LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 10: Implementasi Logika Pemrograman dalam Flowchart
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 10 dengan topik "Implementasi Logika Pemrograman dalam Flowchart". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 10: Implementasi Logika Pemrograman dalam Flowchart
Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 10
Bab 2 - Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 10 (Fase E) Topik: Implementasi Logika Pemrograman dalam Flowchart INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Dari Narasi ke Flowchart: Menganalisis Logika Surat IzinEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan teks prosedur 'Cara Menulis Surat Izin Tidak Masuk Sekolah': Teks Prosedur:
Kolom tabel: No | Langkah | Jenis Simbol (Proses/Keputusan/Input-Output) | Alasan Pemilihan Simbol Ruang tabel jawaban 2. Gambarkan flowchart lengkap berdasarkan analisis tabelmu di atas. Pastikan terdapat satu simbol keputusan (percabangan) untuk langkah c, dengan dua cabang: 'Ya (orang tua)' dan 'Tidak (murid sendiri)'. Gunakan simbol standar dan anak panah yang jelas. Ruang gambar Soal 1: Tabel dengan 4 kolom (No, Langkah, Jenis Simbol, Alasan) — minimal 8 baris. Soal 2: Ruang kosong setengah halaman A4 untuk menggambar flowchart. Kegiatan 2: Investigasi Logika: Klasifikasi Jenis Kalimat dengan FlowchartEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan logika klasifikasi kalimat di atas, jawablah:
2. Gambarkan flowchart untuk logika klasifikasi kalimat tersebut. Gunakan minimal dua simbol keputusan (belah ketupat) dan tiga output berbeda. Ruang gambar 3. Kembangkan flowchart-mu dengan menambahkan satu kondisi tambahan, misalnya: 'Jika kalimat kosong, tampilkan pesan error' atau kondisi lain pilihanmu. Gambar ulang flowchart yang sudah dikembangkan dan jelaskan alasan penambahanmu dalam 2-3 kalimat. Ruang gambar Soal 1: Ruang uraian 8-10 baris. Soal 2: Ruang gambar setengah halaman. Soal 3: Ruang gambar setengah halaman plus ruang uraian 3 baris untuk penjelasan. Kegiatan 3: Tantangan Dunia Nyata: Merancang Flowchart Penyelesaian Masalah Sehari-hari (Diskusi Kelompok)Estimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan masalah yang dipilih kelompokmu dan jelaskan mengapa masalah tersebut cocok diselesaikan dengan pendekatan algoritmik (minimal 3 alasan). 2. Tuliskan algoritma penyelesaian masalah dalam bentuk langkah-langkah bernomor (minimal 8 langkah). Tandai mana yang merupakan input, proses, keputusan, perulangan, dan output. 3. Gambarkan flowchart lengkap berdasarkan algoritmamu. Pastikan flowchart menggunakan simbol standar, memiliki minimal 2 percabangan, dan alur yang logis dari Start hingga End. Ruang gambar 4. Diskusikan dalam kelompok: Bagaimana pendekatan berpikir komputasional (dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, algoritma) membantu kalian merancang flowchart ini? Tuliskan penjelasan singkat untuk masing-masing aspek. Soal 1: Ruang uraian 5 baris. Soal 2: Ruang uraian 12-15 baris dengan penanda jenis langkah. Soal 3: Satu halaman penuh A4 untuk flowchart. Soal 4: Tabel 4 baris (Dekomposisi, Pengenalan Pola, Abstraksi, Algoritma) dengan kolom penjelasan. REFLEKSI1. Apa perbedaan utama antara menulis algoritma dalam bentuk narasi dan dalam bentuk flowchart? Mana yang menurutmu lebih mudah dipahami orang lain, dan mengapa? 2. Dalam kehidupan sehari-hari, kapan kamu tanpa sadar sudah menggunakan logika percabangan (IF-THEN)? Berikan satu contoh konkret. 3. Setelah mengerjakan LKPD ini, hal baru apa yang kamu pahami tentang berpikir komputasional dan bagaimana hal itu bisa membantumu menyelesaikan masalah di luar pelajaran coding? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.