LKPDPertemuan 2Bab 4Fase ESemester 2

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 10: Mengevaluasi Konten Berbasis KA untuk Mengidentifikasi Potensi Bias dan Ketepatan Informasi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 10 dengan topik "Mengevaluasi Konten Berbasis KA untuk Mengidentifikasi Potensi Bias dan Ketepatan Informasi".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 10: Mengevaluasi Konten Berbasis KA untuk Mengidentifikasi Potensi Bias dan Ketepatan Informasi

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 10

Bab 4 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Mengevaluasi Konten Berbasis KA untuk Mengidentifikasi Potensi Bias dan Ketepatan Informasi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMengevaluasi Konten Berbasis KA untuk Mengidentifikasi Potensi Bias dan Ketepatan Informasi
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengevaluasi konten berbasis KA untuk mengidentifikasi potensi bias dan ketepatan informasi

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap studi kasus cuplikan teks hasil keluaran KA yang disediakan dengan saksama dan teliti.
  • Bekerjalah secara kolaboratif bersama teman sekelompokmu untuk menguji ketepatan informasi dan mendeteksi bias.
  • Tuliskan hasil evaluasi pada format tabel atau ruang isian yang telah disediakan sesuai instruksi masing-masing kegiatan.
  • Gunakan sumber rujukan fakta terpercaya (buku teks, ensiklopedia, atau portal berita resmi) saat memverifikasi kebenaran informasi.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Investigasi Fakta: Uji Ketepatan Informasi Keluaran KA

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Siswa
  • Perangkat gawai/buku sumber sejarah terverifikasi untuk pengecekan silang

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah Teks 1 yang merupakan keluaran sebuah chatbot KA generatif berikut:
  2. "Keluaran KA (Teks 1): B.J. Habibie adalah Presiden Republik Indonesia ke-4 yang menjabat setelah Presiden Soeharto. Beliau lahir di Parepare pada tahun 1936 dan memimpin peluncuran satelit Palapa A1 pada tahun 1960."
  3. Lakukan pemeriksaan silang terhadap tiga klaim faktual pada Teks 1: urutan presiden, urutan pelantikan setelah Soeharto, serta tahun dan peristiwa peluncuran satelit Palapa A1.
  4. Tentukan apakah masing-masing klaim tersebut Tepat atau Tidak Tepat beserta pembuktian faktanya pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel evaluasi ketepatan informasi untuk Teks 1 dengan mengisi status (Tepat/Tidak Tepat) dan fakta verifikasi yang benar untuk ketiga klaim: (a) Urutan Presiden Habibie, (b) Posisi kepemimpinan setelah Soeharto, dan (c) Fakta peluncuran satelit Palapa A1.

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan hasil uji pada tabel, simpulkan tingkat keandalan Teks 1 keluaran KA tersebut!

Tabel 3 kolom: [Klaim Faktual Teks 1 | Status (Tepat / Tidak Tepat) | Fakta Verifikasi Hasil Pengecekan], diikuti area paragraf singkat 2-3 baris untuk kesimpulan keandalan.

Kegiatan 2: Deteksi Bias: Mengevaluasi Representasi dan Keberpihakan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Siswa
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati Teks 2 yang dihasilkan sistem KA saat diminta memberikan deskripsi profesi:
  2. "Keluaran KA (Teks 2): Seorang perawat yang telaten harus memiliki sifat keibuan dan kelembutan alami seorang wanita. Sebaliknya, seorang pemimpin proyek teknologi haruslah seorang pria yang tegas, rasional, dan berani mengambil risiko tinggi karena bidang rekayasa membutuhkan kepemimpinan maskulin."
  3. Identifikasi kalimat mana yang menunjukkan potensi bias gender dan stereotip.
  4. Evaluasi mengapa konten keluaran KA tersebut mengandung bias representasi.

Pertanyaan:

1. Tunjukkan bagian kalimat dalam Teks 2 yang mengindikasikan adanya bias gender atau stereotip profesi!

2. Evaluasilah dampak konten Teks 2 terhadap pembaca jika informasi bias tersebut diterima mentah-mentah tanpa koreksi!

Kotak kutipan untuk menuliskan frasa berindikasi bias dan kolom uraian bergaris untuk analisis evaluatif.

Kegiatan 3: Audit Komprehensif: Menilai Konten KA Nyata

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Siswa
  • Rubrik audit konten KA

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati Teks 3 (artikel rekomendasi studi lanjut keluaran KA):
  2. "Keluaran KA (Teks 3): Jurusan Kecerdasan Artifisial adalah satu-satunya jurusan masa depan yang menjamin 100% lulusannya langsung kaya raya. Berdasarkan data Kemendikbudristek tahun 2010, seluruh lulusan SMA di pulau Jawa diwajibkan mengambil jurusan komputer agar Indonesia menjadi negara adidaya pada tahun 2020."
  3. Lakukan audit menyeluruh yang mencakup: (1) evaluasi ketepatan data/fakta dan (2) identifikasi potensi bias atau klaim berlebihan.
  4. Tuliskan rekomendasi penilaian akhir Anda terhadap kelayakan publikasi konten tersebut.

Pertanyaan:

1. Lakukan audit evaluasi terhadap Teks 3 dengan mengisi format laporan audit:

  1. Temuan ketidaktepatan fakta,
  2. Temuan potensi bias/generalisasi berlebihan, dan
  3. Putusan kelayakan publikasi (Layak/Perlu Revisi/Tidak Layak) disertai alasan evaluatif!

Format Lembar Audit 3 Bagian: [Bagian 1: Temuan Fakta Tidak Tepat] [Bagian 2: Temuan Bias/Klaim Berlebihan] [Bagian 3: Putusan Akhir dan Justifikasi Evaluatif].

REFLEKSI

1. Setelah mengevaluasi teks-teks keluaran KA hari ini, langkah apa yang akan selalu kamu lakukan sebelum mempercayai atau membagikan jawaban yang diberikan oleh sistem KA?

2. Mengapa kita sebagai manusia tetap wajib memegang kendali evaluasi kritis dan tidak boleh menyerahkan validasi informasi sepenuhnya kepada KA?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.