LKPDPertemuan 4Bab 4Fase FSemester 1

LKPD Kimia Kelas 11: Menjelaskan Tata Nama IUPAC Senyawa Hidrokarbon Golongan Alkana

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Kimia kelas 11 dengan topik "Menjelaskan Tata Nama IUPAC Senyawa Hidrokarbon Golongan Alkana".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Kimia Kelas 11: Menjelaskan Tata Nama IUPAC Senyawa Hidrokarbon Golongan Alkana

Kimia - Kelas 11

Bab 4 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Kimia — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menjelaskan Tata Nama IUPAC Senyawa Hidrokarbon Golongan Alkana

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKimia
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenjelaskan Tata Nama IUPAC Senyawa Hidrokarbon Golongan Alkana
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menjelaskan senyawa karbon golongan hidrokarbon alifatik berdasarkan aturan tata nama IUPAC

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi kerja dan penjelasan ringkas dengan saksama bersama kelompokmu.
  • Gunakan pemahaman tentang struktur hidrokarbon jenuh (alkana) rantai lurus maupun bercabang dalam menyelesaikan tiap tahapan.
  • Tuliskan penjelasan dan hasil penelaahan tata nama secara runtut sesuai panduan resmi IUPAC pada ruang jawaban yang disediakan.
  • Diskusikan secara aktif dan hargai setiap gagasan dalam kelompok sebelum menyepakati jawaban akhir.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Aturan Dasar Tata Nama Alkana Rantai Lurus dan Gugus Alkil

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Teks Kimia Kelas XI (Subbab Alkana)
  • Tabel Deret Homolog Alkana
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati tabel deret homolog alkana tak bercabang (C1 sampai C5) dan gugus alkil terkait yang disediakan.
  2. Diskusikan pola hubungan antara jumlah atom karbon dengan awalan nama alkana serta akhiran '-il' pada cabang alkil.
  3. Jelaskan aturan penamaan dasar rantai utama dan penamaan cabang alkil berdasarkan pola tersebut.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan deret homolog alkana sederhana (CH4 = metana, C2H6 = etana, C3H8 = propana, C4H10 = butana, C5H12 = pentana), jelaskan bagaimana aturan penamaan alkana rantai lurus ditentukan berdasarkan jumlah atom karbonnya!

2. Lengkapilah penjelasan dalam tabel mengenai asal-usul gugus alkil berikut: (a) rumus struktur -CH3, (b) rumus struktur -CH2-CH3, dan (c) rumus struktur -CH2-CH2-CH3! Jelaskan aturan perubahan nama dari alkana induknya menjadi gugus alkil!

Ruang tabel jawaban

Tuliskan jawaban nomor 1 dalam format paragraf penjelasan singkat (minimal 3 kalimat). Untuk nomor 2, isikan ke tabel 4 kolom: [Rumus Alkil | Alkana Asal | Nama Alkil | Penjelasan Perubahan Akhiran].

Kegiatan 2: Investigasi Tahapan Penamaan Senyawa Alkana Bercabang Berdasarkan Aturan IUPAC

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Teks Kimia Kelas XI Subbab Tata Nama Alkana
  • Kertas plano/catatan kelompok
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati rumus struktur senyawa karbon alkana bercabang yang diberikan.
  2. Telusuri langkah demi langkah penentuan rantai karbon utama (terpanjang), penomoran rantai utama yang memberikan nomor terkecil pada cabang, dan penggabungan nama sesuai alfabet.
  3. Jelaskan alasan penetapan nama yang tepat dan jelaskan letak kesalahan pada penamaan alternatif yang tidak sesuai aturan IUPAC.

Pertanyaan:

1. Diberikan struktur: CH3-CH(CH3)-CH2-CH(CH3)-CH3. Jelaskan langkah-langkah penentuan nama IUPAC untuk senyawa tersebut: tentukan rantai terpanjangnya, posisi cabang, serta nama lengkapnya!

2. Seorang murid menuliskan nama senyawa CH3-CH(C2H5)-CH2-CH3 sebagai '2-etilbutana'. Jelaskan apakah nama tersebut benar menurut aturan IUPAC! Jika keliru, jelaskan letak kesalahannya dan sebutkan nama IUPAC yang seharusnya!

Gunakan format uraian berbutir untuk nomor 1 (Rantai Utama, Penomoran, Nama Cabang, Nama Akhir). Untuk nomor 2, buat format 3 bagian: [Status Kebenaran Nama | Analisis Kesalahan Penentuan Rantai | Nama IUPAC Sebenarnya].

Kegiatan 3: Analisis dan Penjelasan Struktur Senyawa Karbon Alkana Kompleks

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Murid
  • Buku Panduan Siswa Kimia Kelas XI
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan struktur senyawa karbon alkana yang memuat lebih dari satu jenis cabang.
  2. Terapkan aturan penulisan awalan pengali (di-, tri-) dan aturan urutan alfabetis nama cabang (contoh: etil ditulis sebelum metil).
  3. Jelaskan pembentukan nama IUPAC senyawa tersebut secara komprehensif, lalu selesaikan refleksi dan penutup pembelajaran bersama guru.

Pertanyaan:

1. Diberikan struktur: CH3-C(CH3)2-CH(C2H5)-CH2-CH2-CH3. Jelaskan tata nama IUPAC senyawa ini dengan menguraikan: (a) rantai utama dan jumlah atom C-nya, (b) arah penomoran rantai utama beserta alasannya, (c) posisi dan nama semua cabang dengan urutan alfabet, serta (d) nama lengkap senyawa!

2. Jelaskan perbedaan mendasar dalam aturan penulisan nama antara tanda hubung (-) dan tanda koma (,) dalam tata nama senyawa alkana menurut IUPAC berdasarkan contoh senyawa yang telah kalian pelajari!

Nomor 1 dijawab pada bagan analisis bertingkat [(a) Rantai Utama, (b) Alasan Penomoran, (c) Alfabet Cabang, (d) Nama Senyawa]. Nomor 2 dijawab dalam tabel perbandingan 2 kolom: [Tanda Baca | Aturan Penggunaan dan Contoh]. Bagian akhir lembar kerja memuat kolom refleksi.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari aturan tata nama IUPAC senyawa alkana (menentukan rantai terpanjang, penomoran, atau pengurutan alfabetis cabang) yang paling menantang bagi saya, dan bagaimana saya mengatasinya?

2. Mengapa penamaan senyawa hidrokarbon harus memiliki aturan yang baku dan seragam di seluruh dunia menurut kalian?

3. Bagaimana pemahaman aturan tata nama alkana ini membantu saya dalam mengenali senyawa hidrokarbon lain dalam kehidupan sehari-hari (seperti gas elpiji yang berisi propana dan butana)?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.