LKPDPertemuan 5Bab 6Fase ESemester 2

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 10: Menerapkan Berpikir Komputasional melalui Pemodelan Relasi Pengaturan Data Digital

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 10 dengan topik "Menerapkan Berpikir Komputasional melalui Pemodelan Relasi Pengaturan Data Digital".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 10: Menerapkan Berpikir Komputasional melalui Pemodelan Relasi Pengaturan Data Digital

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 10

Bab 6 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Menerapkan Berpikir Komputasional melalui Pemodelan Relasi Pengaturan Data Digital

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMenerapkan Berpikir Komputasional melalui Pemodelan Relasi Pengaturan Data Digital
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan berpikir komputasional untuk memecahkan permasalahan sehari-hari yang kompleks terkait pengaturan data digital

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah skenario permasalahan pengaturan data digital dengan teliti bersama rekan kelompokmu.
  • Gunakan empat pilar berpikir komputasional (dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan perancangan algoritma) dalam memecahkan setiap tantangan data.
  • Tuliskan hasil pemikiran, rancangan relasi data, dan prosedur pengaturan langsung pada format lembar kerja yang disediakan.
  • Diskusikan secara aktif dan saling menghargai pendapat dalam proses pemecahan masalah.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Dekomposisi dan Abstraksi Struktur Data Digital

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Alat tulis / papan catatan kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati skenario: OSIS SMA Merdeka mengelola 500 file digital (foto kegiatan, surat izin, daftar hadir, proposal, dan nota anggaran) yang tersimpan secara acak di satu folder utama tanpa penamaan baku sehingga panitia sulit menemukan data yang dibutuhkan dengan cepat.
  2. Lakukan dekomposisi untuk memecah kekacauan data tersebut menjadi komponen entitas utama.
  3. Lakukan abstraksi dengan memilih atribut data penting yang wajib dicatat serta mengabaikan detail yang tidak relevan untuk pengaturan file.
  4. Lengkapi tabel pemetaan entitas dan atribut pada format ruang jawaban.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan skenario penumpukan file OSIS, lakukan dekomposisi masalah: sebutkan 3 kategori entitas utama dari kumpulan file tersebut dan jelaskan alasan pemisahan kategorinya!

2. Lakukan proses abstraksi data: dari seluruh detail file yang ada, tentukan 4 metadata/atribut esensial yang wajib dicatat dalam pengaturan data digital agar pencarian file dapat dilakukan secara efisien, serta sebutkan 1 data tidak relevan yang perlu diabaikan!

Ruang tabel jawaban

Format jawaban: 1) Uraian teks 3 kategori entitas beserta alasannya. 2) Tabel 2 kolom berisi 'Daftar Atribut Esensial Terpilih' (4 baris) dan baris catatan khusus untuk 'Atribut yang Diabaikan'.

Kegiatan 2: Pengenalan Pola dan Pemodelan Relasi Pengaturan Data

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja tabel relasi data
  • Penggaris dan alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Identifikasi pola hubungan (relasi) antar-entitas data yang telah didekomposisi pada Kegiatan 1 (misalnya: relasi antara Kegiatan, Dokumen, dan Panitia Penanggung Jawab).
  2. Rancang model relasi sederhana yang menghubungkan data kegiatan dengan data file digital pendukung menggunakan kunci penghubung yang unik (Identifier/Key).
  3. Tuliskan aturan pembentukan kode unik (ID) dan gambarkan skema relasi datanya.

Pertanyaan:

1. Identifikasi pola relasi antara entitas 'Kegiatan' dan entitas 'Dokumen Digital'. Tentukan jenis kardinalitas relasinya (1 ke 1, 1 ke banyak, atau banyak ke banyak) dan jelaskan logikanya!

2. Terapkan pemodelan relasi dengan membuat tabel struktur relasi data: tentukan Primary Key pada entitas Kegiatan dan Foreign Key yang disematkan pada tabel Dokumen Digital, lalu berikan 2 contoh baris data relasional yang valid!

Ruang tabel jawaban

Format jawaban: Uraian penjelasan kardinalitas relasi, diikuti tabel struktur data yang memuat kolom: Nama Tabel, Nama Atribut/Field, Keterangan Kunci (Primary/Foreign Key), dan 2 baris contoh data konkret.

Kegiatan 3: Perancangan Algoritma Pengaturan dan Penataan File

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja algoritma penataan data

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Susun algoritma langkah demi langkah (prosedur terstruktur) yang dapat dijalankan secara sistematis oleh tim panitia ketika menyimpan file digital baru agar sistem repositori data tetap teratur.
  2. Buat standar format penamaan file (file naming convention) berdasarkan pola atribut dan relasi yang sudah dimodelkan.
  3. Lakukan simulasi penamaan pada 3 kasus file baru.

Pertanyaan:

1. Rancang algoritma sistematis (berupa langkah 1 sampai 5) yang wajib diikuti panitia saat menerima dan menyimpan file digital baru ke repositori data bersama!

2. Terapkan aturan format penamaan file baku yang telah dirancang untuk menata 3 file acak berikut: a) Foto lomba pidato pada acara Bulan Bahasa tanggal 28 Oktober 2024; b) Proposal kegiatan donor darah tanggal 15 November 2024; c) Laporan nota sewa tenda pentas seni tanggal 20 Desember 2024!

Format jawaban: Daftar bernomor 1-5 untuk urutan langkah algoritma penyimpanan, serta 3 baris teks isian hasil konversi penamaan file digital.

REFLEKSI

1. Bagaimana penerapan berpikir komputasional (dekomposisi, abstraksi, pengenalan pola, dan algoritma) mempermudah kamu menyelesaikan kekacauan penataan data digital sehari-hari?

2. Kesulitan apa yang kelompokmu hadapi saat merancang relasi data antara entitas kegiatan dan dokumen, serta bagaimana kalian mengatasinya?

3. Bagaimana aturan penataan data yang kamu rancang hari ini dapat diterapkan pada pengelolaan file digital pribadi di gawai/komputermu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.