LKPDPertemuan 5Bab 4Fase CSemester 2

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 5: Menyimulasikan Secara Sederhana Kerja Kecerdasan Artifisial Mengenali Pola Visual Benda Konkret

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 5 dengan topik "Menyimulasikan Secara Sederhana Kerja Kecerdasan Artifisial Mengenali Pola Visual Benda Konkret".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 5: Menyimulasikan Secara Sederhana Kerja Kecerdasan Artifisial Mengenali Pola Visual Benda Konkret

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 5

Bab 4 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menyimulasikan Secara Sederhana Kerja Kecerdasan Artifisial Mengenali Pola Visual Benda Konkret

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenyimulasikan Secara Sederhana Kerja Kecerdasan Artifisial Mengenali Pola Visual Benda Konkret
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menyimulasikan secara sederhana kerja kecerdasan artifisial saat mengenali pola dari benda konkret

PETUNJUK UMUM

  • Bekerjalah bersama teman kelompokmu dengan kompak dan teliti.
  • Siapkan benda-benda konkret di atas mejamu sesuai arahan guru (misalnya: pensil, penghapus, penggaris, buku tulis, atau rautan).
  • Dalam aktivitas ini, satu murid akan berperan sebagai 'Sensor Kamera', satu murid sebagai 'Mesin Deteksi KA', dan murid lainnya sebagai 'Penyedia Data Benda'.
  • Lakukan setiap tahap simulasi secara bertahap dari pengumpulan data pola visual hingga pengujian tebakan KA.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas 1: Menyimulasikan Tahap Input dan Ekstraksi Pola Visual

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Benda konkret: pensil, penghapus, penggaris, buku tulis
  • Alat tulis murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kumpulkan 4 jenis benda konkret berbeda di atas meja (contoh: Pensil, Penghapus karet, Penggaris plastik, Buku tulis).
  2. Murid 1 (Penyedia Benda) menunjukkan benda satu per satu.
  3. Murid 2 (Sensor Kamera KA) hanya boleh melihat dan menyebutkan 3 ciri fisik visual utama: bentuk dasar, ukuran (panjang/sedang/pendek), dan permukaan visual.
  4. Murid 3 (Mesin KA) mencatat ciri-ciri visual tersebut ke dalam tabel pola data latihan kecerdasan artifisial.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel simulasi 'Data Latihan Pola Visual KA' untuk 4 benda konkret yang kalian amati secara visual.

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan simulasi pencatatan data di atas, bagaimana cara kerja sistem KA mengenali perbedaan pola visual antara pensil dan penggaris?

Tabel 4 baris isian data latihan KA dengan kolom: [Nama Benda], [Bentuk Visual], [Ukuran], [Ciri Khas Visual], dilanjutkan kotak 3 baris teks untuk uraian nomor 2.

Kegiatan 2: Aktivitas 2: Simulasi 'Aturan Mesin KA' dalam Mengenali Benda Baru

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Benda konkret uji (pensil, penghapus, penggaris, buku)
  • Tabel data pola dari Aktivitas 1

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan data pola visual dari Aktivitas 1 sebagai aturan pencocokan KA.
  2. Murid yang berperan sebagai 'Mesin KA' memejamkan mata atau membelakangi meja.
  3. Murid lain mengambil satu benda konkret secara acak dan bertindak sebagai 'Sensor Visual' yang HANYA membacakan ciri pola visualnya tanpa menyebut nama bendanya.
  4. Murid 'Mesin KA' menyimulasikan algoritma pengenalan pola: mencocokkan ciri yang didengar dengan tabel data pola untuk menebak nama benda tersebut.

Pertanyaan:

1. Lakukan simulasi pengenalan pola visual untuk 3 kali percobaan uji benda. Catat input ciri visual yang dibacakan sensor dan hasil tebakan mesin KA pada tabel simulasi uji!

Ruang tabel jawaban

2. Jika sensor hanya memberikan input pola visual: 'Benda berwarna putih dan memiliki sudut', apakah Mesin KA dapat mengenali benda tersebut secara tepat seketika? Berikan alasan berdasarkan cara kerja pengenalan pola!

Tabel hasil uji simulasi KA 3 baris dengan kolom: [Percobaan], [Input Ciri Pola Visual], [Prediksi Nama Benda oleh KA], [Kesesuaian (Cocok/Tidak)], serta kolom catatan 4 baris untuk jawaban nomor 2.

Kegiatan 3: Aktivitas 3: Menyimulasikan Alur Logika Deteksi KA dan Menguji Benda Mirip

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Benda pembanding mirip (bolpoin/spidol/rautan)
  • Lembar diagram alur pengenalan pola

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ujilah benda konkret variasi baru yang mirip dengan benda latihan (misalnya: bolpoin diuji ke pola pensil, atau spidol kecil diuji ke pola pensil).
  2. Amati apakah mesin KA dapat mengenali pola visual yang mirip atau justru mengalami kebingungan pola.
  3. Tuliskan urutan langkah kerja simulasi pengenalan pola yang telah kelompokmu lakukan, mulai dari benda ditangkap sensor hingga nama benda ditebak.
  4. Selesaikan kegiatan tepat waktu untuk melanjutkan ke sesi refleksi dan simpulan kelas.

Pertanyaan:

1. Tuliskan urutan 3 langkah simulasi kerja kecerdasan artifisial saat mengenali pola benda konkret yang sudah kalian praktikkan!

2. Ketika kelompokmu menguji benda konkret yang mirip (misalnya bolpoin saat data latihannya pensil), pola visual apa yang dikenali sama oleh KA dan pola apa yang membuat KA membedakannya?

Bagan alur 3 kotak bertingkat (Langkah 1, Langkah 2, Langkah 3) dan kolom uraian 4 baris untuk analisis uji pola visual benda mirip.

REFLEKSI

1. Setelah mencoba menjadi sensor dan mesin KA, bagaimana perasaanmu ketika mesin KA berhasil menebak benda hanya dari ciri pola visualnya?

2. Menurutmu, mengapa kecerdasan artifisial membutuhkan data pola ciri visual yang sangat detail agar tidak salah menebak benda nyata di sekitar kita?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.