LKPDPertemuan 11Bab 7Fase FSemester 2

LKPD Kimia Kelas 11: Menganalisis Kesetimbangan Kimia pada Sintesis Asam Sulfat dalam Proses Kontak di Industri

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Kimia kelas 11 dengan topik "Menganalisis Kesetimbangan Kimia pada Sintesis Asam Sulfat dalam Proses Kontak di Industri".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Kimia Kelas 11: Menganalisis Kesetimbangan Kimia pada Sintesis Asam Sulfat dalam Proses Kontak di Industri

Kimia - Kelas 11

Bab 7 Pertemuan 11

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Kimia — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Kesetimbangan Kimia pada Sintesis Asam Sulfat dalam Proses Kontak di Industri

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKimia
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Kesetimbangan Kimia pada Sintesis Asam Sulfat dalam Proses Kontak di Industri
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis penerapan kesetimbangan kimia dalam proses industri

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar kasus dan data reaksi kesetimbangan proses kontak dengan saksama.
  • Bekerjalah secara berpasangan atau dalam kelompok kecil (3-4 orang) untuk menganalisis setiap perlakuan sistem kesetimbangan.
  • Gunakan prinsip Asas Le Chatelier untuk menjelaskan pengaruh konsentrasi, tekanan, volume, suhu, dan katalis terhadap hasil produksi.
  • Tuliskan hasil analisis kalian secara runtut pada ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Analisis Reaksi Utama Pembuatan SO3 Berdasarkan Asas Le Chatelier

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks Kimia Kelas 11 (Materi Kesetimbangan Kimia)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan persamaan termokimia tahap penentu laju dan kesetimbangan pada proses kontak berikut: 2SO2(g) + O2(g) <=> 2SO3(g) ΔH = -198 kJ.
  2. Identifikasi jumlah mol gas di ruas kiri (reaktan) dan ruas kanan (produk).
  3. Analisis arah pergeseran kesetimbangan bila sistem diberi gangguan berupa perubahan konsentrasi, volume/tekanan, dan suhu.
  4. Lengkapi tabel analisis arah pergeseran kesetimbangan sesuai panduan format pada ruang jawaban.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan persamaan reaksi 2SO2(g) + O2(g) <=> 2SO3(g) (ΔH = -198 kJ), tentukan arah pergeseran kesetimbangan dan dampaknya terhadap jumlah gas SO3 yang terbentuk jika: (a) gas O2 ditambahkan secara berlebih, (b) volume ruang reaksi diperkecil (tekanan diperbesar), dan (c) suhu sistem dinaikkan.

Ruang tabel jawaban

Tuliskan hasil analisis dalam format tabel 4 kolom: [Perlakuan Sistem] | [Arah Pergeseran (Kiri/Kanan)] | [Alasan Berdasarkan Asas Le Chatelier] | [Pengaruh terhadap Jumlah Gas SO3 (Bertambah/Berkurang)]. Baris perlakuan: 1. Penambahan gas O2; 2. Pengecilan volume (tekanan naik); 3. Peningkatan suhu.

Kegiatan 2: Menganalisis Kondisi Optimum Industri (Kompromi Suhu, Tekanan, dan Katalis)

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Murid
  • Data operasional pabrik proses kontak dari buku ajar

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati paradoks industri: secara termodinamika/kesetimbangan, suhu rendah menghasilkan gas SO3 lebih banyak karena reaksi eksotermik (ΔH = -198 kJ). Namun secara kinetika, suhu rendah menyebabkan laju pembentukan SO3 menjadi sangat lambat.
  2. Di pabrik asam sulfat, kondisi operasional yang dipilih adalah suhu sekitar 400 - 450 °C, tekanan mendekati 1 - 2 atm (tekanan atmosferik standar), dan penggunaan katalis V2O5 (Vanadium pentaoksida).
  3. Diskusikan pertanyaan analisis berikut bersama kelompokmu dan tuliskan argumentasi ilmiahnya.

Pertanyaan:

1. Mengapa industri asam sulfat memilih suhu kompromi sekitar 400 - 450 °C dan tidak menggunakan suhu kamar (25 °C) meskipun reaksi pembentukan SO3 bersifat eksotermik?

2. Mengapa proses kontak tidak dijalankan pada tekanan yang sangat tinggi (misalnya 200 atm seperti proses Haber-Bosch), padahal peningkatan tekanan dapat menggeser kesetimbangan ke arah SO3?

3. Bagaimana peran katalis V2O5 terhadap posisi kesetimbangan dan nilai tetapan kesetimbangan (K) reaksi pembuatan SO3?

Tuliskan jawaban dalam bentuk uraian analitis paragraf terstruktur untuk masing-masing butir nomor 1, 2, dan 3 dengan mencantumkan aspek kinetika (laju reaksi), termodinamika (pergeseran kesetimbangan), dan faktor teknis/keekonomisan pabrik.

Kegiatan 3: Evaluasi dan Solusi Rekayasa Kesetimbangan Aliran Gas Industri

Estimasi: 30 menit (termasuk presentasi singkat, refleksi murid, dan umpan balik penutup)

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Murid
  • Diagram alir proses kontak dari Buku Teks Kimia

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca skenario industri berikut: 'Sebuah pabrik asam sulfat mendapati konversi gas SO2 menjadi SO3 dalam reaktor menurun menjadi 88%, menyisakan gas buang SO2 yang berpotensi mencemari udara dan menurunkan produksi.'
  2. Analisislah rekayasa kesetimbangan yang dapat diterapkan pabrik agar konversi SO3 kembali optimal tanpa merusak efisiensi biaya.
  3. Selesaikan tugas analisis dan siapkan simpulan singkat untuk presentasi penutup.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan prinsip kesetimbangan kimia, analisis 2 strategi operasional yang paling tepat untuk memaksimalkan kembali konversi SO2 menjadi SO3 secara berkesinambungan!

Tuliskan 2 strategi operasional dalam format: [Nama Strategi Perlakuan] -> [Mekanisme Pergeseran Kesetimbangan] -> [Alasan Efektivitas Industri].

REFLEKSI

1. Prinsip kesetimbangan kimia apa yang menurutmu paling krusial dalam menentukan keberhasilan sintesis produk industri kimia?

2. Bagaimana caramu menghubungkan pertimbangan laju reaksi (waktu) dan kesetimbangan kimia (jumlah hasil) ketika dihadapkan pada pengambilan keputusan di dunia nyata?

3. Bagian mana dari analisis penerapan kesetimbangan pada proses kontak hari ini yang paling menantang dan bagaimana kamu memahaminya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.