LKPDPertemuan 7Bab 4Fase CSemester 2

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 5: KA Dikembangkan untuk Manusia: Etika Dasar Penggunaan Kecerdasan Artifisial

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 5 dengan topik "KA Dikembangkan untuk Manusia: Etika Dasar Penggunaan Kecerdasan Artifisial". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 5: KA Dikembangkan untuk Manusia: Etika Dasar Penggunaan Kecerdasan Artifisial

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 5

Bab 4 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 5 (Fase C)

Topik: KA Dikembangkan untuk Manusia: Etika Dasar Penggunaan Kecerdasan Artifisial

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikKA Dikembangkan untuk Manusia: Etika Dasar Penggunaan Kecerdasan Artifisial
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan prinsip bahwa Kecerdasan Artifisial dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia dan tidak boleh merugikan manusia.
  2. Murid dapat menerapkan etika dasar penggunaan Kecerdasan Artifisial seperti empati dan tidak menyakiti orang lain dalam contoh situasi sederhana.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan LKPD ini secara jujur — tidak ada jawaban salah selama kamu berpikir dengan sungguh-sungguh.
  • Untuk kegiatan diskusi, dengarkan pendapat temanmu dengan hormat dan giliran berbicara dijaga.
  • Tuliskan namamu dan tanggal di pojok kanan atas lembar ini sebelum memulai.
  • Jika ada kata atau istilah yang belum kamu pahami, tandai dengan lingkaran dan tanyakan kepada gurumu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: KA Sahabat atau Ancaman? — Mengamati dan Menalar

Estimasi: 20 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca dua cerita pendek di bawah ini dengan seksama.
  2. Cerita A: Fira adalah murid kelas 5 yang punya gangguan penglihatan. Berkat aplikasi KA yang bisa membacakan teks dan mendeskripsikan gambar, Fira bisa belajar mandiri seperti teman-temannya.
  3. Cerita B: Sebuah aplikasi KA mengirimkan iklan makanan tidak sehat terus-menerus kepada anak-anak yang sedang diet karena masalah kesehatan, padahal sudah ada laporan bahwa hal ini membahayakan mereka.
  4. Setelah membaca kedua cerita, jawab pertanyaan-pertanyaan berikut secara mandiri terlebih dahulu, lalu bandingkan jawabanmu dengan teman sebangku.

Pertanyaan:

1. Pada Cerita A, bagaimana KA membantu Fira? Tuliskan minimal 2 manfaat yang kamu temukan.

2. Pada Cerita B, apa yang salah dengan cara KA tersebut bekerja? Mengapa hal itu bisa merugikan manusia?

3. Lengkapi tabel perbandingan berikut berdasarkan kedua cerita.

Ruang tabel jawaban

4. Menurutmu, apa prinsip paling penting yang harus dipegang saat mengembangkan KA? Tuliskan dalam 1–2 kalimatmu sendiri.

Untuk soal 1 dan 2: tulis uraian minimal 2 kalimat di kotak yang tersedia. Untuk soal 3: isi tabel 4 kolom (Cerita, Tujuan KA, Dampak bagi Manusia, Sesuai Prinsip Etika) dengan 2 baris data. Untuk soal 4: tulis di kotak kecil bebas.

Kegiatan 2: Detektif Etika KA — Menemukan Pilihan yang Tepat

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil warna atau spidol (opsional, untuk menandai kolom ✓ atau ✗ dengan warna berbeda)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kamu sekarang berperan sebagai 'Detektif Etika KA' yang bertugas menilai apakah sebuah tindakan menggunakan KA itu beretika atau tidak.
  2. Baca setiap situasi di bawah ini dengan teliti.
  3. Untuk setiap situasi, berikan penilaianmu dengan memberi tanda ✓ (beretika) atau ✗ (tidak beretika) pada kolom yang tersedia.
  4. Setelah memberi penilaian, tuliskan alasanmu secara singkat — minimal 1 kalimat per situasi.
  5. Langkah terakhir: untuk situasi yang kamu nilai TIDAK beretika, tuliskan satu saran perbaikan agar KA tersebut menjadi lebih etis.
  6. Diskusikan hasilmu dengan kelompok kecil (3–4 orang) setelah selesai mengisi secara mandiri.

