LKPDPertemuan 2Bab 1Fase ESemester 1

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 10: Merumuskan Solusi Berpikir Komputasional Melalui Abstraksi Masalah Sehari-hari yang Kompleks

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 10 dengan topik "Merumuskan Solusi Berpikir Komputasional Melalui Abstraksi Masalah Sehari-hari yang Kompleks".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 10: Merumuskan Solusi Berpikir Komputasional Melalui Abstraksi Masalah Sehari-hari yang Kompleks

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 10

Bab 1 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Merumuskan Solusi Berpikir Komputasional Melalui Abstraksi Masalah Sehari-hari yang Kompleks

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMerumuskan Solusi Berpikir Komputasional Melalui Abstraksi Masalah Sehari-hari yang Kompleks
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Merumuskan solusi berpikir komputasional untuk memecahkan permasalahan sehari-hari yang kompleks

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap skenario permasalahan sehari-hari dengan teliti bersama anggota kelompokmu.
  • Gunakan pendekatan berpikir komputasional (fokus pada abstraksi dan perumusan solusi) untuk mengurai masalah yang disajikan.
  • Tuliskan hasil kerja secara terstruktur pada ruang jawaban yang telah disediakan.
  • Manfaatkan waktu pengerjaan sesuai estimasi waktu di setiap kegiatan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyaring Inti Masalah Melalui Abstraksi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Siswa
  • Alat tulis/pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah narasi studi kasus kompleks berikut: 'Kantin Sekolah Harmoni mengalami antrean berdesakan dan lambat setiap jam istirahat pukul 10.00-10.30 WIB. Murid butuh 20 menit hanya untuk memesan dan membayar karena kasir masih menghitung manual dengan kertas nota, menu makanan tidak terpampang jelas sehingga pembeli baru memilih saat berada di depan kasir, serta uang kembalian sering habis. Di sisi lain, tata letak meja makan berantakan, warna cat dinding kusam, dan pakaian petugas kantin beraneka warna.'
  2. Lakukan proses abstraksi: pilah mana informasi yang esensial (kritis memengaruhi masalah antrean) dan mana informasi non-esensial (tidak memengaruhi waktu layanan).
  3. Rumuskan satu kalimat inti masalah operasional kantin berdasarkan informasi esensial yang terpilih.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel pemilahan abstraksi dengan mengelompokkan minimal 3 informasi esensial dan 3 informasi non-esensial dari narasi kantin di atas!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan informasi esensial yang sudah disaring, rumuskan pernyataan masalah utama dalam 1 kalimat deklaratif yang jelas!

Format tabel 2 kolom (Kolom 1: Informasi Esensial Masalah, Kolom 2: Informasi Non-esensial Diabaikan) masing-masing minimal 3 poin, dilanjutkan 1 baris uraian kalimat rumusan masalah utama.

Kegiatan 2: Merumuskan Solusi Terstruktur Berpikir Komputasional

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Siswa
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan rumusan masalah utama yang telah diabstraksi pada Kegiatan 1.
  2. Rancang rumusan solusi komputasional untuk memecahkan kendala antrean kantin tersebut.
  3. Pecah rumusan solusi menjadi langkah logis yang dapat diotomatisasi atau disistematisasi (tahap pra-pemesanan dan tahap transaksi).

Pertanyaan:

1. Rumuskan rancangan solusi sistematis berupa 4-5 langkah berurutan untuk mempercepat alur transaksi kantin dari sebelum murid tiba di kasir hingga selesai pembayaran!

Format penulisan berupa daftar butir urutan bernomor (1 sampai 5) yang berisi rumusan langkah solusi terstruktur.

Kegiatan 3: Merumuskan Solusi untuk Studi Kasus Kompleks Mandiri

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Siswa
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu permasalahan kompleks di sekolah: Kasus A (Pengembalian dan pendataan buku perpustakaan yang menumpuk serta terlambat dicatat) ATAU Kasus B (Penumpukan sampah botol plastik di sekolah akibat tidak terpantaunya kapasitas tempat sampah).
  2. Lakukan abstraksi untuk menyaring 2 faktor esensial penyebab masalah dan abaikan faktor non-esensialnya.
  3. Rumuskan solusi berpikir komputasional secara terstruktur untuk menyelesaikan kasus yang dipilih.

Pertanyaan:

1. Tuliskan kasus yang dipilih, 2 faktor esensial hasil abstraksi, dan rumusan solusi berpikir komputasional berupa 3-4 langkah terstruktur!

Format isian terstruktur: (1) Pilihan Kasus, (2) Hasil Abstraksi (Faktor Esensial vs Diabaikan), (3) Rumusan Solusi (butir bernomor).

REFLEKSI

1. Bagaimana teknik abstraksi (mengabaikan informasi yang tidak relevan) membantumu lebih cepat menemukan inti solusi dari masalah yang rumit?

2. Ketika merumuskan langkah solusi pada kegiatan tadi, bagian mana yang paling menantang untuk disusun secara runtut dan logis?

3. Sebutkan satu masalah sehari-hari di rumah atau sekitarmu yang menurutmu bisa diselesaikan dengan perumusan solusi berpikir komputasional!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.