LKPDPertemuan 3Bab 4Fase ESemester 2

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 10: Menjelaskan Konsep AI System Design melalui Proses Design Thinking Tahap Empathize, Define, dan Ideate

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 10 dengan topik "Menjelaskan Konsep AI System Design melalui Proses Design Thinking Tahap Empathize, Define, dan Ideate".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 10: Menjelaskan Konsep AI System Design melalui Proses Design Thinking Tahap Empathize, Define, dan Ideate

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 10

Bab 4 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Menjelaskan Konsep AI System Design melalui Proses Design Thinking Tahap Empathize, Define, dan Ideate

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMenjelaskan Konsep AI System Design melalui Proses Design Thinking Tahap Empathize, Define, dan Ideate
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menjelaskan konsep AI system design melalui proses design thinking pada tahap empathize, define, dan ideate

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar konsep perancangan sistem kecerdasan artifisial (AI system design) dengan cermat.
  • Kerjakan setiap aktivitas secara bertahap bersama rekan kelompokmu untuk menjelaskan alur berpikir perancangan sistem AI.
  • Fokuskan perhatian pada 3 tahapan awal Design Thinking: Empathize (memahami pengguna), Define (merumuskan masalah kebutuhan AI), dan Ideate (mengeksplorasi ide solusi berbasis AI).
  • Tuliskan penjelasan dan hasil analisis kalian pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kegiatan 1: Menjelaskan Konsep Empathize dalam Perancangan Sistem AI

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Buku Catatan / Kertas LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati skenario kasus: Murid SMA sering merasa kewalahan mengelompokkan materi catatan belajar mandiri menjelang ujian dan membutuhkan sistem pendukung cerdas.
  2. Diskusikan peran tahap 'Empathize' dalam AI system design berdasarkan studi kasus tersebut.
  3. Jawab pertanyaan nomor 1 dan 2 untuk menjelaskan bagaimana pengenalan kebutuhan pengguna menentukan data dan perilaku sistem AI.

Pertanyaan:

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan tahap Empathize dalam perancangan sistem AI (AI system design) serta mengapa tahap ini wajib dilakukan sebelum membuat kecerdasan artifisial!

2. Berdasarkan skenario murid yang kesulitan merapikan catatan belajar, jelaskan 2 informasi penting tentang pengguna yang harus digali pada tahap Empathize agar sistem AI dapat dirancang sesuai kebutuhan!

Format jawaban: Tuliskan jawaban uraian naratif terstruktur (minimal 2-3 kalimat penjelasan per nomor) pada lembar kerja yang tersedia.

Kegiatan 2: Kegiatan 2: Menjelaskan Konsep Define untuk Merumuskan Kebutuhan Sistem AI

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Tabel analisis LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pahamilah bahwa tahap Define bertugas menyaring data empati menjadi rumusan masalah inti yang terfokus.
  2. Lengkapi tabel analisis untuk menjelaskan perbedaan data mentah pengguna dengan rumusan masalah yang siap diselesaikan oleh sistem AI.
  3. Jawab pertanyaan penjelasan tentang perumusan Problem Statement.

Pertanyaan:

1. Jelaskan peran tahap Define dalam AI system design dan jelaskan akibatnya jika sebuah tim perancang AI melewatkan tahap Define ini!

2. Jelaskan bagaimana mengubah temuan empati menjadi rumusan kebutuhan sistem AI dengan melengkapi tabel berikut: identifikasi kebutuhan pengguna dan jelaskan fungsi inti sistem AI yang harus dirumuskan!

Ruang tabel jawaban

Format jawaban pertanyaan 2 berupa tabel 3 kolom:
| Temuan Kendala Pengguna | Kebutuhan Inti Pengguna | Penjelasan Rumusan Fungsi AI yang Dibutuhkan |
(Isi lengkap untuk minimal 2 skenario kebutuhan).

Kegiatan 3: Kegiatan 3: Menjelaskan Konsep Ideate dan Keterkaitan Tiga Tahap Desain AI

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar refleksi murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pahamilah bahwa tahap Ideate bertujuan mengeksplorasi ragam alternatif ide solusi berbasis fitur atau model kecerdasan artifisial.
  2. Diskusikan bagaimana ide solusi AI diturunkan secara runtut dari tahap Empathize dan Define.
  3. Kerjakan pertanyaan untuk menjelaskan konsep Ideate dan keterkaitan ketiga tahapan awal tersebut, lalu selesaikan bagian refleksi bersama alokasi waktu penutup.
  4. Gunakan sisa waktu 5 menit terakhir untuk mengisi refleksi dan merapikan lembar kerja.

Pertanyaan:

1. Jelaskan apa tujuan tahap Ideate dalam perancangan sistem AI dan jelaskan bagaimana ide rancangan AI yang baik ditentukan oleh ketepatan tahap Empathize dan Define!

2. Jelaskan secara runtut kesinambungan alur kerja antara tahap Empathize, Define, dan Ideate dalam sebuah proses AI System Design!

Format jawaban: Tuliskan penjelasan bagan/alur naratif 3 tahap secara terstruktur (Empathize -> Define -> Ideate) dengan penjelasan masing-masing hubungan sebab-akibatnya.

REFLEKSI

1. Menurutmu, mengapa perancang sistem AI tidak boleh langsung melompat ke pembuatan solusi teknis cerdas sebelum memahami manusia penggunanya lewat proses Empathize dan Define?

2. Bagian mana dari konsep Empathize, Define, atau Ideate yang penjelasannya paling menantang untuk kamu pahami dalam perancangan kecerdasan artifisial hari ini? Jelaskan alasannya!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.