Pertanyaan:

1. Situasi 1: Dino menggunakan aplikasi KA untuk menerjemahkan teks bahasa Inggris ke bahasa Indonesia agar ia lebih mudah memahami pelajaran. Apakah ini beretika? Berikan alasanmu.

2. Situasi 2: Sari meminjam foto profil temannya tanpa izin, lalu menggunakan aplikasi KA pembuat wajah untuk mengedit foto tersebut menjadi terlihat jelek dan menyebarkannya di grup kelas. Apakah ini beretika? Berikan alasanmu dan saranmu.

3. Situasi 3: Sebuah rumah sakit menggunakan KA untuk membantu dokter mendeteksi penyakit lebih cepat dari hasil foto rontgen. Apakah ini beretika? Berikan alasanmu.

4. Situasi 4: Rafi menggunakan KA untuk membuat esai tugas sekolahnya sepenuhnya tanpa berpikir sendiri, lalu mengumpulkannya seolah itu hasil karyanya. Apakah ini beretika? Berikan alasanmu dan saranmu.

5. Dari 4 situasi di atas, situasi mana yang menurutmu paling penting untuk dipahami oleh teman-teman seusiamu? Mengapa?

Buat tabel 4 kolom: No. Situasi | Penilaian (✓/✗) | Alasan | Saran Perbaikan (isi hanya jika tidak beretika). Isi 4 baris untuk situasi 1–4. Pertanyaan no. 5 ditulis di kotak uraian di bawah tabel.

Kegiatan 3: Suara Hatiku untuk KA — Membuat Komitmen Berempati

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil atau pulpen
  • Pensil warna atau krayon (untuk menggambar ikon aplikasi)
  • Penggaris (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Selamat, kamu sudah hampir selesai! Kegiatan terakhir ini mengajakmu untuk berkreasi sekaligus merenungkan apa yang sudah kamu pelajari.
  2. Bayangkan kamu adalah seorang pembuat KA muda yang akan merancang sebuah aplikasi untuk teman-teman seusiamu.
  3. Langkah 1: Pilih satu jenis aplikasi KA yang ingin kamu buat (contoh: aplikasi belajar, asisten tugas, game edukatif, dll).
  4. Langkah 2: Gambar atau tuliskan nama dan ikon aplikasimu di kotak yang tersedia.
  5. Langkah 3: Jawab pertanyaan-pertanyaan panduan di bawah ini untuk merancang aplikasimu.
  6. Langkah 4: Tulis sebuah 'Janji Etika' singkat — maksimal 3 kalimat — yang menjadi komitmenmu sebagai pembuat KA yang bertanggung jawab.
  7. Langkah 5 (Opsional/Bonus): Bagikan rancanganmu kepada 1 teman dan minta pendapatnya — apakah aplikasimu sudah beretika?

Pertanyaan:

1. Apa nama aplikasi KA yang ingin kamu buat dan apa fungsi utamanya?

2. Bagaimana aplikasimu dapat meningkatkan kesejahteraan atau membantu kehidupan penggunanya? Sebutkan minimal 2 cara.

3. Apa satu hal yang TIDAK BOLEH dilakukan aplikasimu agar tidak menyakiti atau merugikan penggunanya?

4. Tuliskan 'Janji Etika'-mu sebagai pembuat KA yang bertanggung jawab! (Maksimal 3 kalimat, boleh kreatif.)

5. (Bonus) Setelah berbagi dengan temanmu, tuliskan satu masukan dari temanmu dan bagaimana kamu meresponsnya.

Kotak gambar/ikon aplikasi (ukuran 5x5 cm) tersedia di pojok kiri. Pertanyaan 1: kotak isian satu baris. Pertanyaan 2 dan 3: kotak uraian masing-masing 4–5 baris. Pertanyaan 4 (Janji Etika): kotak khusus bergaris tebal agar terasa istimewa. Pertanyaan 5 (Bonus): kotak uraian 3 baris.

REFLEKSI

1. Setelah kegiatan hari ini, apa satu hal baru yang kamu pelajari tentang Kecerdasan Artifisial yang belum pernah kamu pikirkan sebelumnya?

2. Pernahkah kamu tanpa sadar menggunakan KA dengan cara yang kurang beretika? Apa yang akan kamu lakukan berbeda mulai sekarang?

3. Jika kamu bisa berpesan kepada para pembuat KA di seluruh dunia, apa satu pesan terpenting yang ingin kamu sampaikan agar KA selalu bermanfaat bagi semua orang?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.