LKPD Kimia Kelas 11: Menjelaskan Tata Nama IUPAC Senyawa Hidrokarbon Golongan Alkana
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Kimia kelas 11 dengan topik "Menjelaskan Tata Nama IUPAC Senyawa Hidrokarbon Golongan Alkana".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Kimia Kelas 11: Menjelaskan Tata Nama IUPAC Senyawa Hidrokarbon Golongan Alkana
Kimia - Kelas 11
Bab 4 Pertemuan 4
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Kimia — Kelas 11 (Fase F) Topik: Menjelaskan Tata Nama IUPAC Senyawa Hidrokarbon Golongan Alkana INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Eksplorasi Aturan Dasar Tata Nama Alkana Rantai Lurus dan Gugus AlkilEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan deret homolog alkana sederhana (CH4 = metana, C2H6 = etana, C3H8 = propana, C4H10 = butana, C5H12 = pentana), jelaskan bagaimana aturan penamaan alkana rantai lurus ditentukan berdasarkan jumlah atom karbonnya! 2. Lengkapilah penjelasan dalam tabel mengenai asal-usul gugus alkil berikut: (a) rumus struktur -CH3, (b) rumus struktur -CH2-CH3, dan (c) rumus struktur -CH2-CH2-CH3! Jelaskan aturan perubahan nama dari alkana induknya menjadi gugus alkil! Ruang tabel jawaban Tuliskan jawaban nomor 1 dalam format paragraf penjelasan singkat (minimal 3 kalimat). Untuk nomor 2, isikan ke tabel 4 kolom: [Rumus Alkil | Alkana Asal | Nama Alkil | Penjelasan Perubahan Akhiran]. Kegiatan 2: Investigasi Tahapan Penamaan Senyawa Alkana Bercabang Berdasarkan Aturan IUPACEstimasi: 45 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Diberikan struktur: CH3-CH(CH3)-CH2-CH(CH3)-CH3. Jelaskan langkah-langkah penentuan nama IUPAC untuk senyawa tersebut: tentukan rantai terpanjangnya, posisi cabang, serta nama lengkapnya! 2. Seorang murid menuliskan nama senyawa CH3-CH(C2H5)-CH2-CH3 sebagai '2-etilbutana'. Jelaskan apakah nama tersebut benar menurut aturan IUPAC! Jika keliru, jelaskan letak kesalahannya dan sebutkan nama IUPAC yang seharusnya! Gunakan format uraian berbutir untuk nomor 1 (Rantai Utama, Penomoran, Nama Cabang, Nama Akhir). Untuk nomor 2, buat format 3 bagian: [Status Kebenaran Nama | Analisis Kesalahan Penentuan Rantai | Nama IUPAC Sebenarnya]. Kegiatan 3: Analisis dan Penjelasan Struktur Senyawa Karbon Alkana KompleksEstimasi: 50 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Diberikan struktur: CH3-C(CH3)2-CH(C2H5)-CH2-CH2-CH3. Jelaskan tata nama IUPAC senyawa ini dengan menguraikan: (a) rantai utama dan jumlah atom C-nya, (b) arah penomoran rantai utama beserta alasannya, (c) posisi dan nama semua cabang dengan urutan alfabet, serta (d) nama lengkap senyawa! 2. Jelaskan perbedaan mendasar dalam aturan penulisan nama antara tanda hubung (-) dan tanda koma (,) dalam tata nama senyawa alkana menurut IUPAC berdasarkan contoh senyawa yang telah kalian pelajari! Nomor 1 dijawab pada bagan analisis bertingkat [(a) Rantai Utama, (b) Alasan Penomoran, (c) Alfabet Cabang, (d) Nama Senyawa]. Nomor 2 dijawab dalam tabel perbandingan 2 kolom: [Tanda Baca | Aturan Penggunaan dan Contoh]. Bagian akhir lembar kerja memuat kolom refleksi. REFLEKSI1. Bagian mana dari aturan tata nama IUPAC senyawa alkana (menentukan rantai terpanjang, penomoran, atau pengurutan alfabetis cabang) yang paling menantang bagi saya, dan bagaimana saya mengatasinya? 2. Mengapa penamaan senyawa hidrokarbon harus memiliki aturan yang baku dan seragam di seluruh dunia menurut kalian? 3. Bagaimana pemahaman aturan tata nama alkana ini membantu saya dalam mengenali senyawa hidrokarbon lain dalam kehidupan sehari-hari (seperti gas elpiji yang berisi propana dan butana)? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.