LKPDPertemuan 5Bab 4Fase ESemester 2

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 10: Perancangan Sistem Chatbot Sederhana dengan Tahapan Design Thinking

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 10 dengan topik "Perancangan Sistem Chatbot Sederhana dengan Tahapan Design Thinking". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 10: Perancangan Sistem Chatbot Sederhana dengan Tahapan Design Thinking

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 10

Bab 4 - Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Perancangan Sistem Chatbot Sederhana dengan Tahapan Design Thinking

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikPerancangan Sistem Chatbot Sederhana dengan Tahapan Design Thinking
Alokasi Waktu90 menit (3 x 30 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat merancang sistem chatbot sederhana berbasis KA (menggunakan model seperti Gemini) dengan menerapkan seluruh tahapan design thinking secara berurutan.
  2. Murid dapat memproduksi konten digital hasil integrasi prompt engineering dan design thinking dalam bentuk sajian multimedia yang dapat didiseminasikan.
  3. Murid dapat menguji hasil rancangan chatbot dan melakukan revisi berdasarkan umpan balik untuk meningkatkan kualitas output sistem KA.

PETUNJUK UMUM

  • Kerjakan LKPD ini secara berkelompok (3-4 orang per kelompok).
  • Pastikan setiap anggota kelompok memiliki akses ke akun Gmail dan platform KA generatif (Gemini/ChatGPT).
  • Siapkan laptop/komputer yang terhubung internet, serta alat tulis untuk mencatat ide.
  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum memulai langkah pengerjaan.
  • Diskusikan setiap tahap bersama kelompok — semua anggota harus berkontribusi aktif.
  • Simpan semua hasil kerja digital (screenshot, kode, dokumen) dalam satu folder bersama.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Empathize & Define — Menggali Masalah Pengguna untuk Chatbot

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis atau dokumen digital untuk mencatat
  • Teman di luar kelompok sebagai narasumber wawancara

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan kalian adalah tim pengembang yang diminta membuat chatbot untuk membantu siswa SMA dalam suatu permasalahan nyata (contoh: konsultasi jadwal belajar, info ekskul, panduan tugas, atau topik lain yang relevan).
  2. Lakukan wawancara singkat kepada 2-3 teman di luar kelompok kalian. Tanyakan: (a) Masalah apa yang sering mereka alami terkait topik tersebut? (b) Informasi apa yang mereka harap bisa dijawab chatbot? (c) Gaya bahasa seperti apa yang mereka sukai (formal/santai)?
  3. Catat hasil wawancara pada tabel yang disediakan (Pertanyaan 1).
  4. Berdasarkan data wawancara, rumuskan satu Problem Statement menggunakan format: 'Pengguna [siapa] membutuhkan [apa] karena [mengapa]'.
  5. Diskusikan dalam kelompok dan sepakati fokus chatbot kalian.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel hasil wawancara berikut berdasarkan data yang kalian kumpulkan dari minimal 2 narasumber.

Ruang tabel jawaban

2. Tuliskan Problem Statement kelompok kalian menggunakan format: 'Pengguna [siapa] membutuhkan [apa] karena [mengapa]'. Jelaskan mengapa masalah ini penting untuk diselesaikan.

3. Dari hasil empathize, identifikasi 3 kebutuhan utama pengguna yang harus dijawab oleh chatbot kalian. Urutkan dari yang paling prioritas.

Tabel 3 kolom (Narasumber | Masalah & Kebutuhan | Gaya Bahasa Disukai) untuk pertanyaan 1. Uraian 5-8 kalimat untuk pertanyaan 2. Daftar bernomor untuk pertanyaan 3.

Kegiatan 2: Ideate & Prototype — Merancang Prompt dan Membangun Chatbot

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Laptop/komputer dengan akses internet
  • Akun Gmail untuk akses Google AI Studio / Gemini API
  • Aplikasi screenshot atau screen recorder
  • Opsional: Python IDE (Google Colab / VS Code) jika membuat kode

