LKPDPertemuan 4Bab 4Fase ESemester 2

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 10: Menguraikan Alur AI System Design melalui Proses Design Thinking Tahap Prototype

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 10 dengan topik "Menguraikan Alur AI System Design melalui Proses Design Thinking Tahap Prototype".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 10: Menguraikan Alur AI System Design melalui Proses Design Thinking Tahap Prototype

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 10

Bab 4 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Menguraikan Alur AI System Design melalui Proses Design Thinking Tahap Prototype

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMenguraikan Alur AI System Design melalui Proses Design Thinking Tahap Prototype
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menguraikan alur AI system design melalui proses design thinking pada tahap prototype dan test

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap skenario alur perancangan sistem kecerdasan artifisial (AI) dengan saksama.
  • Bekerjalah secara kolaboratif dalam kelompok kecil untuk menguraikan komponen sistem pada tahap prototype dan test.
  • Gunakan format uraian, bagan, dan tabel analisis yang telah disediakan pada lembar kerja untuk mencatat hasil telaah alur kerja sistem AI.
  • Periksa kembali kelengkapan uraian alur sebelum menyajikan dan merefleksikan hasil kerja.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menguraikan Alur Masukan-Keluaran pada Tahap Prototype Sistem AI

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Siswa
  • Alat tulis
  • Teks studi kasus sistem AI

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati studi kasus perancangan sistem AI asisten belajar interaktif untuk siswa.
  2. Analisis rancangan prototype sistem AI yang menghubungkan input pengguna, pemrosesan prompt instruksi, dan keluaran model AI.
  3. Uraikan alur rancangan prototype sistem tersebut ke dalam komponen-komponen pembentuknya secara berurutan sesuai pertanyaan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan studi kasus sistem asisten belajar berbasis AI, uraikan alur kerja prototype dari penerimaan input pengguna hingga menghasilkan output akhir, dengan membedakan peran input, struktur prompt sistem, dan model generatif yang digunakan!

2. Lengkapilah uraian alur prototype sistem AI dengan mengidentifikasi fungsi masing-masing dari 3 komponen utama (Input Pengguna, Prompt Template, dan Output Interface) dalam tabel berikut!

Ruang tabel jawaban

Nomor 1: Tuliskan uraian alur sistem berbentuk deskripsi berurutan (4 langkah: Input Pengguna, Struktur Prompt, Pemrosesan Model, Output). Nomor 2: Tuliskan dalam tabel 3 baris yang memuat nama komponen dan uraian fungsinya.

Kegiatan 2: Menguraikan Alur Pengujian (Test) dan Siklus Revisi Prototype Sistem AI

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja analisis
  • Catatan kasus uji coba sistem AI

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pelajari data hasil simulasi uji coba (testing) terhadap prototype prompt asisten belajar yang telah dibuat.
  2. Uraikan alur pengujian sistem AI: mulai dari penetapan kriteria uji relevansi, pelaksanaan uji coba dengan berbagai variasi input, analisis kesenjangan hasil, hingga perumusan tindakan iterasi prompt.
  3. Tuliskan uraian alur evaluasi pengujian secara runtut pada ruang jawaban.

Pertanyaan:

1. Uraikan alur pelaksanaan tahap Test pada perancangan sistem AI sejak masukan uji coba dimasukkan sampai diperoleh umpan balik kualitas respon!

2. Ketika hasil pengujian menunjukkan keluaran sistem AI keluar jalur (mengalami halusinasi informasi), uraikan alur tindakan revisi yang harus dilakukan pada rancangan prototype prompt sebelum diuji ulang!

Nomor 1: Tuliskan uraian alur pengujian dalam 4 tahapan berurutan. Nomor 2: Tuliskan uraian alur perbaikan siklus prototype-test dalam 4 langkah terstruktur.

Kegiatan 3: Menguraikan Keterkaitan Utuh Alur Prototype dan Test dalam Design Thinking

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Kertas plano/catatan kelompok
  • Spidol/alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan bersama kelompok hubungan timbal balik antara tahap prototype dan tahap test dalam siklus iterasi AI system design.
  2. Uraikan bagan alur kerja sistem AI secara menyeluruh yang memperlihatkan bagaimana data hasil tahap 'test' menjadi masukan langsung untuk menyempurnakan tahap 'prototype'.
  3. Selesaikan kegiatan ini termasuk sesi perumusan refleksi dan penutupan pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan pemahaman mengenai design thinking, uraikan keterkaitan siklis antara tahap Prototype dan tahap Test pada AI system design: Mengapa perancangan sistem AI tidak berhenti setelah prototype pertama kali dibuat?

2. Uraikan alur pemetaan AI system design utuh dari tahap Prototype hingga Test ke dalam tabel alur kerja berikut: (a) Input Tahapan, (b) Aktivitas Utama, (c) Hasil/Artefak yang diproduksi!

Ruang tabel jawaban

Nomor 1: Tuliskan hasil diskusi berupa uraian paragraf analisis hubungan iteratif prototype-test. Nomor 2: Isikan uraian alur pada tabel 2 baris (Prototype dan Test) dengan 3 kolom (Input, Aktivitas Utama, Hasil/Artefak).

REFLEKSI

1. Bagian mana dari alur kerja prototype dan test sistem AI yang menurutmu paling krusial untuk mencegah sistem menghasilkan informasi yang keliru?

2. Bagaimana pemahamanmu tentang alur perancangan prototype dan test membantu kalian melihat bahwa sistem kecerdasan artifisial membutuhkan evaluasi manusia secara berkelanjutan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.