LKPDPertemuan 8Bab 3Fase FSemester 1

LKPD Kimia Kelas 11: Mengidentifikasi Sumber Ketidakpastian dan Galat Eksperimen dalam Rangka Mengevaluasi Kesimpulan Persen Hasil

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Kimia kelas 11 dengan topik "Mengidentifikasi Sumber Ketidakpastian dan Galat Eksperimen dalam Rangka Mengevaluasi Kesimpulan Persen Hasil".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Kimia Kelas 11: Mengidentifikasi Sumber Ketidakpastian dan Galat Eksperimen dalam Rangka Mengevaluasi Kesimpulan Persen Hasil

Kimia - Kelas 11

Bab 3 Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Kimia — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengidentifikasi Sumber Ketidakpastian dan Galat Eksperimen dalam Rangka Mengevaluasi Kesimpulan Persen Hasil

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKimia
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengidentifikasi Sumber Ketidakpastian dan Galat Eksperimen dalam Rangka Mengevaluasi Kesimpulan Persen Hasil
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengidentifikasi sumber ketidakpastian dalam rangka mengevaluasi kesimpulan perhitungan persen hasil reaksi kimia

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap narasi kasus eksperimen laboratorium dan data stoikiometri dengan cermat.
  • Lakukan analisis secara berkelompok (3-4 orang) untuk menemukan sumber ketidakpastian yang memengaruhi persen hasil reaksi.
  • Jawab pertanyaan langsung pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Investigasi Galat pada Kasus Sintesis Endapan Barium Sulfat

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kasus sintesis BaSO4
  • Kalkulator

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah narasi pengujian: Kelompok A mereaksikan 10,0 g barium nitrat dengan natrium sulfat berlebih. Berdasarkan perhitungan stoikiometri, massa endapan teoritis BaSO4 adalah 8,93 g. Namun, setelah penyaringan dan pengeringan singkat, diperoleh massa endapan aktual sebesar 9,65 g (persen hasil = 108,1%).
  2. Identifikasi sumber-sumber ketidakpastian fisik/prosedural yang menyebabkan persen hasil melebihi 100%.
  3. Kelompokkan sumber galat tersebut ke dalam tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan narasi percobaan Kelompok A, identifikasi 3 faktor sumber ketidakpastian atau galat eksperimen yang menyebabkan massa aktual BaSO4 lebih besar daripada massa teoretisnya!

Ruang tabel jawaban

Tuliskan jawaban dalam tabel 3 baris: [Nomor | Sumber Ketidakpastian/Galat yang Teridentifikasi | Dampak terhadap Massa Produk Aktual]

Kegiatan 2: Identifikasi Galat Kehilangan Massa pada Ekstraksi dan Pembakaran Tembaga

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Teks studi kasus pemanasan Cu
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati kasus: Kelompok B memanaskan 6,4 g cuplikan tembaga murni hingga bereaksi dengan oksigen membentuk tembaga(II) oksida (2Cu + O2 -> 2CuO). Massa teoretis produk CuO adalah 8,0 g. Akan tetapi, massa produk aktual yang ditimbang di cawan porselen hanya 6,2 g (persen hasil = 77,5%).
  2. Identifikasi tahapan teknis atau faktor reaksi yang berpotensi menjadi sumber kehilangan produk sehingga persen hasil di bawah 100%.
  3. Tuliskan identifikasi galat sistematis maupun prosedural yang terjadi.

Pertanyaan:

1. Identifikasi 3 tahapan eksperimen atau karakteristik reaksi yang menjadi sumber galat sehingga persen hasil reaksi Kelompok B hanya mencapai 77,5%!

2. Berdasarkan identifikasi sumber galat di atas, identifikasikan manakah galat yang bersumber dari keterbatasan reaksi kimia dan manakah yang bersumber dari kesalahan teknik penanganan praktikan!

Nomor 1: Tuliskan 3 butir penjelasan rinci. Nomor 2: Isikan dalam format pengelompokan [Kategori Galat: Sumber Teridentifikasi].

Kegiatan 3: Evaluasi Kritis Kesimpulan Persen Hasil Berdasarkan Sumber Ketidakpastian

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas plano/lembar kerja kelompok
  • Spidol

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan dalam kelompok: Seorang siswa menyimpulkan bahwa 'Reaksi sintesis garam di laboratorium gagal total dan pereaksi tidak bereaksi sama sekali karena persen hasil hanya didapatkan 45%'.
  2. Identifikasi ketepatan kesimpulan tersebut dengan menelaah kemungkinan sumber ketidakpastian alat ukur (neraca analitik), teknik penyaringan, kelarutan produk dalam air pencuci, dan kemurnian bahan awal.
  3. Rangkum hasil identifikasi untuk mengevaluasi apakah kesimpulan siswa tersebut valid atau bias galat eksperimen (waktu sudah mencakup penyusunan kesimpulan, refleksi individu, dan penutup).

Pertanyaan:

1. Identifikasi minimal 3 sumber ketidakpastian yang membuktikan bahwa persen hasil rendah (45%) tidak selalu berarti reaktan gagal bereaksi!

2. Berdasarkan identifikasi sumber ketidakpastian tersebut, rumuskan evaluasi simpulan yang tepat mengenai makna persen hasil 45% dalam eksperimen tersebut!

Tuliskan hasil diskusi kelompok dalam bentuk uraian poin evaluasi pada kolom lembar kerja.

REFLEKSI

1. Sumber ketidakpastian mana yang menurutmu paling sering luput dari perhatian saat melakukan penimbangan atau penyaringan di laboratorium kimia?

2. Bagaimana pemahaman tentang sumber galat eksperimen mengubah caramu dalam menyimpulkan keberhasilan suatu percobaan kimia?

3. Langkah preventif apa yang akan kamu terapkan pada praktikum berikutnya agar persen hasil tidak terdampak oleh galat teknis penanganan alat?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.