LKPDPertemuan 1Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 5: Mengenal Masalah dalam Kehidupan Sehari-hari

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 5 dengan topik "Mengenal Masalah dalam Kehidupan Sehari-hari". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 5: Mengenal Masalah dalam Kehidupan Sehari-hari

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 5

Bab 1 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Mengenal Masalah dalam Kehidupan Sehari-hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMengenal Masalah dalam Kehidupan Sehari-hari
Alokasi Waktu70 menit
Tipe AktivitasCampuran (pengamatan, diskusi kelompok, dan refleksi individual)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari dan menjelaskan penyebabnya secara lisan atau tulisan.
  2. Murid dapat membedakan situasi bermasalah dan tidak bermasalah berdasarkan pengamatan terhadap contoh nyata di sekitar mereka.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan — jangan melompat ke kegiatan berikutnya sebelum selesai.
  • Boleh berdiskusi dengan teman sebangku saat ada instruksi diskusi, tetapi tulis jawabanmu sendiri di ruang yang disediakan.
  • Tidak ada jawaban yang salah selama kamu berpikir dan menjelaskan alasanmu dengan jujur.
  • Gunakan pensil atau pulpen untuk mengisi LKPD ini. Jika ingin memperbaiki jawaban, coret dengan rapi dan tulis di sebelahnya.
  • Jika ada kata atau instruksi yang kurang jelas, tanyakan kepada gurumu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: 🔍 Detektif Situasi: Bermasalah atau Tidak?

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD ini
  • Pensil atau pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini kamu kerjakan secara mandiri terlebih dahulu, lalu didiskusikan bersama kelompok.
  2. Bacalah lima deskripsi situasi di bawah ini dengan teliti.
  3. Bayangkan kamu sedang benar-benar ada di situasi tersebut.
  4. Tentukan apakah situasi itu BERMASALAH atau TIDAK BERMASALAH dengan memberi tanda centang (✓) pada kolom yang tepat.
  5. Tulis alasan singkatmu di kolom 'Alasanku' — minimal satu kalimat.
  6. Setelah selesai, bandingkan jawabanmu dengan teman sebangku. Apakah kalian setuju atau berbeda pendapat?

Pertanyaan:

1. Perhatikan tabel situasi berikut dan isi kolom Bermasalah, Tidak Bermasalah, serta Alasanku.

Situasi 1: Dina ingin mengumpulkan tugas, tetapi file tugasnya tidak bisa dibuka karena rusak.
Situasi 2: Budi bangun pagi, sarapan, lalu berangkat sekolah tepat waktu.
Situasi 3: Lampu di ruang belajar Rian mati saat ia sedang mengerjakan PR malam hari.
Situasi 4: Sari bermain di taman bersama teman-temannya dengan gembira.
Situasi 5: Kelompok belajar Adit tidak bisa mulai presentasi karena tidak ada yang membawa materi yang sudah dibagi.

Ruang tabel jawaban

2. Setelah kamu membandingkan jawabanmu dengan teman, adakah situasi yang kalian berbeda pendapat? Jika ada, situasi mana? Mengapa menurutmu perbedaan itu bisa terjadi?

Tabel 4 kolom: No. Situasi | Bermasalah (✓) | Tidak Bermasalah (✓) | Alasanku. Sediakan 5 baris untuk 5 situasi. Di bawah tabel, sediakan kotak terbuka untuk jawaban diskusi pertanyaan nomor 2 (sekitar 4–5 baris).

Kegiatan 2: 🕵️ Membedah Masalah: Apa dan Mengapa?

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD ini
  • Pensil atau pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dikerjakan dalam kelompok kecil (3–4 orang).
  2. Bacalah cerita pendek tentang Pepi di bawah ini bersama kelompokmu.
  3. Diskusikan bersama kelompok untuk menjawab setiap pertanyaan.
  4. Setiap anggota kelompok menulis jawaban di LKPD masing-masing.
  5. Gunakan tabel 'Analisis Masalah' untuk mengurai masalah Pepi secara sistematis.
  6. Setelah selesai, siapkan satu wakil kelompok untuk berbagi hasil analisis kalian kepada kelas.

