LKPDPertemuan 2Bab 2Fase ESemester 1

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 10: Implementasi Logika Pemrograman dalam Flowchart

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 10 dengan topik "Implementasi Logika Pemrograman dalam Flowchart". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 10: Implementasi Logika Pemrograman dalam Flowchart

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 10

Bab 2 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Implementasi Logika Pemrograman dalam Flowchart

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikImplementasi Logika Pemrograman dalam Flowchart
Alokasi Waktu90 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menganalisis logika algoritma dasar dan menuangkannya ke dalam bentuk flowchart secara tepat dan sistematis.
  2. Murid mampu menerapkan berpikir komputasional untuk merancang alur penyelesaian masalah nyata melalui representasi flowchart.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Siapkan alat tulis, kertas kosong atau buku catatan, dan penggaris untuk menggambar flowchart.
  • Gunakan simbol flowchart standar: oval (Start/End), jajar genjang (Input/Output), persegi panjang (Proses), belah ketupat (Keputusan/Percabangan), dan anak panah (alur).
  • Kerjakan secara mandiri kecuali pada kegiatan yang bertanda diskusi kelompok.
  • Tanyakan kepada guru jika ada instruksi yang kurang jelas.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Dari Narasi ke Flowchart: Menganalisis Logika Surat Izin

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas kosong atau buku catatan
  • Penggaris
  • Pensil dan penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca teks prosedur 'Cara Menulis Surat Izin Tidak Masuk Sekolah' berikut dengan saksama.
  2. Identifikasi setiap langkah: mana yang merupakan langkah tetap (proses), mana yang merupakan percabangan (keputusan), dan mana yang merupakan input/output.
  3. Isi tabel analisis pada soal nomor 1.
  4. Berdasarkan analisis tabelmu, gambar flowchart lengkap pada ruang yang disediakan (soal nomor 2).
  5. Pastikan flowchart memiliki Start, End, dan simbol yang tepat untuk setiap langkah.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan teks prosedur 'Cara Menulis Surat Izin Tidak Masuk Sekolah':

Teks Prosedur:

  1. Siapkan kertas dan alat tulis.
    1. Tulis tanggal surat di pojok kanan atas.
    2. Jika surat ditulis oleh orang tua, gunakan format orang tua. Jika ditulis oleh murid sendiri, gunakan format pribadi.
    3. Tulis nama lengkap dan kelas murid.
    4. Jelaskan alasan tidak masuk (sakit, keperluan keluarga).
    5. Tambahkan permohonan maaf atas ketidakhadiran.
    6. Tutup surat dengan tanda tangan pengirim.
    7. Serahkan surat kepada wali kelas atau TU.

Kolom tabel: No | Langkah | Jenis Simbol (Proses/Keputusan/Input-Output) | Alasan Pemilihan Simbol

Ruang tabel jawaban

2. Gambarkan flowchart lengkap berdasarkan analisis tabelmu di atas. Pastikan terdapat satu simbol keputusan (percabangan) untuk langkah c, dengan dua cabang: 'Ya (orang tua)' dan 'Tidak (murid sendiri)'. Gunakan simbol standar dan anak panah yang jelas.

Ruang gambar

Soal 1: Tabel dengan 4 kolom (No, Langkah, Jenis Simbol, Alasan) — minimal 8 baris. Soal 2: Ruang kosong setengah halaman A4 untuk menggambar flowchart.

Kegiatan 2: Investigasi Logika: Klasifikasi Jenis Kalimat dengan Flowchart

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas kosong atau buku catatan
  • Penggaris
  • Pensil dan penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan logika klasifikasi kalimat berikut: Masukkan sebuah kalimat, lalu periksa akhir kalimat — apakah mengandung tanda tanya (?), tanda seru (!), atau tanda titik (.).
  2. Analisis logika tersebut: identifikasi input, proses pengecekan (percabangan), dan output yang mungkin.
  3. Jawab pertanyaan analisis pada soal nomor 1.
  4. Gambar flowchart yang merepresentasikan logika klasifikasi kalimat pada soal nomor 2.
  5. Kembangkan flowchart-mu: tambahkan satu kondisi tambahan sesuai kreativitasmu pada soal nomor 3.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan logika klasifikasi kalimat di atas, jawablah:

  1. Apa input dari algoritma ini?
    1. Ada berapa percabangan (keputusan) yang diperlukan?
    2. Apa saja kemungkinan output-nya?
    3. Jenis logika pemrograman apa yang dominan digunakan? (Sekuensial/Percabangan/Perulangan — jelaskan alasanmu)

2. Gambarkan flowchart untuk logika klasifikasi kalimat tersebut. Gunakan minimal dua simbol keputusan (belah ketupat) dan tiga output berbeda.

