalah 50 data (10 siswa x 5 hari).
  2. Hitung total kemunculan masing-masing status kehadiran (H, S, I, A) secara sistematis.
  3. Masukkan hasil perhitungan ke dalam tabel rekapitulasi kehadiran.
  4. Berdasarkan tabel rekapitulasi tersebut, buatlah grafik garis sederhana yang menunjukkan perbandingan jumlah kejadian H, S, I, dan A.
  5. Selesaikan kegiatan ini bersama dengan pengisian lembar refleksi dan penutup pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Hitung dan susunlah rekapitulasi data kehadiran 10 siswa tersebut ke dalam tabel frekuensi status kehadiran (Hadir, Sakit, Izin, Alpa)!

Ruang tabel jawaban

2. Sajikan data rekapitulasi kehadiran tersebut ke dalam grafik sederhana (diagram batang atau diagram garis)!

Ruang gambar

1. Format tabel 2 kolom: Status Kehadiran (Hadir, Sakit, Izin, Alpa) dan Jumlah Kejadian (Frekuensi).
2. Format bidang grafik dengan sumbu mendatar untuk status kehadiran dan sumbu tegak berskala angka 0 hingga 40.

REFLEKSI

1. Bagaimana mengelompokkan data mentah ke dalam tabel frekuensi mempermudahmu mengetahui informasi yang sebelumnya tersebar?

2. Apa perbedaan kemudahan dalam membaca data saat disajikan dalam bentuk daftar tulisan biasa dibandingkan setelah disajikan dalam bentuk tabel dan grafik?

3. Dalam kehidupan bermasyarakat atau kegiatan di sekolah sehari-hari, data apa lagi yang menurutmu perlu dikelola secara sistematis ke dalam tabel atau grafik?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.