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan Problem Statement di Kegiatan 1, lakukan brainstorming ide solusi chatbot. Tuliskan minimal 3 ide skenario percakapan yang bisa ditangani chatbot kalian.
  2. Pilih 1 skenario utama dan rancang alur percakapan (flow) sederhana: input pengguna → respons chatbot (minimal 3 pertukaran pesan).
  3. Susun prompt engineering yang akan digunakan untuk menginstruksikan model KA (Gemini). Gunakan pendekatan design thinking dalam prompt: tentukan persona chatbot, konteks pengguna, format output yang diinginkan, dan batasan.
  4. Buka Google AI Studio atau platform Gemini API. Masukkan system prompt yang telah kalian rancang.
  5. Uji coba chatbot dengan memasukkan pertanyaan sesuai skenario. Screenshot hasilnya.
  6. Jika menggunakan Python + Library Gemini, tuliskan kode sederhana berdasarkan contoh yang diberikan guru.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 3 ide skenario percakapan chatbot kalian, lalu beri tanda bintang (*) pada ide yang dipilih sebagai skenario utama. Jelaskan alasan pemilihan.

2. Tuliskan system prompt lengkap yang kalian rancang untuk model KA. Tandai bagian mana yang mencerminkan tahap Empathize, Define, dan Ideate dari design thinking.

3. Gambarkan alur percakapan (conversation flow) chatbot kalian dalam bentuk diagram sederhana atau tabel berurutan minimal 3 pertukaran pesan (user → bot → user → bot → ...).

Ruang tabel jawaban

Pertanyaan 4: daftar bernomor + 2-3 kalimat alasan. Pertanyaan 5: blok teks prompt dengan anotasi dalam kurung siku. Pertanyaan 6: tabel 2 kolom (Giliran | Pesan User / Respons Bot) minimal 3 baris pertukaran.

Kegiatan 3: Test & Iterate — Menguji, Merevisi, dan Memproduksi Konten Digital

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Hasil chatbot dari Kegiatan 2
  • Lembar umpan balik dari kelompok penguji
  • Google Slides / Canva / aplikasi perekam video
  • Laptop dengan akses internet

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tukarkan hasil chatbot kelompok kalian dengan kelompok lain. Minta kelompok penguji mencoba chatbot kalian dengan 3-5 pertanyaan berbeda dari skenario yang kalian rancang.
  2. Kelompok penguji memberikan umpan balik tertulis menggunakan format: (a) Apa yang sudah baik? (b) Apa yang perlu diperbaiki? (c) Saran perbaikan spesifik.
  3. Terima umpan balik, diskusikan dalam kelompok, lalu revisi prompt/sistem chatbot berdasarkan masukan tersebut.
  4. Dokumentasikan perubahan yang kalian lakukan (sebelum vs sesudah revisi).
  5. Buat konten digital berupa presentasi singkat (3-5 slide) atau video pendek (1-2 menit) yang menampilkan: problem statement, rancangan chatbot, demo hasil, dan refleksi proses design thinking.
  6. Siapkan konten tersebut untuk dipresentasikan atau dibagikan ke kelas.

Pertanyaan:

1. Tuliskan rangkuman umpan balik yang diterima dari kelompok penguji. Kategorikan ke dalam: (a) Kelebihan, (b) Kekurangan, (c) Saran perbaikan.

Ruang tabel jawaban

2. Jelaskan minimal 2 revisi yang kalian lakukan pada prompt atau sistem chatbot. Untuk setiap revisi, tuliskan: versi sebelum, versi sesudah, dan alasan perubahan.

3. Deskripsikan konten digital yang kalian produksi (format, jumlah slide/durasi video, dan isi setiap bagian). Bagaimana konten ini menunjukkan integrasi prompt engineering dan design thinking?

Pertanyaan 7: tabel 3 kolom (Kelebihan | Kekurangan | Saran). Pertanyaan 8: uraian dengan format 'Sebelum — Sesudah — Alasan' untuk setiap revisi. Pertanyaan 9: uraian 5-8 kalimat deskriptif.

REFLEKSI

1. Tahap design thinking mana yang paling menantang bagi kelompokmu (empathize, define, ideate, prototype, atau test)? Mengapa? Apa strategi yang kamu gunakan untuk mengatasinya?

2. Bagaimana proses menerima dan merespons umpan balik mengubah kualitas chatbot kalian? Kaitkan dengan pengalaman menerima kritik dalam kehidupan sehari-hari.

3. Jika kamu diberi kesempatan merancang chatbot untuk membantu komunitas di sekitarmu, masalah apa yang ingin kamu selesaikan dan mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.