LKPDPertemuan 5Bab 1Fase ESemester 1

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 10: Mengevaluasi Hasil Pemecahan Permasalahan Sehari-hari yang Kompleks Berdasarkan Hasil Simulasi Alur

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 10 dengan topik "Mengevaluasi Hasil Pemecahan Permasalahan Sehari-hari yang Kompleks Berdasarkan Hasil Simulasi Alur".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 10: Mengevaluasi Hasil Pemecahan Permasalahan Sehari-hari yang Kompleks Berdasarkan Hasil Simulasi Alur

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 10

Bab 1 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Mengevaluasi Hasil Pemecahan Permasalahan Sehari-hari yang Kompleks Berdasarkan Hasil Simulasi Alur

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMengevaluasi Hasil Pemecahan Permasalahan Sehari-hari yang Kompleks Berdasarkan Hasil Simulasi Alur
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengevaluasi hasil pemecahan permasalahan sehari-hari yang kompleks berdasarkan penerapan berpikir komputasional

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap skenario simulasi pemecahan masalah dengan saksama bersama kelompokmu.
  • Fokuskan perhatianmu pada evaluasi terhadap efektivitas, efisiensi, dan kelemahan dari alur solusi yang disajikan.
  • Gunakan empat pilar berpikir komputasional (dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, perancangan algoritma) sebagai pisau bedah untuk mengevaluasi hasil solusi.
  • Tuliskan hasil evaluasi pada format tabel atau ruang isian yang telah disediakan secara kritis dan objektif.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Evaluasi Kasus 1: Simulasi Alur Penanganan Sampah Terpadu

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Siswa
  • Alat tulis
  • Teks skenario simulasi penanganan sampah

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati skenario alur solusi penanganan sampah berikut: Sebuah sistem dirancang dengan alur: (1) Mengumpulkan semua sampah warga sekaligus di satu titik penampungan sentral, (2) Memilah sampah organik, anorganik, dan B3 di tempat sentral menggunakan 2 orang petugas, (3) Mendistribusikan sampah organik ke komposter warga dan sampah daur ulang ke bank sampah. Simulasi alur ini menghasilkan tumpukan sampah yang membusuk sebelum sempat terpilah dan penumpukan beban kerja petugas.
  2. Lakukan evaluasi terhadap pemecahan masalah tersebut berdasarkan pilar dekomposisi dan algoritma alur.
  3. Tuliskan kelemahan utama dari alur dan usulkan penilaian evaluatif terhadap perbaikan logikanya.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan hasil simulasi alur penanganan sampah di atas, evaluasilah mengapa alur tersebut gagal mengatasi masalah penumpukan sampah! Tinjau dari aspek dekomposisi masalah dan urutan alur algoritma.

2. Tentukan apakah solusi tersebut 'Layak' atau 'Tidak Layak' dipertahankan jika diterapkan pada skala perkotaan yang lebih kompleks, dan berikan evaluasi berbasis pembuktian logis dari hasil simulasinya.

Tuliskan evaluasi dalam bentuk paragraf analisis kritis (3-5 kalimat) pada lembar kerja untuk butir 1, dan tuliskan pernyataan putusan kelayakan disertai 2 poin argumen bukti pada butir 2.

Kegiatan 2: Evaluasi Komparasi: Dua Simulasi Alur Penentuan Rute Transportasi Sekolah

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Tabel Komparasi Rute
  • Pena/pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan data hasil simulasi dua alur penentuan rute penjemputan bus sekolah yang melayani 6 titik jemput kompleks perumahan:
  2. - Alur Solusi A: Menggunakan prinsip jarak terpendek (greedy). Hasil simulasi: Total jarak tempuh 14 km, tetapi melintasi 3 persimpangan lampu merah pasar yang padat pada jam sibuk. Waktu tempuh total = 58 menit. Bus sering terlambat tiba di sekolah.
  3. - Alur Solusi B: Menggunakan prinsip abstraksi kemacetan (menghindari jalan utama pasar, memilih jalan lingkar). Hasil simulasi: Total jarak tempuh 18 km (lebih panjang), melintasi 1 lampu merah. Waktu tempuh total = 36 menit. Bus tiba tepat waktu dengan deviasi waktu rendah.
  4. Evaluasilah perbandingan kedua alur solusi tersebut dengan mengisi tabel evaluasi yang telah disiapkan.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel evaluasi komparatif antara Alur Solusi A dan Alur Solusi B berdasarkan kriteria efisiensi waktu, konsistensi hasil, dan ketepatan abstraksi masalah!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan hasil evaluasi komparasi, jelaskan kelemahan mendasar dalam cara berpikir komputasional perancang Alur Solusi A saat merumuskan pemecahan masalah rute!

Isilah tabel 3 kolom (Kriteria Evaluasi, Alur Solusi A, Alur Solusi B) dengan 3 baris parameter (Efisiensi Waktu, Ketepatan Abstraksi, Kesimpulan Kelayakan Solusi) untuk nomor 1, dilanjutkan uraian penjelasan analisis untuk nomor 2.

Kegiatan 3: Evaluasi Menyeluruh Solusi Masalah Kompleks dan Uji Validasi Logika

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Papan tulis / lembar flipchart atau kertas plano
  • Spidol warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan dalam kelompok studi kasus solusi manajemen antrean poliklinik rumah sakit: Manajemen menerapkan sistem alur 'First-Come First-Served' berbasis aplikasi pendaftaran online tanpa pembagian kluster tingkat keparahan penyakit. Hasil simulasi: Pasien darurat lansia menunggu 90 menit sama dengan pasien umum yang hanya membutuhkan surat kontrol rutin, memicu komplain dan penurunan keselamatan pasien.
  2. Evaluasilah solusi tersebut dari kriteria: (a) Keadilan logis algoritma (fairness/prioritization), (b) Ketercapaian tujuan keselamatan pasien, dan (c) Solusi perbaikan struktur alur berpikir komputasionalnya.
  3. Paparkan dan diskusikan hasil penilaian evaluasi kelompok di hadapan kelas untuk mendapatkan konfirmasi ketercapaian evaluasi pemecahan masalah.

Pertanyaan:

1. Lakukan audit evaluasi terhadap algoritma antrean tersebut: Mengapa penerapan aturan First-Come First-Served murni terbukti gagal menyelesaikan masalah pelayanan kesehatan yang kompleks?

2. Rumuskan 3 indikator evaluasi yang harus dipenuhi agar suatu solusi komputasional untuk antrean fasilitas publik dinyatakan berhasil!

Tuliskan hasil evaluasi diskusi kelompok dalam lembar matriks audit (Poin Kegagalan Logika Alur, Dampak Hasil Simulasi, dan 3 Indikator Keberhasilan Alternatif Alur).

REFLEKSI

1. Setelah mengevaluasi berbagai hasil simulasi alur tadi, prinsip berpikir komputasional apa yang menurutmu paling sering diabaikan sehingga sebuah solusi pemecahan masalah menjadi tidak efektif?

2. Bagaimana caramu menguji apakah sebuah alur rencana penyelesaian masalah pribadimu sudah benar-benar realistis dan bebas dari kelemahan logika sebelum diterapkan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.