Ruang gambar

3. Kembangkan flowchart-mu dengan menambahkan satu kondisi tambahan, misalnya: 'Jika kalimat kosong, tampilkan pesan error' atau kondisi lain pilihanmu. Gambar ulang flowchart yang sudah dikembangkan dan jelaskan alasan penambahanmu dalam 2-3 kalimat.

Ruang gambar

Soal 1: Ruang uraian 8-10 baris. Soal 2: Ruang gambar setengah halaman. Soal 3: Ruang gambar setengah halaman plus ruang uraian 3 baris untuk penjelasan.

Kegiatan 3: Tantangan Dunia Nyata: Merancang Flowchart Penyelesaian Masalah Sehari-hari (Diskusi Kelompok)

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas A4 atau kertas besar (A3) untuk flowchart kelompok
  • Penggaris
  • Spidol warna atau pensil warna untuk membedakan jenis simbol
  • Opsional: laptop untuk menggambar flowchart digital (draw.io, Canva)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok beranggotakan 3-4 orang.
  2. Pilih satu masalah nyata dari daftar berikut atau usulkan masalah sendiri (disetujui guru): (A) Sistem penentuan tarif parkir berdasarkan jenis kendaraan dan durasi. (B) Proses peminjaman buku di perpustakaan sekolah. (C) Sistem rekomendasi menu makan siang berdasarkan budget dan preferensi.
  3. Diskusikan langkah-langkah penyelesaian masalah menggunakan pendekatan berpikir komputasional: dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan perancangan algoritma.
  4. Tuliskan algoritma dalam bentuk narasi bernomor terlebih dahulu.
  5. Konversikan algoritma menjadi flowchart lengkap yang mengandung minimal: 1 input, 2 percabangan, 1 perulangan (jika relevan), dan output.
  6. Siapkan presentasi singkat (2-3 menit) untuk menjelaskan flowchart kelompokmu.

Pertanyaan:

1. Tuliskan masalah yang dipilih kelompokmu dan jelaskan mengapa masalah tersebut cocok diselesaikan dengan pendekatan algoritmik (minimal 3 alasan).

2. Tuliskan algoritma penyelesaian masalah dalam bentuk langkah-langkah bernomor (minimal 8 langkah). Tandai mana yang merupakan input, proses, keputusan, perulangan, dan output.

3. Gambarkan flowchart lengkap berdasarkan algoritmamu. Pastikan flowchart menggunakan simbol standar, memiliki minimal 2 percabangan, dan alur yang logis dari Start hingga End.

Ruang gambar

4. Diskusikan dalam kelompok: Bagaimana pendekatan berpikir komputasional (dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, algoritma) membantu kalian merancang flowchart ini? Tuliskan penjelasan singkat untuk masing-masing aspek.

Soal 1: Ruang uraian 5 baris. Soal 2: Ruang uraian 12-15 baris dengan penanda jenis langkah. Soal 3: Satu halaman penuh A4 untuk flowchart. Soal 4: Tabel 4 baris (Dekomposisi, Pengenalan Pola, Abstraksi, Algoritma) dengan kolom penjelasan.

REFLEKSI

1. Apa perbedaan utama antara menulis algoritma dalam bentuk narasi dan dalam bentuk flowchart? Mana yang menurutmu lebih mudah dipahami orang lain, dan mengapa?

2. Dalam kehidupan sehari-hari, kapan kamu tanpa sadar sudah menggunakan logika percabangan (IF-THEN)? Berikan satu contoh konkret.

3. Setelah mengerjakan LKPD ini, hal baru apa yang kamu pahami tentang berpikir komputasional dan bagaimana hal itu bisa membantumu menyelesaikan masalah di luar pelajaran coding?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.