Pertanyaan:

1. Bacalah cerita berikut:

--- CERITA PEPI ---
Pepi adalah murid kelas 5 yang aktif. Suatu pagi, ia tidak bisa menemukan buku catatan Matematika-nya padahal ulangan akan dimulai 10 menit lagi. Mejanya penuh dengan buku, kertas, dan mainan yang berserakan. Pepi panik dan tidak bisa berpikir jernih. Akhirnya, ulangan dimulai tanpa buku catatannya.
-------------------

Berdasarkan cerita di atas, lengkapi Tabel Analisis Masalah berikut:

  • Apa situasi yang terjadi? (Deskripsikan kejadiannya)
  • Apa masalah utama Pepi? (Satu kalimat jelas)
  • Menurut kamu, apa penyebab masalah ini bisa terjadi? (Boleh lebih dari satu)
  • Apa akibat yang Pepi rasakan dari masalah ini?
Ruang tabel jawaban

2. Dari beberapa penyebab yang kelompokmu temukan, manakah yang menurut kalian adalah PENYEBAB UTAMA? Mengapa? Jelaskan pendapat kelompokmu dalam 2–3 kalimat.

3. Pernahkah kamu atau seseorang yang kamu kenal mengalami masalah yang mirip dengan Pepi? Ceritakan secara singkat (boleh disamarkan namanya). Apa yang menjadi penyebabnya?

Tabel Analisis Masalah dengan 4 baris dan 2 kolom: Aspek Analisis | Jawaban Kelompok. Aspek: (1) Situasi yang terjadi, (2) Masalah utama, (3) Penyebab masalah, (4) Akibat masalah. Di bawah tabel, sediakan dua kotak uraian terbuka masing-masing sekitar 5–6 baris untuk pertanyaan 2 dan 3.

Kegiatan 3: 🎨 Jadilah Reporter Masalah: Temukan & Laporkan!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD ini
  • Pensil atau pulpen
  • Pensil warna atau spidol (opsional, untuk sketsa)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini kamu kerjakan secara individual.
  2. Tugasmu adalah menjadi 'Reporter Masalah' — kamu akan melaporkan SATU masalah nyata yang pernah kamu alami atau amati di sekitarmu (di rumah, sekolah, atau lingkungan sekitar).
  3. Masalah yang dipilih harus masalah sederhana dari kehidupan sehari-hari — bukan masalah yang terlalu besar atau rumit.
  4. Isi Kartu Laporan Masalah di bawah ini dengan lengkap dan jelas.
  5. Kamu boleh menambahkan gambar sederhana (sketsa) untuk membantu menjelaskan situasinya jika mau.
  6. Setelah selesai, bagikan laporanmu kepada teman di sebelahmu dan minta pendapatnya — apakah penyebab yang kamu tulis masuk akal?

Pertanyaan:

1. Tuliskan judul masalah yang kamu pilih (contoh: 'Tas Sekolah Selalu Berat' atau 'Antrian Kantin yang Panjang'). Judulnya singkat dan menarik ya!

2. Lengkapi Kartu Laporan Masalah berikut:

  • Situasi: Apa yang sedang terjadi? (Ceritakan dengan 2–3 kalimat)
  • Masalah: Apa tepatnya yang menjadi masalah?
  • Penyebab: Mengapa masalah ini bisa terjadi? (Tuliskan minimal 2 penyebab)
  • Akibat: Apa yang terjadi karena masalah ini?
  • Sketsa (opsional): Gambar sederhana untuk menggambarkan situasinya
Ruang gambar

3. Setelah teman membaca laporanmu, apa pendapatnya? Apakah ia setuju dengan penyebab yang kamu tuliskan? Jika ia punya pendapat berbeda, tuliskan di sini dan pikirkan — siapa yang lebih masuk akal? Mengapa?

Kartu Laporan Masalah bergaya kartu reporter dengan kotak-kotak terpisah untuk: (1) Judul Masalah — 1 baris besar, (2) Situasi — 3 baris, (3) Masalah — 2 baris, (4) Penyebab — kotak dengan 2 bullet kosong minimal, (5) Akibat — 2 baris, (6) Kotak sketsa opsional ukuran 6x6 cm. Di bawah kartu, sediakan kotak terbuka 4–5 baris untuk respons dari teman (pertanyaan nomor 3).

REFLEKSI

1. Dari kegiatan hari ini, apa satu hal baru yang kamu pelajari tentang 'masalah'? Apakah pengertian masalah menurutmu sekarang berbeda dari sebelum belajar?

2. Menurutmu, mengapa penting untuk mencari PENYEBAB suatu masalah sebelum langsung mencari solusinya? Hubungkan jawabanmu dengan contoh nyata dari pengalamanmu.

3. Apakah ada masalah di sekitarmu yang sekarang ingin kamu amati lebih dalam setelah belajar hari ini? Masalah apa itu, dan apa yang membuatmu penasaran?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.